Ads

Ads
Menu
Results for "Papua"
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Raja Ampat (cntraveller.com)
Raja Ampat merupakan lokasi wisata di Papua yg sudah mendunia. Kepopuleran Raja Ampat sebagai salah satu destinasi wisata paling menarik sudah didokumentasikan dalam sebuah film dokumenter yg berjudul “Edis Paradise 3″ yang ditayangkan perdana di Swiss. Film dokumenter yg dibentuk oleh Avant Premiere ini mengangkat keindahan alam bawah maritim Raja Ampat di Papua yg dinamakan sbg Amazon Lautan Dunia. Julukan ini disandang alasannya posisi Raja Ampat tersebut berada di pusat segitiga karang dunia. Raja Ampat yg termasuk juga dalam teritorial Papua Barat merupakan deretan pulau dgn 610 pulau yg menyebar, tapi cuma 35 pulau yg dihuni oleh warga. 

Untuk gosip bahwa 75% spesies ikan di dunia ini berada di perairan Raja Ampat. Lautan di Raja Ampat merupakan suatu ekosistem alam yg tetap terjaga kelesetariannya hingga sekarang. Tingginya nilai strategis dan hemat alam maritim Papua tersebut mengakibatkan wisata Raja Ampat di Papua dilindungi dgn undang-undang Republik Indonesia. 

Undang-undang yg bertujuan mencegah bermacam-macam agresi pengrusakan ekosistem maritim yg semata-mata mencari laba saja. Hal ini bukanlah tanpa sebab. Raja Ampat sudah menjadi konsentrasi wisata dunia pada ketika ini. 

alam bawah maritim raja ampat (pasirpantai.com)
Wisata Raja Ampat di Papua menyediakan banyak objek wisata yg amat sangat diminati oleh para wisatawan mancanegara khususnya, pecinta diving. Aktivitas diving (penyelaman bawah laut) & snorkeling di Raja Ampat bakal menunjukkan keindahan alam bawah maritim Raja Ampat di Papua yg demikian mempesona, dgn bermacam macam kategori spesies ikan dan terumbu-terumbu karang yg hidup natural. Diving di Raja Ampat bakal menunjukkan terhadap Kamu beraneka spesies ikan yg bahkan belum sempat Kamu kenal diawal mulanya. Ingat ya, 75% spesies ikan dunia berada di Raja Ampat. Pernahkah Kamu menonton ikan pari manta? Lebar tubuh ikan pari ini bahkan bisa mencapai 2 m. 

Sedikitnya terdapat 1500 spesies ikan, 537 spesies koral, & 699 binatang tidak bertulang belakang yg bisa Kamu lihat di alam bawah maritim Raja Ampat. Buat diving, Kamu bakal ditemani oleh ahlinya & memanfaatkan peralatan menyelam yg komplit. Kalau Kamu sempat lakukan diving di pantai-pantai lain, sehingga Kamu bakal demikian takjub kepada keindahan bawah maritim Raja Ampat Papua. Terumbu karang yg hidup jadi area sumber masakan bagi ribuan spesies ikan & satwa maritim yang lain. Ekosistem yg teramat natural & begitu mempesona inilah yg membuat Raja Ampat dijuluki juga sebagai Amazon Lautan Dunia. 

keindahan maritim raja ampat (frozzaholic.com)
Beberapa orang menyatakan wisata Raja Ampat di Papua ini merupakan nirwana wisata tersembunyi yg dipunyai oleh Indonesia. Wisata Raja Ampat mungkin bisa dinobatkan juga sebagai wisata alam bawah maritim paling mempesona yg dipunyai oleh Indonesia. Yg bisa menandingi keindahan alam bawah lautnya mungkin saja cuma Pulau Weh di Sabang, Aceh. Apabila area wisata Raja Ampat berada di timur Indonesia, sedngkan wisata Pulau Weh Sabang berada di paling barat Indonesia. 

Uniknya, ke-2 lokasi wisata dengan aktivitas diving-nya yg termasuk paling menarik di dunia tersebut justru menerima perhatian yg gede dari para turis luar negari. Minat penduduk absurd & jumlah kunjungannya yg meningkat disaat ini menimbulkan ke-2 tempat wisata maritim Indonesia ini jadi demikian terkenal di kalangan internasional. Justru para turis domestik yang jarang mengujungi ke-2 tempat tersebut. 

Mesti diakui, wacana budget menjadi penyebab penting yg membuat sedikit kehadiran wisatawan domestik ke tempat wisata Raja Ampat Papua. Keadaan infrastruktur di Papua yg belum memadai dan juga besar nya budget transportasi ke/dari Papua membuat tempat menarik ini belum ramai didatangi turis lokal. Belum lagi mengenai budget fasilitas & logistik yg mesti dikeluarkan tatkala menikmati wisata di Raja Ampat tersebut. 

