Ads

Ads
Menu
Hasil penelusuran untuk 10-destinasi-wisata-di-solo-yang-lagi
Travel Agent Penyedia Info Wisata

10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits, - Selain Jogja, Surakarta atau kota yang lebih dikenal dengan nama Solo ini sudah menjadi magnet wisata tersendiri di Jawa Tengah. Mulai dari wisata alam, wisata buatan, wisata kuliner, hingga banyak sekali wisata budaya yang mengedukasi tersedia lengkap di kota Solo yang ramah ini. Dalam pembahasan kali ini kami akan tampilkan 10 tempat wisata hits di Solo da sekitarnya. Kenapa pakai kata sekitarnya ? Karena tidak semua 20 tempat wisata ini berada dalam wilayah administrative Kota Solo, namun ada yang dari daerah sekitar Solo menyerupai Sragen, Sukoharjo dll. Namun alasannya kedekatannya dengan Kota Solo, orang sudah terlanjur menganggapnya bab dari Kota Solo.

Rangkaian perjalanan wisata di Solo sangat sayang jikalau mengunjungi satu atau dua tempat wisatanya saja. Berikut ini ialah daftar Destinasi Wisata Solo yang sedang ngehits 2018 yang wajib Anda kunjungi untuk liburan seru dan mengasyikkan.

1.    Taman Balekembang

 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits 10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits Cocok Untuk Liburan


Taman Balekembang sangat seru dikunjungi bersama keluarga. Taman seluas 10 hektar ini mempunyai pesona alam yang higienis dan hijau. Taman yang mulau berfungsi semenjak tahun 2008 ini mempunyai suasana yang sejuk dan menenangkan. Taman ini mempunyai dua wilayah, yang pertama yaitu adanya taman Air Partini yang sanggup dipakai untuk bermain dengan menaiki bahtera dan wilayah yang kedua yaitu Hutan Partinah, taman yang dipenuhi bermacam-macam jenis tumbuhan langka. Selain itu, taman Balakembang ini juga sering diselenggarakan banyak sekali jenis kesenian semisal Ketoprak Lesung. Taman ini buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 18.00. Anda sanggup menikmati pesona taman Balekembang ini cukup dengan 12.000 rupiah saja. 

2.    Taman Sriwedari

 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits 10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits Cocok Untuk Liburan



Taman Sriwedari ialah destinasi wisata ngehits di Solo selanjutnya yang menarik untuk dikunjungi di Kota Solo. Taman dengan dongeng sejarah yang tersimpan di dalamnya mempunyai daya tarik tersendiri untuk dikunjungi banyak wisatawan. Taman ini buka setiap hari  dari pukul 10.00 siang hingga 10.00 malam. Cukup dengan uang 10.000 hingga 12.000 rupiah saja Anda sanggup melihat pertunjukkan kesenian wayang yang ada di lokasi taman Sriwedari ini dengan mengusung tema Ramayana dan Mahabarata. Taman ini berlokasi di jalan Slamet Riyadi, kecamatan Laweyan, Sriwedari, Kota Surakarta.

3.    Keraton Surakarta

 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits 10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits Cocok Untuk Liburan



Wajib dikunjungi nih, Keraton Surakarta merupakan sebuah destinasi sejarah yang ada di kota Solo. Berkunjung ke keraton ini, Anda akan melihat banyak sekali peninggalan sejarah zaman dahulu.
Cukup dengan uang Rp. 10.000,- rupiah Anda sanggup menyusuri perjalanan sejarah bangsa Indonesia yang wajib diketahui.

4.    Tugu Lilin Solo

 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits 10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits Cocok Untuk Liburan



Keberadaan Tugu Lilin Solo ini sebagai lambang dari usaha pemuda-pemudi Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Keberadaan monumen ini juga sebagai peringatan 25 tahun berdirinya Boedi Oetomo. Di balik bentuknya yang unik, tersimpan makna yang mendalam dari Tugu Lilin ini. Berdirinya tugu ini sebagai lambang dedikasi dan kobaran semangat dalam memerjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Tugu Lilin ini sanggup Anda temukan di jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo. Tempat ini cocok untuk Anda yang suka berfoto ria. Selain mendapat hasil jepretaan foto yang bagus, Anda juga secara tidak eksklusif menghargai usaha setiap para pejuang yang berjuang memerdekan Indonesia.

