Seminar Hasil Penelitian Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) se-Indonesia 2019 yang digelar BPNB Aceh akan membahas 2 bidang yaitu Sejarah dan Budaya dalam 8 sesi.
Sesi pertama seminar tingkat Nasional ini bakal dimulai Selasa (23/4) malam, sempurna pukul 19.30 - 22.00 WIB. Lokasinya di Aula Sitio Tio Resort, Kabupaten Samosir, Danau Toba, Sumatera Utara.
"Di sesi pertama akan membahas bidang Sejarah dengan peserta dari BPNB Aceh, BPNB Kepri, dan Kalbar dengan moderator Kepala BPNB Sulsel sesuai rundown acara," jelas Kepala BPNB Aceh Irini Dewi Wanti kepada TravelPlus Indonesia, Selasa (23/4).
Sementara sesi terakhir atau kedelapan, sambungnya akan membahas bidang Budaya dengan penerima BPNB Aceh, Sulsel, dan Kepri dengan moderator Kepala BPNB Sulut, Kamis 25 April juga di venue yang sama.
Irini menjelaskan Seminar Hasil Penelitian BPNB se-Indonesia ini merupakan program tahunan sebagai wadah berkumpul dan bertukar gosip para peneliti dari 11 unit BPNB se-Indonesia.
"Tujuannya untuk meningkatkan kualitas hasil penelitian dan rekomendasi untuk keberlanjutan kegiatan pelestarian kebudayaan," terang Irini.
Seminar ini merupakan salah satu wadah yang mempunyai kegunaan bagi peningkatan kualitas ide/gagasan yang dituangkan dalam hasil penelitian.
Selain itu, juga sanggup dimanfaatkan sebagai ajang silaturrahmi antarpeneliti BPNB se-Indonesia, baik dari bidang Sejarah maupun Budaya.
Kedua bidang tersebut, sambungnya hingga dikala ini bertugas menyediakan hasil kerja dan rekomendasi untuk keberlanjutan kegiatan pelestarian serta mendukung kebijakan pemerintah terkait kebudayaan.
Kata Irini seminar kali ini menghadirkan beberapa narasumber antara lain Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S. Guru Besar USU Medan; Kamaruzzaman Bustamamahmad (Akademisi UIN AR-RANIRY); dan Tappil Rambe (Akademisi Unimed).
Sejak tahun 2013, kegiatan seminar ini tak hanya berisi seminar tapi dikembangkan lagi dengan penambahan pameran, gelar seni, dan lainnya.
Tuan rumah dan Lokasi program seminar ini pun beda-beda setiap tahun. Kali ini, BPNB Aceh menjadi tuan rumah dalam bentuk Gebyar Budaya yang bertempat di Pangururan, Ibukota Kabupaten Samosir, Sumut, tepatnya di Museum dan Pusat Studi Batak, Komplek Gereja Kristen Inkulturatif Pangururan, selama 4 hari mulai tanggal 23 – 26 April 2019.
Selain Seminar Hasil Penelitian BPNB se-Indonesia, Gebyar Budaya yang mengusung tema 'Harmoni Budaya Menuju Indonesia Bahagia' ini juga diisi dengan Pergelaran Seni; Pameran Budaya BPNB se-Indonesia antara lain buku-buku hasil kajian peneliti, alat permainan tradisional, alat musik tradisional, kain tenun tradisional, serta makanan tradisional dari wilayahnya masing-masing; Masakan Tradisi berupa demo memasak makanan tradisional; Festival Ulos yang digelar Kabupaten Samosir berhubungan dengan BPNB Aceh dengan menampilkan kegiatan Festival Tenun dan Ulos mencakup kegiatan Pameran Tenun Ulos, Fashion Show Busana Tenun Ulos, Pembudidayaan Tanaman Kapas, Lomba Tenun Ulos Tradisional Motif Bintang Maratur, serta Workshop Tenun Ulos.
"Kegiatan ini untuk memperkenalkan ulos kepada masyarakat luas mulai dari hulu hingga hilir. Dalam Festival Tenun dan Ulos ini diperkenalkan mulai dari materi dasar, proses menenun, hingga pakaian berbahan ulos," ungkap Irini.
Peserta Gebyar Budaya ini, lanjut Irini selain BPNB seluruh Indonesia, juga komunitas, perguruan tinggi tinggi, Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, UNESCO dan CITI Foundation (Creative Youth at Indonesian Heritage Program), pengrajin gorga.
"Selain itu melibatkan pula 1.000 siswa-siswi Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas yang ada di Kabupaten Samosir," pungkas Irini.
Naskah & foto: adji kurniawan (kembaratropis@yahoo.com, ig: @adjitropis)
Captions:
1. Spanduk selamat tiba para penerima Gebyar Budaya termasuk di dalamnya peserta Seminar Hasil Penelitian Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) se-Indonesia 2019 di lokasi program di Museum dan Pusat Studi Batak, Komplek Gereja Kristen Inkulturatif Pangururan, Kabupaten Samosir.
2. Kepala BPNB Aceh Irini Dewi Wanti.
3. Suasana tepian Danau Toba bersahabat lokasi program Gebyar Budaya 2019.



Tidak ada komentar