Tentu tidak sama dengan turis absurd yg mempunyai tingkat pendapatan lebih tinggi daripada penduduk Indonesia, keadaan keuangan yg tambah baik tersebut membuat mereka bisa menikmati diving yang merupakan salah satu objek wisata Raja Ampat yg paling terkenal. Hal tersebut pula tampak di tempat wisata Pulau Weh di Sabang Aceh. Tingkat kehadiran turis lokal lebih sedikit ketimbang wisatawan asing. 

Apa saja objek wisata Raja Ampat? 

Diving & snorkeling ialah salah satu aktivitas di Raja Ampat yg paling populer. Tetapi, Kamu mesti tahu bahwa lokasi wisata di Papua ini pun mempunyai hutan yg lebat, deretan kerikil kapur yg berwarna-warni, aneka spesies tumbuhan langka, dan juga sarang penyu di pinggir pantai. 

Beberapa wisatawan sanggup berselancar di Raja Ampat alasannya area wisata ini mempunyai ombak maritim yg tidak mengecewakan menantang. Sekian Banyak pulau di Raja Ampat yg seringkali dikunjungi yaitu Pulau Wayag, Pulau Pulau Karang, Pulau Waiwo, Kepulauan Gam, & Pulau Arborek. Seandainya Kamu mau menyaksikan burung Cendrawasih yg jadi satwa khas Papua, Kamu bisa menuju ke Kepulauan Gam. Terdapat 4 macam burung cendrawasih yg hidup di Kepulauan Gam, yaitu cendrawasih merah, cendrawasih besar, cendrawasih mungil, & cendrawasih belah rotan. 

pulau karang di Raja Ampat (mongabay.co.id)
Kalau Kamu tertantang buat mendaki karang, pergilah ke Pulau Karang. Di pulau ini Kamu bisa mendaki karang dgn tingkat kemiringan mencapai 90 derajat. Jikalau sukses hingga diatas, Kamu akan terpukau dgn keindahan panorama maritim Raja Ampat. Di puncak karang tersebut, Kamu akan menyaksikan keselurahan pulau hijau yg dikeliling birunya air laut. 

Rute transportasi ke wisata Raja Ampat 

Untuk hingga di kepulauan Raja Ampat, lokasi terdekat yg bisa dijangkau pesawat terbang yakni kota Sorong, dengan jarak tempuh lebih kurang 6 jam penerbangan dari Jakarta. Rata Rata pesawat sanggup transit di Makassar atau Manado. Maskapai yg mempunyai jadwal penerbangan menuju Sorong antara lain Silk Air, Garuda Indonesia, Pelita Air, & Merpati. Setelah Itu, Kamu bisa menuju Waisai, ibu kota Raja Ampat. Kota Waisai ini terletak di Pulau Waigeo, salah satu dari 4 pulau utama di Kepulauan Raja Ampat. Pulau utama di Raja Ampat yaitu Pulau Misool, Pulau Batanta, Pulau Salawati, & Pulau Waigeo.

Sumber http://backpackercantik.blogspot.com

Raja Ampat (cntraveller.com) Raja Ampat merupakan lokasi wisata di Papua yg sudah mendunia. Kepopuleran Raja Ampat sebagai salah satu d...
Ha Njo Dolan Selasa, 21 Mei 2019
Travel Agent Penyedia Info Wisata

 Tahukah Kamu area yg jadi nirwana penyelaman di Raja Ampat Pulau Wayag, Surga Diving di Raja Ampat
pulau wayag, Raja Ampat (murahselalu.com)
Tahukah Kamu area yg jadi nirwana penyelaman di Raja Ampat? Lokasi diving & snorkeling paling baik itu yakni Pulau Wayag. Pulau Wayag berada disebelah barat Kepulauan Raja Ampat. Posisi Pulau Wayag berada di Distrik Waigeo Barat, Kab Raja Ampat, Papua Barat. Pulau Wayag ini menjadi ikon dalam wisata Raja Ampat. Buat mencapai ke nirwana diving Raja Ampat ini, Kamu mesti menempuh perjalanan yg tidak mengecewakan jauh. Dikarenakan, dengan lokasi geografisnya yang terletak di ujung Papua & jadi area paling jauh buat dijangkau ketimbang sekian banyak pulau-pulau indah yang lain di Raja Ampat. 

Aktivitas penyelaman atau snorkeling di Pulau Wayag yakni satu aktivitas yg janganlah terlewatkan. Tidak ada ruangan snorkeling paling indah di Indonesia kecuali di Pulau Wayag Raja Ampat ini. Airnya demikian jernih, kawanan ikan berenang mencetak pemandangan indah di alam bawah lautnya. Terumbu karang yg hidup yang merupakan sektor dari ekosistem bahari di Raja Ampat menyuguhkan pengalaman penyelaman paling baik yg kemungkinan belum sempat Kamu temukan selagi ini. 