5.    Galabo Solo

 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits 10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits Cocok Untuk Liburan


Kepopuleran Solo dengan wisata kulinernya memang tidak diragukan lagi. Di Galobo Solo ini Anda akan menemukan bermacam-macam masakan khas Solo. Galabo Solo ialah tempat berkumpulnya para penjual banyak sekali aneka masakan khas Solo. Ragam jajanan yang disajikan begitu menarik hati untuk dicicipi. Dari mulai jajanan Bakso, Tahu Kupat, Mie Toprak, wedang hingga susu segar sanggup Anda santap di tempat ini. Galabo ini buka setiap hari mulai pukul 17.00 hingga 24.00. Anda sanggup menemukan Galabo Solo di jalan Mayor Sunaryo.

6.    Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu


 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits 10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits Cocok Untuk Liburan


Grojongan Sewu Tawangmangu ialah salah satu destinasi wisata alam yang cukup terkenal di Solo. Air Terjun Grojogan Sewu masuk dalam wilaya administrative kabupaten karanganyar. Jaraknya sekitar 37 kilometer dari sentra kota Solo. Sesampainya di tempat air tejun, Anda akan melewati beberapa anak tangga untuk mencapainya. Perjalanannya cukup melelahkan, tapi hening rasa lelah tersebut akan terbayar lunas dengan nuansa pemandangan yang masih sejuk alami. Air terjun yang jernih yang seakan tak pernah lelah untuk mengalir akan membasuh keringat Anda, keseruan bermain air dan berfoto ria akan Anda dapati di sana

Untuk memasuki area wisata Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu Anda dikenakan tarif sebesar Rp18.000,-. Tapi, untuk wisata ajaib harga tiketnya beda lagi, tarifnya sanggup mencapai 160.000 rupaiah per-orangnya.

7.    Air Terjun Jumog

 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits 10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits Cocok Untuk Liburan



Meskipun keberadaannya terletak di tengah pulau, ternyata Solo mempunyai riam yang menawan dan sayang untuk dilewatkan. Sekitar 40 kilometer dari kota Solo, pesona riam yang menawan ini sanggup Anda temukan. Lokasi Tempat Wisata Jumog berdekatan dengan Lokasi Wisata Grojogan Sewu. Wisata alam ini cocok untuk Anda yang ingin menenangkan diri. Udaranya yang menyegarkan dan panorama alamnya yang elok sanggup Anda dapatkan hanya dengan 5.000 rupiah saja. Cukup murah bukan untuk membayar keindahan pesona alam yang menakjubkan ini.

8.    Pandawa Water World Solo Baru


 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits 10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits Cocok Untuk Liburan


Wisata air yang disuguhkan Pandawa Water World Solo Baru dijamin akan memanjakan liburan Anda. Berbagai macam wahana bermain tersedia di tempat ini. Tempat yang selalu ramai pengunjung ini sanggup Anda kunjungi setiap hari dengan tiket masuknya seharga Rp50.000,- untuk weekday dan untuk weekend  seharga Rp100.000,-. Lokasi dari pandawa Waterworld ialah di Wilayah Sukoharjo jawa Tengah yang juga bersahabat dengan Kota Solo.

9.    Kampung Batik Kauman


 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits 10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits Cocok Untuk Liburan


Berikutnya ialah salah satu destinasi budaya yang terdapat di kota Solo yakni kampung Batik kauman. Untuk Anda pecinta batik, tempat ini wajib dikunjungi. Berkunjung ke tempat ini tidak hanya melihat banyak sekali koleksi batiknya yang bagus, tapi juga Anda sanggup melihat bagaimana cara pembuatan batiknya. Ciri khas dari Batik Kauman ialah mempunyai motif modern dengan warna yang gelap. Produk batik Kauman ini tidak hanya dinikmati wisata lokal saja tapi banyak sekali wisata ajaib pun banyak yang berlangganan membeli batik Kauman. Jangan salah, harga batik di Kampung Batik Kauman sanggup mencapai jutaan rupiah, harga yang fantastis dan sebanding dengan proses pembuatan batik tersebut.

10.     Museum Manusia Purba Sangiran


 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits 10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits Cocok Untuk Liburan


Museum ini sudah sangat terkenal di Solo. Museum Manusia Purba Sangiran merupakan salah satu wisata sejarah yang ada di Sangiran, Sragen Jawa Tengah.  Museum ini cocok untuk liburan Anak bersama keluarga. Di museum ini, Anda akan menyaksikan banyak sekali fosil insan purba yang telah berumur hingga ratusan ribu tahun. Benar-benar pemandangan yang langka. Sekitar 13.000 koleksi fosil insan purba terdapat di museum ini. Tak heran jikalau museum ini dikategorikan sebagai museum insan purba terlengkap se-Asia. Tidak hanya fosil insan purba yang Anda temukan di tempat ini, banyak sekali fosil lainnya pun seperi fosil hewan, tumbuhan, batu-batuan serta alat-alat yang dipakai para insan purba sanggup Anda temui di tempat wisata ini.

