Ads

Ads
Menu
Results for "Ragam"
Travel Agent Penyedia Info Wisata

- Desa Dasan lekong merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Lombok Timur, Letaknya berada di daerah Kecamatan Sukamulia, Kode Pos 83652, secara letak geografis desa ini berada diantara Kecamatan Masbagik dan Kecamatan Selong.

Desa Dasan lekong merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Lombok Timur Ragam Lombok, Desa Dasan Lekong, Menelusuri Sejarah Kampung Halaman

Pada dasarnya desa ini telah mengalami pemekaran sebanyak 2 kali, melhirkan desa Nyiur Tebel dan Desa Paok Pampang. Adapun mata pencaharian penduduk lokal di desa ini yaitu hampir sebagian besar becocok tanam atau bertani, sebagian Pegawai Negeri Sipil, Sopir dan Pedagang.

Sektor perdagangan di desa ini diberdayakan melalui sektor ayam potong, di hampir sebagian wanita mulai dari jam 21.00 Wita hingga subuh sudah mulai bangkit tidur untuk sekedar begadang untuk bekerja di pemilik ayam potong.

Saat ini aku akan menceritakan pengalaman sejarah dari desa ini dan kebetulan aku lahir di desa tercinta ini. Alkisah berdasarkan dongeng orang tua, bahwa desa ini ada dan lahir dari dongeng ijab kabul antara orang Sakra (Lombok Timur) dan Sembalun (Lombok Timur) hal ini dibuktikan dengan adanya pemakan umum orang Dasan Lekong yang di sebut kubur Daye (Makam Selatan) merupakan bekas pemakaman umum orang Sakra.

Pada sebagian dongeng di kisahkan bahwa di kantor desa Dasan Lekong tumbuhlah pohon Lekong (Kapuk) yang sangat besar, sehingga bila dilingkarkan tangan di pohon tersebut tidak sanggup dijangkau oleh 5 orang dewasa, maka dari sinilah awal muassal dinamakannya desa Dasan Lekong.

Di desa ini juga ada situs makam yang sangat dikeramatkan yaitu makam Anaq Iyoq (Anak Piatu) konon disini sering dijiarahi oleh masyarakat untuk mencari syarat baik untuk penyembuhan dan sebagainya. Kubur Anak Iyoq (Anak Piatu) secara sejarah tidak ada yang tahu kapan pemakaman umum ini dibuka, hanya melalui dongeng orang renta bahwa makam ini sudah ada semenjak masa pendudukan Jepang di Indonesia (Lombok).
Sumber http://catatanlombok.blogspot.com

- Desa Dasan lekong merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Lombok Timur, Letaknya berada di daerah Kecamatan Sukamulia, Kode Pos 8...
Ha Njo Dolan Sabtu, 18 Mei 2019
Travel Agent Penyedia Info Wisata

- Jalan-jalan ke pulau Lombok, belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Lombok yang siap memanjakan pengecap anda. Pulau Lombok mempunyai banyak sekali macam masakan khas yang harus dicicipi oleh para traveler yang mengunjunginya. Makanan khas Pulau Lombok terkenal dengan ciri khas rasa pedas, karna kebanyakan Masyarakat di lombok mengakibatkan cabai Rawit sebagai materi dasar setiap sajian masakan mereka.

1. Ares

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat


Ares adalah sayur khas masakan lombok yang terbuat dari pohon pisang muda. Pisang yang dipakai yaitu pohon pisang kapok. Dengan memakai bumbu khas, ares menjadi sayur yang wajib anda nikmati kalau berkunjung ke Lombok. Dulunya ares hanya sanggup dinikmati adalam acara-acara susila saja. Akan tetapi, kini anda sanggup menikmati ares di warung-warung makan di Pulau Lombok.