Panorama Indah Pulau Wayag 


 Tahukah Kamu area yg jadi nirwana penyelaman di Raja Ampat Pulau Wayag, Surga Diving di Raja Ampat
panorama bawah bahari pulau wayag (hamueco.com)
Pulau Wayag di Raja Ampat ini dikenal bersama bahari yg berwarna biru belia & biru sepuh. Laut tersebut memiliki pulau-pulau kapur yg terbentang dengan cara harmonis, di atasnya ditumbuhi pepohonan, yg membuat pulau-pulau kapur tersebut nampak ibarat gunung-gunung mungil berwarna kehijauan. Apabila Kamu mau tahu seberapa indah pemandangan wisata Pulau Wayag ini, Kamu sanggup mendaki Pulau Karang. Pulau Karang ini tidak mengecewakan terjal, butuh paru-paru yg tidak mengecewakan berpengaruh buat sanggup mendakinya hingga hingga ke atas. Dari puncak Pulau Karang inilah Kamu sanggup melihat satu pemandangan alam paling indah di Raja Ampat, laksana nirwana yg tertata alami. Pendakian yg memakan ketika lebih kurang 30 menit sanggup terbayar bersama suguhan panorama alam yg memukau, suatu momen yg pantas Kamu abadikan dalam camera. Pemandangan alam yg gemilang ini sama ibarat yg ada di wisata Halong Bay Vietnam. 

Transportasi Pulau Wayag 


Buat mencapai Pulau Wayag, Kamu sanggup menyewa kapal motor dari Sorong. Perjalanan ke area diving Raja Ampat ini bakal memakan waktu tempuh lebih kurang 4-5 jam. Memang Lah tak simpel biar sanggup menikmati wisata Pulau Wayag di Raja Ampat. Budget merupakan hal paling mutlak utk dipertimbangkan. Seandainya Kamu dari luar Papua, Kamu bakal datang di Bandara Domine Eduard Osok (DEO). Dari bandara ini, Kamu selanjutnya sanggup melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Perikanan Sorong. Kamu sanggup menggunakkan angkutan kota (angkot), taksi, ojek, atau bahkan kendaraan sewaan. Setiba di pelabuhan, putuskan buat segera menyambung perjalanan ke Waisai. Waisai adalah ibu kota Kab Raja Ampat. Kalau Kamu benar-benar mau cepat ke Pulau Wayag tidak perlu singgah di Waisai, Kamu sanggup memanfaatkan speed boat dari pelabuhan di Sorong. Budget sewa speed boat ini yakni  9 juta rupiah per hri. Perjalanan dari Sorong ke Pulau Wayag memanfaatkan speed boat sanggup memakan kala kira kira 5 jam. 

Resort & Penginapan 

 Tahukah Kamu area yg jadi nirwana penyelaman di Raja Ampat Pulau Wayag, Surga Diving di Raja Ampat
puncak wayag Raja Ampat (tripadvisor.com)
Di Pulau Wayag tak ada penginapan. Bila Kamu mau bermalam utk menikmati keindahan tengah malam Pulau Wayag, Kamu mesti membawa peralatan berkemah. Alternatif yang lain, Kamu sanggup berangkat ke pulau-pulau yg erat dgn Pulau Wayag. Contohnya, Pulau Waigeo yg berjarak kurang lebih 3 kilo meter dari Pulau Wayag. Pulau Wayag merupakan area wisata Raja Ampat yg termasuk juga dalam daerah konservasi. Buat memasuki wilayah konservasi ini, tiap-tiap wisatawan mesti memiliki ijin masuk yg diperoleh dgn membayar budget se besar 250 ribu rupiah buat turis domestik, &  500 ribu rupiah utk turis mancanegara. Izin masuk ke daerah konservasi Raja Ampat ini berbentuk pin. Pin ini sanggup Kamu beli di Hotel JE Meridien, terletak persis di seberang Bandara Dominik Eduard Osok, Sorong. Dgn pin inilah Kamu sanggup memasuki daerah Raja Ampat dgn bebas dalam kurun waktu 1 tahun tanpa mesti membelinya lagi. Pin ini merupakan bab dari tag konservasi alam Raja Ampat. 