Itulah 10 destinasi wisata di Solo yang lagi hits, Segera tentukan wisata Solo yang mana yang akan Anda singgahi terlebih dahulu
Sumber http://tempatwisatadaerah.blogspot.com

10 Destinasi Wisata di Solo yang Lagi Hits, - Selain Jogja, Surakarta atau kota yang lebih dikenal dengan nama Solo ini sudah menjadi magne...
Ha Njo Dolan Kamis, 16 Mei 2019
Travel Agent Penyedia Info Wisata

 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi 7 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi
Kota Solo merupakan nama sebutan dari Kota Surakarta, yaitu salah satu Kotamadya yang berada di Jawa Tengah bab selatan. Nama Solo tentu sudah tidak absurd lagi di indera pendengaran kita. Solo sangat diidentikan dengan bakso atau mie ayam solo. Kota Solo atau sering juga disebut Surakarta menjadi salah satu tujuan wisatawan dari banyak sekali wilayah di Indonesia dan Dunia. kota Solo ramai dikunjungi orang-orang yang dalam perjalanan menuju kota lain untuk singgah beristirahat sejenak. Selain untuk tempat singgah, Solo juga mempunyai tempat wisata yang menarik. Apa saja 7 tempat wisata di Solo yang menarik dan wajib Anda kunjungi?

1. Pandawa Water World Solo Baru

Pandawa Water World Solo Baru ialah sebuah wahana wisata air yang sudah menjadi salah satu tempat wisata di Solo yang populer, wahana air yang satu ini mengatakan akomodasi air yang sanggup dibilang lengkap serta Berlokasi di Jalan Cernara Raya Solo Baru. Harga tiket masuk Pandawa Water World Solo Baru ialah 80.000 Rupiah pada hari Senin hingga dengan Jumat dan 100.000 Rupiah pada hari Sabtu dan Minggu. Wahana ini buka pukul 10.00 - 18.00 ( Senin - Jumat ) sedangkan 08.00 - 18.00 ( Sabtu, Minggu, dan Hari Libur ). Ada banyak sekali wahana bermain disini, Anda dan keluarga niscaya akan betah berlama-lama disini. Wahana ini memang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berabgai wilayah di Indonesia
 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi 7 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi


2. Taman Balekambang

Taman Balekambang ialah tempat wisata di Solo yang sering dipakai untuk mengisi waktu ketika liburan tiba, taman ini mempunyai luas sekitar 10 Hektar yang terletak di Jalan Ahmad Yani ini  mempunyai Taman Air Partini yang dipakai untuk permainan bahtera dan Hutan Partinah yang mempunyai koleksi banyak sekali jenis tanaman langka. Taman ini sanggup menjadi tempat untuk bermain keluarga, lokasinya bersih, hijau, asri dan akan menciptakan pikiran menjadi fresh
 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi 7 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi


3. Keraton Surakarta

Keraton Surakarta ialah tempat wisata tempat Solo yang dibangun pada Tahun 1745 oleh Pakoe Boewono II, berwisata sekaligus mencar ilmu sejarah sanggup Anda lakukan di Keraton Kasunanan Surakarta. Keraton ini menjadi saksi sejarah bangsa kita dari zaman dahulu hingga sekarang, Untuk tiket masuknya Anda harus membayar Rp. 10.000 dan Anda sanggup menikmati banyak sekali benda-benda peninggalan sejarah didalamnya dan juga berfoto dengan prajurit penjaga Keraton Surakarta
 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi 7 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi


4. Taman Sriwedari

Taman Sriwedari ialah sebuah taman di Kecamatan Lawiyan dan Taman ini menyimpan kisah sejarah yang begitu menempel bagi masyarakat oslo, taman ini merupakan taman yang dibentuk untuk tempat rekreasi keluarga kerajaan. Memiliki akomodasi yang cukup baik menyerupai restoran, stand kerajinan tangan dan gedung wayang menyebabkan taman ini ramai dikunjungi oleh banyak wisatawan lokal maupun absurd dan untuk jam buka di jam 10.00 - 22.00 dengan tiket masuk yang terjangkau yaitu Rp. 3.000
 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi 7 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi


