Ads

Ads
Menu
Results for "Wisata Keluarga"
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Kabupaten Gianyar, Bali mempunyai berbagai obyek wisata yang menarik dan salah stunya yang tak boleh anda lewatkan ketika berada dikawasannya ialah Pura Samuan Tiga. Tempat wisata ini sempurna berada di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, provinsi Bali, Indonesia. Menurut sejarahnya, bahwa Pura Samuan Tiga ialah sebagai tempat memuja kekuatan alam oleh nenek moyang masyarakat setempat.

Maka dari itu pura ini tergolong banguanan yang sudah tua, dari gosip yang didapatkan menyampaikan dibangun pada masa pra-sejarah. Dalam prosesnya melewati perjalanan sejarah yang begitu panjang jadi tak menutup kemungkinan ada sebagaian dari informasinya yang belum terpecahkan.

Dirilis dari salah satu halaman dalam lontar Tatwa Siwa Purana, bahwa pembangunan Pura Samuan Tiga dilaksanakan pada masa pemerintahan Prabu Candra Sangka sekaligus membangun pura Penataran sasih dan ilen-ilen ( hiburan ) tarkala piodalan, mulai dari nampiyog nganten, sanghyang jaran nglamuk beha ( menginjak bara ), mapalengkungan siyat pajeng, pendet dan siyat sampian yang mempunyai tujuan untuk menghilangkan sehananing leteh dan juga membersihkan diri.

Setelah diteliti lebih lanjut nama dari Prabu Candra Sangka tidak ada dalam sejarah pada dikala raja-raja yang ada di Bali. Tetai  ada pada Candrabhayasingha Warmadewa yang tertulis didalam prasasti di Pura Sakenan Manukaya Tampak Siring, yang mana berisikan ihwal sejarah pembuatan pemandian tirta di Air Hampul atau populernya dengan sebutan Tirta Empul.

Sumber-sumber gosip ihwal sejarah tersebut tentunya sangat penting untuk mengetahui lebih akurat akan sejarah-sejarah pura yang dibangun di seluruh pelosok Pulau Bali. Ini dikarenakan setiap berdirinya pura tertentu niscaya ada sejarahnya, prasasti maupun purana yang mencatat ihwal asal muasal ceritanya.

Jikalau yang dimaksud dalam lontar Tatwa Siwa Purana tersebut tak lain ialah Candra Bhayasingha Warmadewa tau nama lain dari Prabu Candra Sangk, maka sanggup dipastikan pebangunan Pura Samuan Tiga ini sejaman dengan pembuatan Tirta Empul yang tak lain dibangun atau dibentuk pada era ke-10.

Semasa itu dibangunla Pura Gunung ( Pura Tirta Empul di Tampaksiring ), oh iya Guys Pura Penataran ialah nama lain dari Pura Samuan Tiga, dan yang satunya lagi dibangunlah pura yang berjulukan Pura Segara. Kelebihan dari Pura Samuan Tiga ini berlokasi dilingkungan pedesaan yang mana mempunyai nuansa alam yang masih sangat asri dan alami.

Pura Samuan Tiga atau Pura Penataran merupakan situs cagar budaya, sehingga sanagat cocok bagi anda yang menyukai  wisata yang berbau wisata sejarah. Selama di kawasannya anda akan di suguhi dengan udara nan begitu sejauk, jadi berlama-lama berwisata disini ialah aktivitas yang sering dilakukan oleh pengunjungnya.

Didalam tempat Pura Samuan Tiga mempunyai 7 mandala atau halaman dengan ketinggian yang berbeda-beda, nama dari ke-7 halaman tersebut ialah Mandala Jaba, Penataran Agung, Duur Delod, Beten Kangin, Batan Manggis, Samenggen serta Mandala Jeroan.

Lokasi Pura Samuan Tiga berada di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.