Buat kebutuhan menginap, yg paling simpel adalah dgn menginap di Waisai (ibukota Kab Raja Ampat). Di Waisai ini, resort Raja Ampat tidak sedikit tersedia. Kamu sanggup mencari penginapan murah Raja Ampat di Waisai ini. Sekian Banyak resor & penginapan Raja Ampat yg siap melayani Kamu di sana di antaranya sbg berikut : 

  • Penginapan Acropora, lokasi penginapan ini adalah dimiliki & dikelola oleh Lembaga Kebudayaan & Pariwisata Kab Raja Ampat. 
  • Raja Ampat Dive Lodge, berada di Pulau Mansuar. 
  • Kri Eco Resort & Sorido Bay Resort, merupakan resort yg berdiri bersebelahan & berada di Pulau Kri. 
  • Raja Ampat Dive Resort, merupakan resort yg dibangun di antara hutan pulau Waigeo dgn pepohonan bakau yg hijau & bersih. 
  • Papua Paradise Eco Resort, resort ini berlokasi di Pulau Birie. Pulau ini merupakan pulau yg tidak berpenghuni.

Sumber http://backpackercantik.blogspot.com

pulau wayag, Raja Ampat (murahselalu.com) Tahukah Kamu area yg jadi nirwana penyelaman di Raja Ampat? Lokasi diving & snorkeling pa...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata

aktivitas diving di Raja Ampat backpackercantik Surga Wisata Laut Indonesia : Menyelam Di Raja Ampat
aktivitas diving di Raja Ampat (papua-diving.com)
Ada banyak area diving Raja Ampat yg sanggup dikunjungi. Diving di Raja Ampat bakal mengatakan terhadap Kamu paling sedikit 1500 spesies ikan, 537 spesies koral, & 699 binatang tidak bertulang belakang yg bakal Kamu dapatkan di alam bawah bahari Raja Ampat. Keindahan bawah bahari Raja Ampat ini dipercaya dunia internasional sebagai salah satu dari 10 tempat diving paling baik di dunia. Mempunyai luas wilayah perairan serta daratan di Raja Ampat yg mencapai 40.000 km2, dimana 80%-nya ialah perairan. 

Kegiatan diving & snorkeling di Raja Ampat sudah jadi konsentrasi wisata dunia. Ini tak mengherankan karena staf-staf wisata di Indonesia sedang gencar-gencarnya membangun reputasi kepariwisataan di Indonesia. Lebih-lebih di Raja Ampat. Sekarang, terdapat banyak paket diving Raja Ampat yg sanggup Kamu pilih. Travel Agent biasanya sudah mengemas paket diving Raja Ampat dgn menggunakan liveaboard. Tempat-tempat diving Raja Ampat & jalur diving teramat tergantung terhadap keadaan arus & kejernihan air saat paket trip diambil. 

Resort Raja Ampat & Diving 


Aktivitas diving Raja Ampat sudah dipersiapkan bersama secara baik oleh resort-resort di Raja Ampat. Kamu sebaiknya menginap di resort diving yg benar-benar sudah sediakan bermacam macam peralatan, alat, & guide buat penyelaman paling baik untuk Kamu. 

Seandainya Kamu bertolak ke Raja Ampat & sudah memastikan pilihan menginap di salah satu resort Raja Ampat, sehingga janganlah ragu utk meminta staf atau Pegawai resort tersebut menjemput Kamu di Pelabuhan Waigeo. 

Resort Raja Ampat 

aktivitas diving di Raja Ampat backpackercantik Surga Wisata Laut Indonesia : Menyelam Di Raja Ampat
resort di Raja Ampat (rajaampatlodges.com)
Ada bermacam resort diving di Raja Ampat. Contohnya Raja Ampat Dive Resort, resort ini terletak di Pulai Waisai. Yg yang lain, misalnya Misool Eco Resort. Resort ini merupakan resort selam juga merangkap sekaligus juga sebagai pusat konservasi yg berlokasi di selatan Raja Ampat. Kamar-kamar di resor ini terletak di tengah kepulauan tidak berpenghuni yg kaya dengan aneka jenis binatang laut. 

Bila Kamu mencari penginapan murah di Raja Ampat, Kamu sebaiknya bertolak ke ibu kota Kab Raja Ampat, yakni Waigeo. Di Waigeo ini terdapat Achropora, juga sebagai cottage milik pemerintah daerah. Ada pun losmen dan juga banyak homestay di hunian milik warga. 

Snorkeling & Diving Raja Ampat 

Di Raja Ampat, sebetulnya dgn menggunakan snorkel saja Kamu sanggup menonton dari bersahabat ikan pari gede atau manta-ray. Ikan pari manta ini memiliki tubuh dgn lebar lebih dari 2 m. Alam bawah bahari Raja Ampat pun ditempati oleh ikan paus dgn tubuh sepanjang 4 m. 

Ruang snorkeling Raja Ampat yg penuh dgn ikan pari manta dikenal juga sebagai manta reef. Ruang ini demikian ternama di para pecinta wisata laut. Area ini juga memiliki arus yg tidak mengecewakan kuat, tapi terdapat tidak sedikit pari manta yg sanggup Kamu tonton di bawah bahari sana. Dari area manta reef Kamu sanggup melanjutkan kegiatan snorkeling dengan menonton hunian karang yg terdapat di Pulau Kri. 