2. Kelaq Batih

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Kuliner khas Lombok satu ini sudah jarang ditemukan di restoran atau rumah makan di Pulau Lombok.  Bahan utama kelaq batih yaitu biji buncis yang sudah renta dicampur dengan daun singkong muda. Kekhasan rasa dari kelaq batih terletak pada bumbu rempah-rempah yang dipakai atau kalau dalam bahasa sasak disebut ragi beleq.
Ragi beleq terdiri dari merica, ketubar, jahe,lengkuas, sedikit kencur, cengkeh, cabai merah, bawang merah, bawang putih, terasi, garam, dan penyedap (opsional).
Cara memasak kelaq batih cukup praktis yaitu dengan merebus biji buncis yang sudah renta hingga empuk. Masukkan bumbu yang terlebih dahulu sudah ditumis. Menumis bumbu sebaiknya memakai minyak kelapa semoga aroma dan rasanya lebih sedap. Selanjutnya masukkan daun singkong. Tunggu hingga daun singkong matang, kemudian hidangkan bersama nasi hangat.

3. Sate Bulayak

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Sate bulayak adalah kuliner khas Pulau Lombok yang terdiri dari sate dan bulayak. Bulayak mempunyai tekstur menyerupai ketupat, tetapi dengan bentuk bundar memanjang. Keunikannya yaitu bungkus bulayak bukan dari daun pisang atau daun kelapa melainkan dari daun aren. Kekhasan sate terletak pada bumbu yang digunakan.
Sate biasanya memakai bumbu kacang, tetapi sate bulayak menggunakan bumbu khusus yang dimasak dengan adonan santan kental dan kemiri. Sate bulayak sanggup anda temukan di sepanjang jalan udayana kota Mataram, di Taman Hutan Suranadi Lombok Barat, di Pantai Senggigi Lombok Barat.

4. Nasi Puyung
 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Nasi puyung merupakan nasi campur dengan kekhasan rasa pedas level tinggi. Satu porsi nasi puyung terdiri atas nasi putih, sambal daging, biji kedelai goring, kentang goreng kremes, dan sambal. Keunikan rasa nasi puyung terletak pada sambal pedas dengan bumbu khas suku sasak. Nasi puyung sanggup anda nikmati di desa puyung kabupaten Lombok Tengah. Jika tidak sempat ke sana, anda sanggup menikmati nasi puyung di warung nasi puyung yang ada di depan Bandara Internasional Lombok.

5. Nasi sukaraja

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Nasi sukaraja adalah nasi campur yang hanya sanggup ditemukan di desa Sukaraja, Ampenan, kota Mataram. Satu porsi nasi campur terdiri dari banyak sekali macam lauk yang sanggup anda pilih. Menu khas suku sasak yang membedakan yaitu adonan olah-olah. Olah-olah merupakan sayuran yang dimasak dengan bumbu khusus dan dikasi santan kental.
Nasi sukaraja sangat disukai alasannya yaitu masih mempertahankan cara memasak tradisonal memakai tungku tanah dan kayu bakar. Cara masak tersebut sangat mensugesti rasa dan aroma masakan.

6. Sate Tanjung

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Sate tanjung merupakan sate ikan dengan rasa yang sangat nikmat. Bumbu yang dipakai yaitu bumbu khas dengan rasa pedas manis. Sate tanjung disajikan bersama lontong, urap sayur atau pelecing kangkung. Keunikan dari sate tanjung yaitu penyajiannya di atas opak yang terbuat dari singkong. Sate ini sanggup ditemukan di tempat tanjung, Lombok Utara.

7. Pelecing kangkung.

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Pelecing yaitu kuliner khas masyarakat Lombok yang terbuat dari kangkung khas Lombok. Kangkung Lombok memiliki tekstur yang agak besar. Rasa kangkung Lombok berbeda dengan kangkung di luar. Cara pembuatan pelecing yaitu dengan merebus kangkung hingga matang dan di suir-suir memanjang. Setelah itu dicampur dengan sambal tomat yang pedas. Bumbu sambal tersebut yaitu cabai rawit merah, tomat, garam, penyedap, terasi Lombok, dan perasan jeruk purut. Rasa terasi Lombok yang menciptakan rasa sambal pelecing sangat nikmat disantap bersama nasi putih.
Pelecing sanggup anda nikmati di sebagian besar rumah makan di Pulau Lombok tapi untuk wilayah kota Mataram anda sanggup mencoba pelecing di Jalan Majapahit. Menurut saya, rasa pelecing di sana sangat nikmat dengan sensasi pedas yang sulit anda lupakan.