Dibawah ini masih ada banyak lagi obyek wisata yang pastinya menyenangkan untuk anda kunjungi, yakni masih berada di kabupaten Gianyar tentunya. Yuk Guys baca selengkapnya :

Goa Gajah Gianyar - Wisata Unik & Menarik


Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Kabupaten Gianyar, Bali mempunyai berbagai obyek wisata yang menarik dan salah stunya yang tak boleh anda lewatkan ketika berada dikawa...
Ha Njo Dolan Jumat, 17 Mei 2019
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Sob !!! di Pulau Bali tak hanya ada pura yang unik-unik hlo, nah jikalau anda liburan di Kabupaten Gianyar ada suatu obyek wisata yang sangat di sayangkan jikalau tak mengunjunginya. Sudahkah anda mengunjungi Candi Tebing Tinggallinggah ? Yak candi memang persis dengan namanya yang mana keberadaannya di tebing sebuah sungai.

Sangat unik tentunya, pastinya bagi anda yang mempunyai jiwa ingin tau tak akan menyia-nyiakan kesempatan jikalau berlibur ke Bali bukan ? Candi Tebing Tinggallinggah merupakan situs purbakala yang gres beberapa tahun kemudian ditemukan yang tak lain yaitu spesialis purbakala berkebangsaan Belanda ( Krijsman ).

Situs bersejarah ini kaya akan nilai historis dan filosofis yang tepatnya terletak di sebuah tebing Sungai Pakerisan, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Krijsman menemukan bangunan ini tatkala Ia melaksanakan sebuah penyelidikan terhadap sebua bangunan kecil yang ketika itu hanya dianggap bangunan gapura pada umumnya oleh warga setempat.

Pembaca ingin tau ? Nah, jikalau ingin melihatnya secara eksklusif terlebih dahulu anda harus menuruni tangga sebelum akibatnya hingga ke lokasi Candi Tebing Tinggallinggah. Selama perjalanan anda akan dihibur dengan pemandangan alam nan menawan berupa hamparan sawah terasering khas Bali.

Semilir angin pesawahan menciptakan siapa saja akan mencicipi suasana pedesaan yang begitu asri dan memberi ketenangan tersendiri, hal ini tentunya cocok bagi anda yang ingin merefrsh diri dari hiruk piruk keremaian kota. Hijaunya hamparan persawahan yang luas begitu menajubkan tak luput untuk dijadikan spot berselfie para pengunjungnya.

So jangan hingga lupa bawa alat foto ya Guys, oh iya Candi Tebing Tinggallinggah mempunyai 2 seni pahat yang dipisahkan oleh tebing yang berseberangan. Ke-2 seni pahat tersebut dipisahkan oleh fatwa sungai Pakerisan yang mana di tiap masing-masing dinding terdapat bentuk candi dan juga sejumlah cerukan yang berbeda.

Seperti yang sudah dikatakan tadi, bahwa sebelumnya warga desa setempat hanya menganggapnya sebagai sebuah bangunan gapura masuk. Anggapan itu kemudian berbalik 100% sesudah dilakukan penggalian sehingga di temukan sebuah tangga menuju keatas. Tak Cuma itu saja hlo Guys, di sebelah kanan bangunan tersebut juga didapati gapura yang lebih besar dengan kondisi sebagian telah runtuh.

Dan kerennya lagi pada serpihan belakang gapura itu ada sebuah halaman yang dindingnya terpahat  dua buah candi. Sementara pada dinding sebelah kiri gapura terdapat bangunan biara yang pembangunanya belum rampung, kemungkinan besar dari hasil penelitial hal tersebut ditinggalkan disebabkan oleh adanya musibah berupa gempa bumi.

Hasil penelusuran sanggup disebutkan sudah ditemukan sebanyak 7 cerukan dan juga 3 lingga yang berlambangkan “Trimurti” atau Dewa Utama ( Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Siwa ). Jika diamati dengan teliti, dulunya cerukan tersebut merupakan daerah untuk semedi / bertapa.

Alamat lengkap Candi Tebing Tinggallinggah berada di Dusun Tegallinggah, Kecamatan Bedulu, Kabupaten Gainyar, Provinsi Bali, Indonesia.