Sama Seperti yg didapati, Raja Ampat merupakan pusat segitiga karang dunia (poros yg meliputi perairan kaya karang di Indonesia, Filipina, Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, & Australia). Aspek inilah yg membuat bahari di tempat ini jadi begitu kayanya sanggup aneka biota laut. 

Perahu buat diving di Raja Ampat 

aktivitas diving di Raja Ampat backpackercantik Surga Wisata Laut Indonesia : Menyelam Di Raja Ampat
perahu pengantar diving (nusantarawisata.wordpress.com)
Di Raja Ampat, Kamu sanggup menyewa bahtera panjang (termasuk materi bakar) dengan biaya sekitar 6 juta rupiah per 10 hari. Bila Kamu mau menyambung perjalanan hingga ke utara Raja Ampat, area sekitar Pulau Wayag,  Kamu akan butuh materi bakar sebanyak 1,200 liter. Untuk Informasi bahwa jarak satu trip sekitar 250 kilo meter. Utk memperoleh bahtera panjang, Kamu sanggup mengunjungi dermaga kecil. Sesampainya di dermaga, pertama kali yg mesti Kamu lakukan yakni mencari informasi menyangkut beberapa orang yg terpercaya & mengetahui lokasi snorkeling yg keren. 

Rute Transportasi ke Raja Ampat 

Tiap hri pada pukul 14.00 WIB ada kapal cepat Marina Express & feri yg melayani penumpang dari Sorong ke Waisai. Waisai merupakan ibu kota Kab Raja Ampat. Perjalanan ini sanggup memakan waktu sekitar 2,5 jam. Kalau Kamu bertolak dari Jakarta, penerbangan Jakarta – Sorong bakal dilayani oleh maskapai Express Air, Batavia Air, & Lion Air. Perjalanan udara ini bakal menempuh waktu kira kira 5,5 jam. Seandainya Kamu menggunakan rute trasnportasi laut, ada kapal penumpang PT Pelni yg berlayar selama 3 hri dengan jalur perjalanan Jakarta – Sorong.

Sumber http://backpackercantik.blogspot.com

aktivitas diving di Raja Ampat (papua-diving.com) Ada banyak area diving Raja Ampat yg sanggup dikunjungi. Diving di Raja Ampat bakal m...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata

5 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua – Siapa yang tak bahagia dengan berlibur ke pantai? Apalagi jikalau ditawari untuk menjelajah ke pantai-pantai yang berada di Papua. Dimana tempat tersebut mempunyai pesona wisata pantai Papua nan eksotis. Pemandangan lautnya yang bisa menggetarkan seluruh jiwa dan hati. Maka sangat disayangkan jikalau hingga melewatkan pantai yang ada di Indonesia Bagian Timur ini.

Keberadaan pantai indah tentu tak terlepas dari kuasa Tuhan yang membuat alam  di lautan. Pasalnya negeri yang bertembang lagu kolam susu ini bisa menyuguhkan manfaat pantai tak terhingga, ibarat jala menjaring ikan-ikan bagus untuk menghampiri manusia. Tak hanya itu, abjad wisata pantai di Papua begitu erat dengan kesejukan, sehingga pantai tercantik berikut ini siap menemani kedamaian anda.

Daftar Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua


1. Pantai Raja Ampat

 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua  5 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua



Inilah pantai yang sangat terkenal akan keindahanya. Lokasinya terletak di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Wisata alam yang merupakan nirwana tersembunyi dari Papua dengan suguhan taman lautnya begitu menawan. Siapa saja yang tiba ke lokasi Raja Ampat ini dijamin terkagum-kagum melihat pemandangan pantai dan hamparan pasir putih higienis dan berkilauan. Di sinilah saatnya anda melaksanakan kegiatan snorkeling atau berlayar menyusuri pulau. Pantai di papua raja ampat merupakan salah satu destinasi wisata di Indonesia yang sudah terkenal di dunia.

2. Pantai Tanjung Kasuari


 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua  5 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua


Pantai tercantik selanjutnya berada di Kota Sorong, Papua Barat. Pesona alam pantainya berupa bentangan pasir putih yang higienis dan halus. Selain itu, juga ditumbuhi pepohonan tinggi dan lebat di sepanjang pesisir pantai. Oleh karenanya, pantai ini sangat cocok untuk dijadikan destinasi liburan anda bersama keluarga. Selain berjemur di atas pasir , anda juga bisa berenang bersama ombak yang mederu-deru. 