8. Kelaq Sebie

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Sebie dalam bahasa sasak Lombok artinya cabe. Kelaq sebie merupakan masakan khas Lombok yang paling pedas alasannya yaitu materi utamanya yaitu cabai rawit hijau. Untuk memasak kelaq sebie kita membutuhkan cabai rawit hijau sekitar satu kilogram. Cabe rawit hijau dipotong-potong semoga rasa pedasnya keluar. Bumbu yang dipakai yaitu bawang merah, bawang putih, terasi, garam, penyedap (opsional) dan santan kental.
Selain cabai rawit hijau, kelaq sebie akan terasa sangat sedap kalau ditambahkan ikan tongkol, terong, kacang panjang. Cara memasaknya sangat praktis yaitu dengan memasukkan semua materi dan bumbu kemudian dimasak hingga matang. Kelaq sebie terasa lebih mantap kalau dimasak lebih usang hingga kuah santannya tersisa sangat kental.

9. Ayam Taliwang

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Ayam taliwang adalah salah satu kuliner Lombok yang sudah sangat terkenal. Ayam utuh yang dilumuri bumbu khas kemudian dibakar atau digoreng. Ada banyak restoran ayam taliwan yang sanggup anda temukan terutama di wilayah saying-sayang kota Mataram. Sepanjang jalan berderet restoran ayam taliwang di wilayah ini.

10. Sate rembige
 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Sate rembige memiliki kekhasan rasa bumbu yang kuat. Ada tiga pilihan sate yang sanggup dinikmati yaitu sate hati sapi, sate daging, dan sate pusut. Sate rembige disajikan bersama lontong. Anda sanggup menikmati sate ini di wilayah rembige, kota Mataram.

11. Kelaq Lebui

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Lebui kelaq pangkes atau ada yang menyebutnya lebui kelaq sebie yaitu biji kedelai hitam yang dimasak dengan bumbu kuah asam. Rasa pedas dan asam sangat nikmat kalau makan dengan nasi hangat. Bisa anda nikmati di warung-warung makan di pulau Lombok.

12. Beberuq terong
 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Terdapat dua versi beberuq terong yaitu ada yang memakai terong bundar mentah da nada yang memakai terung panjang yang dibakar. Terung mentah yang di iris kecil-kecil,kemudian dicampur dengan sambal tomat pedas. Jika memakai terong bakar, sehabis agak hambar terong bakar tersebut di suir-suir memanjang. Bumbu yang dipakai sama dengan bumbu pelecing. Hampir semua warung makan di Pulau Lombok menyediakan beberuq terong.

13. Ikan bakar pantai nipah.

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Ikan Bakar pantai nipahkuliner lombok ketika mengunjungi pantai-pantai di Lombok. Menikmati ikan bakar sambil melihat keindahan pantai nipah yaitu hal yang dilarang anda lewatkan kalau ke Pulau Lombok. Sepanjang jalan dari bukit malimbu hingga pantai nipah akan anda temukan para penjual ikan bakar. Biasanya ikan bakar disajikan bersama nasi, pelecing, dan beberuk.

14. Kelaq Kelor

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Kelor merupakan sayuran yang sangat enak bila dimasak sebagai sayur bening. Mungkin di tempat lain sulit menemukan masyarakat yang memakan daun kelor alasannya yaitu biasanya dipakai ketika memandikan mayat. Akan tetapi, bagi masyarakat Lombok sayur kelor menjadi salah satu sayuran khas yang sering dimakan bersama nasi putih dan sambal terasi khas Lombok. Di Lombok timur terdapat warung makan kelor yang senantiasa menyajikan kelaq kelor sebagai sajian utamanya.

15. Aneka jajanan khas Lombok

 belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Sasak Lombok : Aneka Kuliner Memikat Lidah dan Sangat Nikmat

Aneka jajan tradisonal khas Lombok seperti kelepon, ore, banget, lempok, lupis, serapat, dll yaitu pilihan cemilan yang sanggup anda nikmati di Pulau Lombok. Jajan tradisonal sanggup ditemukan disemua pasar tradisonal di Pulau Lombok. Lebih lengkap wacana jajanan khas lombok, lihat pada postingan 8 jajanan khas Lombok.