Dibawah ini ada obyek wisata di Kabupaten Gianyar yang mungin sanggup anda jadikan aktivitas wisata selanjutnya, yuk baca tentunya daerah wisata ini tak kalah serunya hlo Guys !!!

Museum Purbakala Gianyar ( Museum Gedong Arca )




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Sob !!! di Pulau Bali tak hanya ada pura yang unik-unik hlo, nah jikalau anda liburan di Kabupaten Gianyar ada suatu obyek wisata y...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Pariwisata Bali menyuguhkan nuansa yang berbeda dengan kawasan wisata di kawasan lain, alasannya yaitu itulah tak sedikit wisatawan domestik hingga mancanega menjadikannya tujuan utama ketika berlibur. Persis dengan namanya, Museum Purbakala yaitu kawasan yang emgoleksi beaneka benda-benda cagar budaya dari masa prasejarah hingga masa sejarah.

Yang tak lain kesemua benda-benda yang dikoleksi tersebut merupakan dari hasil pelestarian di wilayah Bali sendiri. Museum Purbakala berdiri kokoh diatas tanah seluas 5.165 meter yang mana terbagi menjadi tiga halaman yaitu halaman luar, halaman tengah, dan halaman dalam. Selai itu juga terdapat sembilan wantilan di halaman yang difungsikan sebagi ruang pertemuan.

Sementara halaman tengah yaitu kawasan untuk menyimpan serta memajang benda-benda purbakala yang menjadi daya tarik uatama dari Museum Purbakala ini. Benda-benda mulai dari sejarah dan prasejarah lengkap tersimpan rapi yang dibagi menjadi dua kelompok sebagai mana didasarkan pada waktu atau asal muasal terciptanya diantaranya yaitu zaman kerikil hingga zaman perunggu, serta zaman sejarah dari era ke VIII - XV Masehi.

Sejarah wacana berdirinya Museum Purbakala berawal dari gagasan mantan Kepala Dinas Purbakala Bali ( Prof. Dr Rd Soejono dan Drs Soeharto ) untuk memamerkan benda-benda cagar budaya yang berhasil dilestarkan oleh Jawatan Purbakala pada tahun 1950 dan berhasil di berdiri antara tahun 1958-1959. Museum Purbakala resmi dibuka oleh Dirjen Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI pada tanggal 14 September 1974.

Benda-benda purbakala yang dimiliki Museum Purbakala atau Museum Gedong Arca ini terancam hilang yang disebabkan lantaran dibeli oleh wisatawan gila sebagai cendera mata dan barang koleksi. Hingga kini, tercatat jumlah koleksi yang berhasil dikumpulkan mencapai 3.000 buah yang mana merupakan hasil temuan, pembelian dari kolektor, dan milik eksklusif yang lalu diserahkan ke pihhak museum.

Adapun banyak sekali akomodasi pokok yang dimiliki Museum Purbakala guna memberi kenyamanan pengunjungnya yakni area parkir yang luas, kamar mandi, serta toilet. Berkunjung ke museum ini sangat sempurna bagi mereka yang ingin mengulas wacana sejarah peradaban Bali dari masa ke masa.

Lokasi Museum Purbakala berada di Jalan Raya Tampak Siring, Desa Bedudu, Kecamatan Blahbatu, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.


Yuk baca juga obyek wisata lainnya yang ada di Kabupaten Gianyar yang tak kalah menariknya di bawah ini :

Puri Agung Gianyar – Info Wisata Bali


Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Pariwisata Bali menyuguhkan nuansa yang berbeda dengan kawasan wisata di kawasan lain, alasannya yaitu itulah tak sedikit wisatawan do...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Sob !!! di Pulau Bali tak hanya ada pura yang unik-unik hlo, nah jikalau anda liburan di Kabupaten Gianyar ada suatu obyek wisata yang sangat di sayangkan jikalau tak mengunjunginya. Sudahkah anda mengunjungi Candi Tebing Tinggallinggah ? Yak candi memang persis dengan namanya yang mana keberadaannya di tebing sebuah sungai.