5. Kampoeng Batik Kauman

Kampung ini merupakan salah satu destinasi wisata budaya di Solo yang sangat terkenal dan  salah satu tempat wisata di Solo dalam kategori wisata belanja, Lokasi Kampoeng batik berdekatan dengan Keraton Kasunan Surakarta di sentra kota Solo. Dan Produk-produk dari Kampoeng Batik Kauman sudah terkenal di penjuru dunia. Selain berbelanja, tempat wisata di solo jawa tengah yang satu ini juga memanjakan pengunjungnya dengan mengizinkan siapa saja untuk melihat proses pembuatan batik dari awal hingga final dan Anda juga diperbolehkan untuk mempraktekkan cara pembuatannya sendiri
 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi 7 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi


6. Grojogan Sewu Tawangmangu

Grojogan Sewu Tawangmangu merupakan tempat wisata di Solo kategori wisata alam yang paling terkenal dan Untuk mencapai Tempat Wisata Grojogan Sewu Tawangmangu di Solo hanya membutuhkan perjalan sejauh 37 km di sebelah timur kota Solo, tepatnya di Kabupaten Karanganyar. Harga tiket masuk Grojogan Sewu Tawangmangu ialah 18,000 Rupiah/orang
 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi 7 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi


7. Air Terjun Jumog

Air terjun Jumog merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal di Solo. Berjarak sekitar 40 KM dari kota Solo, Air Terjun Jumog mengatakan wisata alam dengan panorama indah dengan harga yang murah. Tiket masuk Rp. 5.000/orang Anda sudah sanggup menikmati keindahan Air Terjun Jumog dan bermain-main air dibawah penderasan tersebut
 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi 7 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi


Demikianlah info seputar 7 tempat wisata di Solo yang menarik dan wajib Anda kunjungi. Semoga artikel diatas sanggup membantu Anda dalam mencari info tempat wisata Solo dan sekitarnya yang paling Anda minati

7 Tempat Wisata Di Solo Yang Menarik Dan Wajib Anda Kunjungi Kota Solo merupakan nama sebutan dari Kota Surakarta, yaitu salah satu Kot...
Ha Njo Dolan Rabu, 06 Mei 2015
Travel Agent Penyedia Info Wisata

7 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik, - Jika anda ingin mengunjungi Kota Semarang di Provinsi Jawa Tengah dalam waktu dekat, maka anda sanggup mampir ke sebuah Kecamatan yang kaya akan tempat wsiata ini yaitu di Ambarawa. Ambarawa merupakan kota dari sebuah museum kereta api, yang juga menunjukkan beberapa pilihan tempat wisata lainnya, yang tak kalah menarik. Ambarawa ketika ini merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Jika anda melintasi jalur Magelang-Semarang maka anda akan melewati Kota Ambarawa ini. Meskipun hanya sebuah kecamatan kecil di Jawa Tengah, namun nama Ambarawa sendiri sangat familiar bagi warga Jawa Tengah. Hal itu sebab Ambarawa merupakan kota yang sangat bersejarah. Dahulu Ambarawa pernah dijadikan sebagai Ibu kota Kabupaten Semarang yang ketika ini terletak di Ungaran. Pada Zaman Penjajahan Belanda Peran dari Kota Ambarawa juga sangat sentral kerena kota ini dijadikan sebagai jalur penghubung Kota Semarang, Yogyakarta dan Magelang yang ketika itu memakai Kereta Api. Oleh sebab itu Ada banyak tempat bersejarah yang sanggup dieksplor di Kota Palagan ini.

7 Wisata Ambarawa Paling Menarik

Jika anda ingin tau apa saja 7 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik, maka kami akan menjabarkannya di bawah ini.

1. Museum Palagan 

 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik 7 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik


Salah satu tempat wisata Ambarawa yang populer yaitu museum Palagan. Museum ini merupakan salah satu pilihan untuk wisata sejarah favorit yang ada di Ambarawa. Pernah mendengar sebuah pertempuran yang disebut dengan Pertempuran Palagan Ambarawa ? Palagan Ambarawa merupakan pertempuran yang terjadi pada tanggal 12 Desember - 15 Desember 1945. Pada waktu itu Indonesia dikuasai oleh Sekutu sehabis memenangi Perang Dunia II. Namun sebab kegigihan pejuang Indonesia maka Tentara Sekutu yang semula menguasai Magelang sanggup didesak mundur ke Ambarawa. Di Ambarawa inni kemudian TKR dibawah komando Kolonel Soedirman berhasil menghancurkan Tentara Sekutu yang kemudian hari itu, tanggal 15 Desember diperingati sebagai Hari Infanteri. Di Museum Palagan ini disimpan banyak sekali macam peninggalan jaman penjajahan Belanda dan juga Jepang.