16. Nasi Kotaraja

Sekilas memang tidak ada yang Istimewa dengan hidangan nasi Kotaraja, tapi jangan salah, kalau anda pernah merasakan rasa khas dari nasi kotaraja, anda niscaya oke dengan pernyataan, Nasi Kotaraja, Menu sederhana tapi kelezatannya Juara. Nasi kuta raja mempunyai ciri khas hidangan lauk berupa “jangan rarit” dan “sambal sebie“.

Jangan rarit adalah daging sapi yang dicampur dengan bumbu khas dan dijemur. Setelah itu digeprek dan digoreng. Sambal sebie yaitu sambal yang dibentuk dari cabai rawit hijau, dicampur dengan beberapa bumbu khas lombok yang akan menghasilkan cita rasa yang luarbiasa.
Jika anda ingin menikmati masakan khas kotaraja ini, anda sanggup eksklusif ke desa Kotaraja di Lombok timur. Nasi kotaraja merupakan masakan yang sudah sangat terkenal puluhan tahun kuhususnya didaerah Lombok timur. Bagi para pencinta kuliner, nasi kota raja wajib anda masukkan kedalam list perjalanan masakan anda.



Sumber http://catatanlombok.blogspot.com

- Jalan-jalan ke pulau Lombok, belum lengkap kalau tidak merasakan banyak sekali macam Kuliner Lombok yang siap memanjakan pengecap anda. ...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata

- Salah satu jajanan tradisional khas Lombok yang banyak disukai setiap warga yang tiba berlibur atau sekedar jalan sore di pantai Kota Tua Ampenan ialah serabi, merupakanan jajanan tradisional Lombok yang dibentuk dari beras ketan dengan cara dibakar.

Salah satu jajanan tradisional khas Lombok yang banyak disukai setiap warga yang tiba be Serabi Lak-Lak Lombok, Kuliner Penggugah Selera
Serabi Lak-Lak Lombok
 Jajanan special suku sasak ini sudah sangat terkenal, mempunyai cita rasa yang khas berbahan gabungan tepung beras yang dimasak memakai sejenis daerah pembakaran dari tanah liat menambah nikmat rasa dari gabungan ini.

Sangat cocok dijadikan kudapan bersama sahabat, keluarga atau sobat sambil duduk santai menikmati susana sore maupun sebagai sarapan pagi dengan taburan parutan kelapa muda bercampur gula di atasnya.
Hal lain yang menciptakan jajanan serabi banyak disukai warga, selain rasanya yang yummy dan nikmat, suguhan jajanan serabi juga memakai daun pisang, menambah suguhan serabi menjadi terasa lebih nikmat.
 
Salah satu jajanan tradisional khas Lombok yang banyak disukai setiap warga yang tiba be Serabi Lak-Lak Lombok, Kuliner Penggugah Selera
Serabi Lak-Lak Lombok, Cita Rasa Kuliner Lombok
Nah bagi anda yang mungkin ingin tau dan ingin menikmati nikmatnya jajanan tradisional khas Lombok, serabi sanggup mendapat di pantai Kota Tua Ampenan atau taman Udayana di program care free day setiap ahad pagi, bahkan hampir sanggup ditemui di sekitar area kota selong Lombok timur, kota praya Lombok tengah dan kota-kota yang ada di hampir semua di pulau Lombok tersedia. Dari sisi harga juga cukup murah meriah, untuk sanggup menikmati satu bungkus jajanan serabi, pembeli cukup hanya membayar lima ribu perbungkus, anda sudah sanggup menikmati serabi.



Sumber http://catatanlombok.blogspot.com

- Salah satu jajanan tradisional khas Lombok yang banyak disukai setiap warga yang tiba berlibur atau sekedar jalan sore di pantai Kota Tu...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata

– Lombok Timur,  Desa Suntalangu sebelum menjadi desa, merupakan satu kekadusan dari Desa Ketangga Kecamatan Pringgabaya, yaitu Dusun Batu Basong. Nama ini memang cukup unik dan seringkali mengundang pertanyaan, kenapa dinamakan Batu Basong yang hingga ketika ini dipergunakan sebagai nama dua dusun dalam wilayah Desa Suntalangu?
 merupakan satu kekadusan dari Desa Ketangga Kecamatan Pringgabaya Kenapa dinamakan Desa Batu Basong, Berikut Analisanya, Batu Basong (batu Anjing/Bahasa Sasak Lombok)