3. Pantai Teluk Triton

 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua  5 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua



Wisata Papua memang tak terlepasa dari pantainya yang menakjubkan, ibarat Pantai Teluk Triton di Kaimana, Papua. Di lokasi pantai ini aneka macam terumbu karang yang langka dan binatang Bintang Laut. Dengan demikian, menyelam menjadi kegiatan terbaik di pantai tersebut. Jika anda tak menyukainya bisa melihat pesona senja matahari karam yang elok. Menariknya anda juga akan menjumpai pulau kecil dan dinding kapur berlukisan Purba berwarna merah.

4. Pantai Bosnik


 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua  5 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua


Pantai Bosnik juga bisa menjadi andala anda ketika berlibur ke wilayah timur Indonesia ini. Dibalik hamparan luas pasir putihnya ternyata menyimpan sejuta keindahan alam bawah laut. Jika anda memang tak puas hanya memandangi birunya gelombang laut, maka bisa menyelam untuk menyaksikan pesona terumbu karang dan ikan-ikan cantik. Maka tidak bila pantai tersebut merupakan primadona bagi sebagian wisatawan.

5. Pantai Harlem


 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua  5 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua


Untuk menutup perjumpaan anda di tempat Papua, maka jelajahi keindahan papua yang sulit dijangkau Pantai Harlem yang begitu eksotis akan pemandangannya. Meskipun lokasinya di daerah terpencil dan memang sangat tersembunyi, tetapi pantai ini bisa membuat pengunjung ibarat mempunyai pantai pribadi. Terbukti dari hamparan pasir putih yang dipadukan dengan air laut, sehingga  membuat gradiasi warna dan kejernihan sangat cantik. Untuk itu, anda wajib snorkeling ataupun diving supaya sanggup melihat biota alam bawah lautnya.

Bagaimana, menyenangkan sekali bukan berlibur ke pantai? Ajaklah anggota keluarga dan teman anda supaya bisa menikmati keindahan 5 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua secara bersama-sama.
Sumber http://tempatwisatadaerah.blogspot.com

5 Pantai Tercantik Sepanjang Pulau Papua – Siapa yang tak bahagia dengan berlibur ke pantai? Apalagi jikalau ditawari untuk menjelajah ke pa...
Ha Njo Dolan Kamis, 16 Mei 2019
Travel Agent Penyedia Info Wisata




Pesawat baling-baling yang kami tumpangi, Trigana Air, mendarat dengan agak geradakan di Bandar Udara Wamena, hari Rabu pagi ahad lalu. Saya tak sanggup menahan senyum seraya memandangi pegunungan berlapiskan awan putih yang mengitari landasan pacu. Ini pertama kali saya ke Papua, dan belum pernah bermimpi akan ke Wamena hingga ada undangan ke sana seminggu sebelum berangkat. Tak sabar untuk bermain-main ke kebun kopi Wamena. 

“Itu Sungai Baliem,” ujar Pak Lani yang duduk di sebelah saya, menunjuk pada tubuh air yang meliuk bagaikan ular gemuk. Lebar sekali sungainya. Pak Lani orisinil orang Wamena, penerbangan Jayapura-Wamena sudah hampir rutin baginya. “Itu salib besar sekali!” saya menunjuk pada sebuah konstruksi putih berbentuk salib yang mentereng di antara atap-atap rumah dan pepohonan. Saya menerima info kemudian, bahwa pembangunan salib itu memakan biaya puluhan miliar.

Wamena merupakan ibukota Kabupaten Jayawijaya, berada di dataran tinggi Lembah Baliem. Akses ke sana sanggup dilakukan dengan pesawat terbang atau jalan darat lewat ‘Jalan Jokowi’. Ingat gosip Pak Jokowi iring-iringan naik motor di Papua? Itulah jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura dengan Wamena. Sayangnya, belum banyak warga Papua yang memakai jalan itu lantaran tingkat keamanannya yang masih rendah. “Itu jalan jauh dari mana-mana. Kalau kenapa-kenapa, tak ada yang sanggup menolong kita di sana,” terperinci Pak Lani. Sebab itu, apa-apa yang berasal dari luar Wamena harganya mahal di sana, mirip bahan-bahan bangunan, lantaran diangkut dengan pesawat. Itu sebabnya salib besar tadi mahal sekali, selain mungkin ada biaya-biaya lainnya yang kita tak tahu.

Pegunungan yang menjadi pemandangan indah sekaligus tantangan bagi para pilot di Wamena.
Bandara yang sudah moderen.

Keluar dari bandara, seorang bapak renta mengenakan koteka mendekati kami, memberi isyarat untuk mengajak berfoto. “Ya ampun, waktu gue ke sini tahun 2008, bapak ini juga ngajak-ngajak foto. Nanti jikalau kita foto sama dia, beliau akan minta dibayar,” ujar Motulz, teman seperjalanan saya. Sejak 2008? Konsisten sekali dia! Namun kami menolak ajakannya berfoto lantaran selain tidak berminat, juga kendaraan beroda empat penjemput sudah menanti.

