Netizen semakin serius membuat konten Instagram Stories. Tak cuma berisi video singkat dan foto apa adanya, melainkan konten yang berkonsep dan penuh unsur kreativitas. Tak jarang video dan foto di Instagram Stories disusun menjadi sebuah kolase, disisipkan animasi, diberi imbas vintage, dibubuhi huruf-huruf yang artsy, serta dipagari bingkai yang menggemaskan. Ada banyak cara untuk membuat konten Instagram Stories lebih lezat dipandang. Berikut beberapa aplikasi yang bisa membantu kreasi Anda.
1. Canva
Untuk membuat kolase dan menyisipkan huruf-huruf yang menggemaskan, Anda bisa dengan gampang memakai Canva. Ada beberapa template Instagram Stories yang disediakan pada aplikasi untuk Android dan iOS ini. Anda bisa mengunggah foto, menyematkan ikon dan stiker, membubuhkan teks, serta menggabungkan beberapa foto menjadi kolase yang apik. Anda bisa menjajalnya via komputer atau ponsel iOS dan Android.
Untuk membuat kolase dan menyisipkan huruf-huruf yang menggemaskan, Anda bisa dengan gampang memakai Canva. Ada beberapa template Instagram Stories yang disediakan pada aplikasi untuk Android dan iOS ini. Anda bisa mengunggah foto, menyematkan ikon dan stiker, membubuhkan teks, serta menggabungkan beberapa foto menjadi kolase yang apik. Anda bisa menjajalnya via komputer atau ponsel iOS dan Android.
2. Unfold
Aplikasi ini memungkinkan Anda membuat kolase yang menggabungkan video dan foto sekaligus. Ada banyak template yang disediakan, sehingga bisa dipilih sesuai kehendak hati. Unduh: iOS 3. Hypetype Anda bisa menyematkan teks animasi pada Instagram Stories memakai Hypetype. Aplikasi ini yakni salah satu yang paling populer, sebab menyediakan banyak pilihan abjad dan animasi yang menambah estetika Instagram Stories.
Aplikasi ini memungkinkan Anda membuat kolase yang menggabungkan video dan foto sekaligus. Ada banyak template yang disediakan, sehingga bisa dipilih sesuai kehendak hati. Unduh: iOS 3. Hypetype Anda bisa menyematkan teks animasi pada Instagram Stories memakai Hypetype. Aplikasi ini yakni salah satu yang paling populer, sebab menyediakan banyak pilihan abjad dan animasi yang menambah estetika Instagram Stories.
Lihat juga:
4. InSHot
Aplikasi ini mumpuni untuk mengedit foto maupun video. Anda bisa membuat background untuk foto dengan banyak sekali imbas (blur, timpaan foto lain, warna-warni). Anda juga bisa membuat kolase dengan template yang tersedia. Jika ingin mengedit video, tersedia imbas glitch dan pixel yang menambah kesan artsy. Anda juga bisa menyetel kecepatan video.
Aplikasi ini mumpuni untuk mengedit foto maupun video. Anda bisa membuat background untuk foto dengan banyak sekali imbas (blur, timpaan foto lain, warna-warni). Anda juga bisa membuat kolase dengan template yang tersedia. Jika ingin mengedit video, tersedia imbas glitch dan pixel yang menambah kesan artsy. Anda juga bisa menyetel kecepatan video.
5. Over
Bisa dibilang aplikasi ini lebih pro dan ribet ketimbang yang sebelumnya. Anda bisa menentukan memakai desain template, bisa pula membuat desain Instagram Stories sendiri dari awal. Anda bisa menambahkan foto tanpa batas dalam satu frame, sehingga menjadi kolase super penuh. Anda bisa menimpa satu foto dengan foto lainnya dan mengasah kreasi estetika Anda. Ada banyak pilihan pengeditan lain, menyerupai background, stiker, teks, dan sebagainya.
Bisa dibilang aplikasi ini lebih pro dan ribet ketimbang yang sebelumnya. Anda bisa menentukan memakai desain template, bisa pula membuat desain Instagram Stories sendiri dari awal. Anda bisa menambahkan foto tanpa batas dalam satu frame, sehingga menjadi kolase super penuh. Anda bisa menimpa satu foto dengan foto lainnya dan mengasah kreasi estetika Anda. Ada banyak pilihan pengeditan lain, menyerupai background, stiker, teks, dan sebagainya.
6. 8mm app
Aplikasi ini berfungsi untuk menunjukkan kesan vintage pada Instagram Stories Anda. Anda bisa menentukan tipe tone berbeda dengan grain yang unik untuk membuat aura vintage yang beragam.
7. SNOW
SNOW menunjukkan alternatif lain jikalau Anda ingin menunjukkan kesan vintage pada foto atau video Instagram Stories.
SNOW menunjukkan alternatif lain jikalau Anda ingin menunjukkan kesan vintage pada foto atau video Instagram Stories.
8. Splice
Aplikasi ini dikembangkan oleh GoPro dan lebih umum dipakai untuk mengedit video, meski juga bisa mengedit foto. Anda bisa menyematkan video lantas membubuhkan musik sebagai latarnya. Perpustakaan musiknya tidak mengecewakan rapi dan lengkap, bisa dipilih menurut genre. Anda juga bisa menyisipkan imbas audio lainnya menyerupai bunyi klakson, tepuk tangan, kartun, dan sebagainya. Bahkan, musik dari iTunes pun bisa ditautkan.
Aplikasi ini dikembangkan oleh GoPro dan lebih umum dipakai untuk mengedit video, meski juga bisa mengedit foto. Anda bisa menyematkan video lantas membubuhkan musik sebagai latarnya. Perpustakaan musiknya tidak mengecewakan rapi dan lengkap, bisa dipilih menurut genre. Anda juga bisa menyisipkan imbas audio lainnya menyerupai bunyi klakson, tepuk tangan, kartun, dan sebagainya. Bahkan, musik dari iTunes pun bisa ditautkan.
9. VideoLeap
VideoLeap menyediakan kemampuan pro untuk pengeditan video, namun cara menjajalnya terhitung praktis. Anda bisa menentukan video dan menentukan formatnya (9:16 untuk Instagram Stories), menyesuaikan ukurannya, menunjukkan efek, menentukan warna background, menyisipkan teks, serta menambahkan musik atau imbas suara.
10. Preview
Jika jejeran sebelumnya untuk pengeditan konten, maka Preview lebih bersifat pengeditan secara manajerial. Anda bisa mengunggah semua video dan foto yang hendak dipamerkan di Instaram Stories. Sebelum mengunggahnya secara berkonsep, Anda bisa lebih dulu melihar alurnya di Preview. Anda bisa menjadwalkannya di lalu hari dan akan menerima notifikasi saat sudah waktunya mengunggah ke Instagram Stories. (Sumber: Kompas.com)
Jika jejeran sebelumnya untuk pengeditan konten, maka Preview lebih bersifat pengeditan secara manajerial. Anda bisa mengunggah semua video dan foto yang hendak dipamerkan di Instaram Stories. Sebelum mengunggahnya secara berkonsep, Anda bisa lebih dulu melihar alurnya di Preview. Anda bisa menjadwalkannya di lalu hari dan akan menerima notifikasi saat sudah waktunya mengunggah ke Instagram Stories. (Sumber: Kompas.com)
Lihat juga:

Tidak ada komentar