Beberapa keterangan yang sanggup dihimpun dari penuturan para tokoh masyarakat dan tokoh adat, didapat legendanya sebagai berikut:
Konon pada masa lalu, Pulau Lombok yakni sebuah kerajaan besar yang berjulukan Kerajaan Selaparang. Kerajaan ini mempunyai beberapa kerajaan bawahan, sehingga daerahnya melipui seluruh daerah Pulau Lombok. Perjalanan kerajaan ini diwarnai oleh dampak dari banyak sekali daerah dan negeri, termasuk dampak dari para pedagang yang tiba dari Makassar dan bahkan Timur Tengah. Karena selain berdagang, para pedagang tersebut juga melaksanakan dakwah untuk menyiarkan agama Islam, sehingga sebagian besar rakyat Kerajaan Selapaang waktu itu sudah memeluk agama Islam, walaupun ada diantaranya yang masih terpengaruh dogma animisme.
Kerajaan Selaparang pernah diinvasi oleh kerajaan tetangga dari pulau Dewata Bali, yaitu Kerajaan Karangasem. Dalam suasana yang tidak menentu, dampak raja Bali ini semakin luas, dilain pihak kekuasaan raja Selaparang terasa semakin terdesak, bersamaan dengan itu penyebaran agama Hindu Dharma juga mempengaruhi dogma rakyat Kerajaan Selaparang.
Raja berfikir, banyak kemungkinan yang bisa terjadi tanpa diduga. Oleh sebab itu, untuk menjaga serangan yang tiba-tiba tiba dari pasukan Raja Bali ke sentra pemerintahan raja Selaparang, maka raja mengajak keluarganya untuk mengungsi meninggalkan kotaraja Selaparang. Karena menganggap pengungsian itu akan memakan waktu yang cukup lama, selain keluarga, raja mengajak serta patih dan pengawal istana, serta membawa pula hewan piaraan dan hewan kesayangan raja menyerupai sapi, kerbau, kucing, anjing dan sebagainya.
Raja menduga bahwa serangan bila terjadi, akan tiba dari arah timur, maka raja mengambil inisiatif untuk mengungsi ke arah barat daya. Beberapa hari kemudian, sampailah raja beserta rombongannya di suatu tempat di tengah hutan yang berbatasan dengan kali/sungai Kokok Desa yang membentang dari utara ke selatan. Pada ketika yang bersamaan sedang terjadi hujan lebat yang menjadikan banjir besar di sungai tersebut. Akibatnya, raja dan rombongan menghentikan langkah perjalanannya sementara waktu. Namun sebab raja atau sultan Selaparang mempunyai kesaktian, maka dia dengan gampang menyeberangkan keluarga dan hewan piarannya melintasi sungai. Satu-satunya yang tidak sanggup diseberangkan (karena najis) yakni seekor anjing (bahasa Sasak : “Basong”), sehingga ditinggalkan sendirian di tengah hutan.
Anjing yang setia itu duduk menanti jemputan dari tuannya, namun rupanya, sebab kesibukan raja mengatur strategi, anjing ini terlupakan. Namun dengan setia anjing ini menunggu dan menunggu tuannya, alhasil sehabis bertahun-tahun duduk menunggu, usang kelamaan alhasil bermetamorfosis batu. Dari insiden itu masyarakat kemudian menandai atau memperlihatkan nama lingkungan hutan dan sekitarnya itu dengan julukan “Batu Basong.” Ini bermula ketika masyarakat setempat menemukan sebuah watu yang bentuknya sangat menyerupai dengan seekor anjing. Konon pada waktu-waktu tertentu watu tersebut terdengar bersuara menyerupai anjing menggonggong, sehingga nama Batu Basong dianggap mempunyai sejarah dan cocok untuk digunakan hingga ketika ini. Karena pengaruhnya yang sudah sangat mengakar pada masyarakat nama Batu Basong tidak gampang diubah dan dilupakan, lebih-lebih masyarakat luar desa lebih mengenal nama Batu Basong untuk menyebut daerah yang berada sempurna di tengah-tengah wilayah Kecamatan Suela.
Bukan tidak mau merubah namanya, bahkan sudah dicoba beberapa kali untuk menghilangkan nama Batu Basong. Pada masa Pemerintahan Aq. Mustiarah (sekitar tahun 1975) misalnya, nama Batu Basong pernah akan diubah dengan mempromosikan nama Batu Ngongkong (Bahasa Sasak yang artinya Batu Menggonggong). Ini didasarkan pada legenda yang menyebutkan watu tersebut pernah terdengar menyerupai bunyi anjing menggonggong. Akan tetapi nama yang dipromosikan tidak bisa menggeser imej masyarakat terhadap nama yang sudah mereka kenal, yakni Batu Basong. Kemudian pada tahun 1979 dimasa Desa Suntalangu dipimpin oleh Plt Kepala Desa Lalu Jalaludin, nama Batu Basong kembali akan diubah. Kali ini nama yang dipromosikan yakni “Batu Kepeng”. Tulisan besar-besar dipampang di pintu masuk desa, yaitu di jembatan Suntalangu dengan goresan pena “Selamat Datang di Batu Kepeng”. Namun lagi-lagi promosi itu tidak sanggup merubah nama Batu Basong.