Sangat unik tentunya, pastinya bagi anda yang mempunyai jiwa ingin tau tak akan menyia-nyiakan kesempatan jikalau berlibur ke Bali bukan ? Candi Tebing Tinggallinggah merupakan situs purbakala yang gres beberapa tahun kemudian ditemukan yang tak lain yaitu spesialis purbakala berkebangsaan Belanda ( Krijsman ).

Situs bersejarah ini kaya akan nilai historis dan filosofis yang tepatnya terletak di sebuah tebing Sungai Pakerisan, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Krijsman menemukan bangunan ini tatkala Ia melaksanakan sebuah penyelidikan terhadap sebua bangunan kecil yang ketika itu hanya dianggap bangunan gapura pada umumnya oleh warga setempat.

Pembaca ingin tau ? Nah, jikalau ingin melihatnya secara eksklusif terlebih dahulu anda harus menuruni tangga sebelum akibatnya hingga ke lokasi Candi Tebing Tinggallinggah. Selama perjalanan anda akan dihibur dengan pemandangan alam nan menawan berupa hamparan sawah terasering khas Bali.

Semilir angin pesawahan menciptakan siapa saja akan mencicipi suasana pedesaan yang begitu asri dan memberi ketenangan tersendiri, hal ini tentunya cocok bagi anda yang ingin merefrsh diri dari hiruk piruk keremaian kota. Hijaunya hamparan persawahan yang luas begitu menajubkan tak luput untuk dijadikan spot berselfie para pengunjungnya.

So jangan hingga lupa bawa alat foto ya Guys, oh iya Candi Tebing Tinggallinggah mempunyai 2 seni pahat yang dipisahkan oleh tebing yang berseberangan. Ke-2 seni pahat tersebut dipisahkan oleh fatwa sungai Pakerisan yang mana di tiap masing-masing dinding terdapat bentuk candi dan juga sejumlah cerukan yang berbeda.

Seperti yang sudah dikatakan tadi, bahwa sebelumnya warga desa setempat hanya menganggapnya sebagai sebuah bangunan gapura masuk. Anggapan itu kemudian berbalik 100% sesudah dilakukan penggalian sehingga di temukan sebuah tangga menuju keatas. Tak Cuma itu saja hlo Guys, di sebelah kanan bangunan tersebut juga didapati gapura yang lebih besar dengan kondisi sebagian telah runtuh.

Dan kerennya lagi pada serpihan belakang gapura itu ada sebuah halaman yang dindingnya terpahat  dua buah candi. Sementara pada dinding sebelah kiri gapura terdapat bangunan biara yang pembangunanya belum rampung, kemungkinan besar dari hasil penelitial hal tersebut ditinggalkan disebabkan oleh adanya musibah berupa gempa bumi.

Hasil penelusuran sanggup disebutkan sudah ditemukan sebanyak 7 cerukan dan juga 3 lingga yang berlambangkan “Trimurti” atau Dewa Utama ( Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Siwa ). Jika diamati dengan teliti, dulunya cerukan tersebut merupakan daerah untuk semedi / bertapa.

Alamat lengkap Candi Tebing Tinggallinggah berada di Dusun Tegallinggah, Kecamatan Bedulu, Kabupaten Gainyar, Provinsi Bali, Indonesia.

Dibawah ini ada obyek wisata di Kabupaten Gianyar yang mungin sanggup anda jadikan aktivitas wisata selanjutnya, yuk baca tentunya daerah wisata ini tak kalah serunya hlo Guys !!!

Museum Purbakala Gianyar ( Museum Gedong Arca )




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Sob !!! di Pulau Bali tak hanya ada pura yang unik-unik hlo, nah jikalau anda liburan di Kabupaten Gianyar ada suatu obyek wisata y...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Wisata Bali tak pernah membosankan, disetiap sudut daerahnya selalu ada obyek wisata yang seru untuk di kunjungi. Seperti tempat wisata Dusun Bona Desa Belega di kabupaten gianyar ini mempunyai keunikan tersendiri. Tak sekit para wisatawan berbondong-bondong untuk mengunjunginya mulai dari wisatawan domestik sampai wisatawan mancanegara hlo Guys.