Dengan koper dan ransel di kolam mobil, kami pribadi menuju salah satu desa penghasil kopi di distrik Pyramid. Perjalanan memakai kendaraan beroda empat double cabin yang dikemudikan oleh Januarius, anak Pak Lani. Tidak sembarang jenis kendaraan beroda empat sanggup menembus medan Lembah Baliem, yang jamak disebut Wamena saja. Sebagian jalan sudah diaspal, sebagian masih berbatu-batu dan berumput, sebagian besar lagi masih liar.

Sepanjang perjalanan, mungkin selama satu jam, saya terpesona melihat pemandangan alam yang membentang. Pegunungan bermahkotakan awan, berbatasan dengan rerumputan dan pepohonan. Pagar-pagar kayu beratapkan ilalang kering, melindungi honai (rumah tradisional Papua) dari kunjungan hewan-hewan yang tak diinginkan, membuat pemandangan yang khas.

Udara sejuk, apalagi jendela kendaraan beroda empat kami buka, membuat jaket tak perlu saya lepas. Angin yang bertiup membuat rambut saya riap-riap tak karuan. Lembah Baliem berada di ketinggian 1600 meter dpl ke atas. Ketinggian ini yang membuat kopi asal sana berkualitas baik. “Makin tinggi, makin anggun kualitas kopinya,” kata Pak Piter Tan, pengusaha kopi sekaligus Q-grader yang melaksanakan perjalanan bersama kami ke Wamena.

(Baca juga dongeng Motulz perihal kopi Wamena di blognya Motulz.com.)

Lapangan daerah belum dewasa Wamena berlatih main sepakbola.

Pagar khas di Wamena.


Sampai di distrik Pyramid, kami disambut Mama Ria, salah satu petani kopi. Mama yang suaranya empuk ini mengizinkan saya membuntutinya memetik kopi yang sudah merah di kebun. Eh, tapi bahwasanya di Wamena ini belum ada perkebunan kopi. Jadi, yang dimaksud dengan ‘kebun kopi’ di sana ialah kumpulan pohon kopi yang tumbuh di antara pohon-pohon lainnya, di lahan yang lebih mirip hutan.  

“Kita ambil itu yang merah saja. Kalau yang hijau itu, jangan,” kata Pak Lani sambil menunjukkan buah-buah kopi yang sekilas mirip melinjo. Sedangkan buah yang sudah berwarna merah renta hingga cokelat berarti sudah ‘lanjut’ alias terlalu tua, hampir busuk. Kopi Wamena ialah jenis Arabica Typica. Saya gres tahu bahwa Arabica lebih harum daripada Robusta. Dua jenis ini yang paling sering dikonsumsi di dunia. Sedangkan dua jenis lainnya, Excelsa dan Liberica, entah kenapa paling jarang.

Pak Maksimus Lani ialah pengumpul kopi terbesar di Wamena, berasal dari desa Walesi. Dulu kopi Wamena hanya dihargai Rp9.000 per kg, sebagian lantaran kualitasnya yang kurang baik. Maka dulu warga Wamena lebih suka menanam ubi, wortel, dan kol yang lebih besar daya tawarnya. Beberapa tahun belakangan ini semakin banyak warga Wamena yang beralih (kembali) ke kopi semenjak Pak Piter membeli dari mereka dengan harga Rp45.000 per kg. Pengusaha kelahiran Jayapura ini juga dengan gigih mengajari para petani cara menghasilkan panen kopi yang berkualitas baik. 

Kopi Wamena tanpa pupuk buatan, pestisida, dan tidak terkotori polusi udara.
Mama Ria yang berbaik hati membiarkan saya bertanya macam-macam dan mengikutinya ke kebun.


Hari kedua kami di Wamena ialah panen besar kopi. Lagi, kami mengikuti para pemetik kopi di hutan Walesi. Mereka berasal dari beberapa desa, mirip Walesi, Tangma, dan Kurulu. Setiap orang yang gres tiba menyalami mereka yang sudah ada di sana, termasuk saya dan Motulz yang belum mereka kenal sama sekali.

Keramahan ini saya rasakan di manapun ketika di Wamena. Ketika saya sedang berdiri di pinggir jalan saja, mama-mama atau bapa-bapa yang lewat seringkali menghampiri dan menjabat tangan saya, kemudian menyebutkan namanya sambil tersenyum, menunjukkan gigi dan gusi yang merah jawaban mengunyah pinang. Kadang saya duluan yang menyapa, kadang mereka yang pribadi menghampiri.

Menjelang siang hari itu matahari bersinar terik, tapi para mama, bapa, anak muda dan anak kecil memetik kopi dengan semangat dan ceria. Mama Tina bahkan mengajari saya menyanyikan suatu lagu yang bertema perihal kopi. Saya, sang buta nada, gagal menjadi murid yang membanggakan. Namun tak urung kami tertawa-tawa sesudah selesai berjoget dan direkam kamera ponsel saya. Seorang bapak yang sedang membabat rumput liar terkekeh-kekeh melihat kelakuan kami. Untung goloknya tak hingga salah tebas.