Sumber http://catatanlombok.blogspot.com

– Lombok Timur,   Desa Suntalangu sebelum menjadi desa, merupakan satu kekadusan dari Desa Ketangga Kecamatan Pringgabaya, yaitu Dusun Bat...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata

- Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur yaitu salah satu desa yang mempunyai sejarahnya sendiri. Disadur dari banyak sekali sumber, para tetua menceritakan perihal desa ini.

 Kabupaten Lombok Timur yaitu salah satu desa yang mempunyai sejarahnya sendiri Cerita Rakyat : Asal Usul Desa Dasan Lekong Lombok Timur, Lukisan Babad Sasak

Pada awalnya dikisahkan bahwa zaman dahuluterjadilah ijab kabul antara orang Sakra dengan orang Sembalun, dari hasil ijab kabul inilah lahirlah tiga orang anak, dengan dua orang putra dan satu orang putri. Seperti halnya masa kanak-kanak ketiga anak tersebut tumbuh dan bermetamorfosis insan remaja dan pada akibatnya mempunyai kehidupannya sendiri.

Lalu mereka bertiga turun gunung dari Sembalun, merka hidup berdampingan satu sama lain, adapaun dari ketiga bersaudara ini menikah dan berkeluarga, yaitu si sulung melahirkan nama dusun "Nyiur Tebel", dan putra yang nomor dua melahirkan dusun "Gubuk Peken dan Gubuk Bongkot", sementara si bungsu melahirkan keturunan berjulukan dusun "Timuq Jero".

 Kabupaten Lombok Timur yaitu salah satu desa yang mempunyai sejarahnya sendiri Cerita Rakyat : Asal Usul Desa Dasan Lekong Lombok Timur, Lukisan Babad Sasak

Awal mula dongeng ini di sajikan melalui penuturan orang-orang bau tanah yang bersumber dari Babad Sasak, yaitu goresan pena bau tanah peninggalan sejarah perihal mereka. Diantara ketiga keturunan tersebut sekarang sudah besar bahkan sudah memisahkan diri yaitu Desa Paok Pampang, dan Desa Nyiur Tebel. dengan perincian menyerupai berikut :

DESA DASAN LEKONG 
1. Kekadusan Dasan Tereng
2. Kekadusan Petak
3. Kekadusan Gubuk Peken
4. Kekadusan Gubuk Bongkot
5. Kekadusan Tojang Bedeng
6. Kekadusan Gelang
7. Kekadusan Pancor Manis
8. Kekadusan Timuq Jero
9. Kekadusan Gubuk Bangket

DESA NYIUR TEBEL
1. Kekadusan (Lingkungan) Nyiur Tebel
2. Kekadusan Kepah Jati
3. Kekadusan Otak Desa
4. Kekadusan Kebon Montong

DESA PAOK PAMPANG
1. Kekadusan Paok Pampang Barat
2. Kekadusan Paok Pampang Timur
3. Kekadusan Bagik Pituq
Sumber http://catatanlombok.blogspot.com

- Desa Dasan Lekong, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur yaitu salah satu desa yang mempunyai sejarahnya sendiri. Disadur dari bany...
Ha Njo Dolan