Dilihat dari sejarah pada awal kala ke-17 yang ketika itu yakni masa pemerintahan Dalem Ketut yang mempunyai beberapa patih populer dimana salah satunya yakni Ki Kebo Iwa yang memrintah di daerah Blahbatuh, Gianyar. Dimasa kepemimpinan Ki Kebo Iwa, daerah Blahbatuh dikenal oleh masyarakat luas dengan kesaktian dan kekebalan Ki Kebo Iwa yang mandara guna serta sulit dikalahkan.

Kata Blahbatuh berasal dari dua suku kata yang tak lain yakni “Blah” dan “batu” yang masing-masingnya mempunyai arti rakyat dan kerikil atau kuat. Dari rangkaian 2 suku kata inilah kemudian kata Blahbatuh dimuroti ( diartikan / maknai ) dengan penegrtian suatu rakyat yang mempunyai pemimin yang sangat tangguh, besar lengan berkuasa dan sakti  bernama patih Ki Kebo Iwa.

Jangan beranjak dulu sob alasannya belum membahas problem yang menjadi judul diatas, untuk Desa Belega pada ketika itu daerah daerahnya masih dikuasai oleh kepemimpinan daerah Blahbatuh. Kata Belega juga mempunyai arti tersendiri dan terdiri dari 2 suku kata hlo, yakni Bala dan Aga yang berarti rakyat dan asli.

Masyarakat Desa Belega ini masih menunjukkan ciri khas keaslian penduduknya bahwa yang merupakan penduduk orisinil Blahbatuh. Sebagian besar mata pencaharian warganya sebagai pengrajin beraneka jenis peralatan yang terberbahan baku bambu, kerajinan yang dibuatnya mulai dari kursi, meja, tempat tidur, dan lain-lain yang bertaraf ekspor ke luar negeri.

Sementara kerajinan yang dibentuk oleh masyarakat Dusun Bona pada umumnya menciptakan macam-macam kerajinan berbahan dasar daun lontar. Meskipun begitu hasil kerajinannya tak kalah menarik yang diantaranya yakni  tas, topi, kipas, sandal keranjang, pohon natal, dan barang-barang lainnya yang sangat menarik hati bagi siapapun wisatawan yang melihatnya.

Keseruanmu akan menjadi ketika berwisata di Dusun Bonatak lain ialah masyarakat Dusun Bona ini juga sanagat populer dengan pertunjukan Tari Kecak dengan menceritakan kisah Ramayana. Tak jarang juga pada ketika pertunjukkan Tari Kecak, diiringi dengan pertunjukan Tari Sanghyang Dedari yang ditarikan oleh dua orang gadis yang dirasuki roh ( tak sadarkan diri ).

Pengalaman berlibur semakin berkesan, kareta seusai pertunjukan Tari Sanghyang Dedari simpulan berlanjut dengan pertunjukan Tari Sanghyang Jaran yang mana dilakukan oleh seorang pria yang menari serta membawa bara api di tangan dengan telanjang kaki.

Seru bukan Guys ? tentunya sebelum berkunjung telebih dahulu harus mengetahui lokasinya ya dan obyek wisata nan eksotis penuh dengan keseruan ini berada di Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.

NB : Bona yakni suatu dusun yang daerahnya masih berada di daerah Desa Belega.

Yuk Guys baca juga obyek wisata nan seru Kabupaten Gianyar seru lainnya di bawah ini :

Relief Bitera Gianyar - Bali

Relife Yeh Pulu Gianyar

Puri Agung Gianyar – Info Wisata Bali




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Wisata Bali tak pernah membosankan, disetiap sudut daerahnya selalu ada obyek wisata yang seru untuk di kunjungi. Seperti tempat wisata...
Ha Njo Dolan