Bu Yani dan Mama Tina

Esau memetik kopi ketika libur sekolah.

Pak Piter, Pak Lani, dan para petani serta belum dewasa membawa hasil panen.


Para pemetik menyebar di hutan. Saya tak hapal luas area yang ditanami pohon kopi. Sebagian cukup rapat sehingga saya perlu agak memutar untuk mencapai titik-titik tertentu. Akibat hujan di malam sebelumnya, tanah jadi agak becek, sepatu tak luput dari tanah yang menempel. Tidak mirip saya, para pemetik melangkah dengan cepat dan pasti, tak peduli kaki nyeker, lantaran hutan itu sudah mirip taman bermain mereka.

“Ini masih sedikit. Nanti kira-kira bulan Maret lebih banyak lagi buahnya,” Pak Lani menjelaskan. Ternyata, dalam suatu siklus panen, terjadi beberapa kali panen. Kali ini ialah tahap pertama. Secara kualitas, lebih anggun biji kopi yang dihasilkan dari panen yang besar nanti.

Setelah hampir dua jam saya di hutan, Pak Lani mengaba-abakan para pemetik untuk berkumpul dengan hasil petikan mereka. Berember-ember buah kopi berkulit merah kemudian digotong ke rumah Pak Lani untuk diproses. Kami berjalan beriringan dengan petani-petani lain yang mengangkut hasil bumi mirip pisang dan kol di dalam tas noken mereka. Suasana terasa ceria sekali, mungkin lantaran hasil panen yang baik di bawah naungan langit biru cerah.

Di pekarangan belakang rumah Pak Lani, beberapa orang termasuk Bu Yani, wanita Jawa yang sudah 20 tahun tinggal di Wamena, memisahkan buah kopi yang anggun dari yang buruk di bejana berisi air. Buah yang anggun tidak mengambang di permukaan air, kemudian dimasukkan ke mesin pulper untuk dikupas kulitnya. Setelah itu masih ada beberapa tahap pengolahan biji kopi hingga proses pengeringan, tidak selesai dalam sehari saja.

Proses memilah buah kopi yang anggun dan yang buruk (ada udara di dalam, mengambang di permukaan air).

Mengupas kulit kopi dengan mesin pulper.


Keesokan paginya kami kembali naik pesawat ke Jayapura. Waktu kami di Wamena hanya dua hari itu saja. Dua hari yang kebanyakan kami habiskan di seputar urusan kopi. Bentang alam yang indahnya tak terwakili hanya dengan foto-foto jepretan saya, menjadi bonus istimewa. Dua hari untuk menikmati dan menjelajahi Wamena, atau Lembah Baliem lebih tepatnya, tentu tidak cukup. Seperti pada perjalanan-perjalanan menyenangkan lainnya, saya akhiri perjalanan Wamena dengan keinginan sanggup kembali lagi ke sana.

Baca juga dongeng saya perihal bagaimana kopi Wamena telah mengubah perilaku saya perihal kopi, di sini. 



Di antara dua honai.

Membawa hasil bumi di dalam noken. 
"But first, let me take a selfie.." LoL.
Kopi sedang dijemur di distrik Pyramid. Saya lupa nama desanya.
Mengaso sejenak sesudah panen kopi di Walesi.
Para petani kemudian lalang di jalanan Walesi.
Motulz menunjukkan hasil foto ke Pak Elyas.

Pak Lani di depan sangkar babi dan honai di Kurulu.
Di depan pagar suatu kompleks honai di Kurulu, bersama Januarius yang sering dipanggil Dian.
Bapa Horame Marian, kepala suku Marian. "Mahkota"-nya ia buat sendiri, dan koleksinya ada 5 macam.
Distrik Pyramid.
Bu Yani, selain sebagai petani kopi Wamena, ia juga membantu di Posyandu.
Babi-babi bebas berkeliaran.

Bapa Elyas, petani ubi dan kol. Baru dari foto ini saya ngeh satu ruas jarinya hilang.
Mungkin lantaran budaya 'potong jari', untuk menunjukkan rasa kehilangan seorang terkasih yang meninggal.
Model lain pagar khas Wamena.
Kapan lagi menghirup udara sebersih di Wamena?
Pagi yang mendung, semendung hati saya lantaran harus meninggalkan Wamena. Cieee.






Pesawat baling-baling yang kami tumpangi, Trigana Air, mendarat dengan agak geradakan di Bandar Udara Wamena, hari Rabu pagi ahad l...
Ha Njo Dolan Kamis, 25 Januari 2018