2. Museum Kereta Api

 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik 7 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik


Pada masa Penjajahan Belanda, Ambarawa merupakan Kota Militer. Untuk menghubungkan Kota Kota di Jawa Tengah maka dibuatlah Jalur Kereta Api. kota Ambarawa mempunyai peranan yang penting sebab merupakan persimpangan jalur Semarang, Solo dan juga Yogyakarta. Museum Kereta Api ini dulunya merupakan Stasiun Kereta Api yang sebab tidak aktif lagi kemudian dialih fungsi menjadi museum. Di Museum Kereta Api ini pengunjung sanggup melihat bekas bangunan Stasiun Kereta Api peninggalan Belanda dan juga sanggup mencicipi sensasi menaiki kereta uap kuno. Letak museum Kereta Api Ambarawa ini yaitu di Jalan Stasiun No 1 Panjang, ambarawa, Semarang Jawa Tengah.

3. Kampung Rawa 

 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik 7 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik


Kampung Rawa ini merupakan salah satu tempat wisata yang ada di Ambarawa dan juga termasuk salah satu destinasi wisata yang masih tergolong baru. Objek wisata kampung rawa ini ialah komplek perumahan dari sejumlah Pondok Rumah Makan. Bila anda ingin tiba ke tempat ini, anda tidak perlu repot-repot mencarinya, sebab tempat ini terletak di tepi jalan lingkar Ambarawa. Selain itu tempat ini juga mempunyai ciri khas yaitu bangunannya beratap Joglo serta lokasinya berada di tempat sawah dan rawa-rawa sehingga sangat gampang sekali untuk ditemukan. Hal yang menarik dari Kampung Rawa ini yaitu bangunannya yang terapung serta dibangun diatas semacam rakit yang terbuat dari drum plastik bekas. Jika anda tiba ke Kampung Rawa Ambarawa anda sanggup menyantap wisata makanan yang yummy dan juga akan disuguhi pemandangan hamparan perbukitan yang melingkupi tempat rawa.

4. Rawa Pening 

 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik 7 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik


Jika anda tiba ke Kampung Rawa anda sanggup melihat pemandangan indah Rawa Pening ini. Rawa Pening sangat erat kaitanya dengan kota Ambarawa tersebut, sebab kota ini sendiri berasal dari kata Amba yang berarti luas dan juga Rawa. Makara arti dari kota Ambarawa ini yaitu tempat Rawa yang luas sehingga keberadaan Rawa Pening ini sendiri juga selalu dikaitkan dengan sejarah Ambarawa di masa lalu. Jika anda bosan dengan tempat wisata yang itu-itu aja, anda sanggup mengunjungi Rawa yang ada di Ambarawa ini. Agar anda lebih sanggup menikmati obyek wisata Rawa ini, anda sanggup menyewa bahtera untuk berkeliling, kemudian anda juga sanggup melihat tumbuhan eceng gondok yang tertata rapi membentuk suatu contoh yang cantik.

5. Eling Bening

 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik 7 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik


Eling Bening merupakan salah satu tempat wisata gres di Ambarawa yang ketika ini sedang ngehits. Wsata ini bergotong-royong merupakan sebuah resort yang menyediakan kemudahan berupa penginapan dan juga tempat makan di atas perbukitan. Namun belakangan banyak masyarakat yang ingin mencicipi sensasi makan bersama di atas perbukitan dengan melihat pemandangan alam berupa Rawa Pening dan juga persawahan. Fasilitas lain yang juga tersedia di Eling Bening ialah kolam renang dengan air yang sejuk. Jika anda berminat sanggup pribadi saja mengunjungi alamat Eling Bening di Jalan Kartini Tambakboyo, Ambarawa, Semarang Jawa Tengah.

6. Benteng Willem I

 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik 7 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik


Benteng ini mempunyai nama resmi Benteng Fort Willem I atau juga dikenal dengan nama Benteng Pendem Ambarawa. Jika anda melintasi jalur lingkar Mabarawa amka anda sanggup menyaksikand engan terang keberadaan Benteng ini. Benteng ini meruoakan salah satu tempat bersejarah di Kota AMbarawa. menyerupai kami jelaskan di awal artikel bahwa Ambarawa merupakan Kota yang strategis. Pada masa penjajahan Belanda Kota ini mempunyai fungsi yang sangat vital oleh sebab itu penting bagi Belanda untuk membangunBenteng di mabarawa unguk mempertahankannya dari serangan musuh. Benteng ini berlokasi tak jauh dari museum Kereta Api dan dibangun mulai tahun 1834 hingga dengan 1845. Jika anda penyuka tempat-tempat bersejarah aka anda wajib berkunjung ke Benteng Willwm I di Ambarawa ini.

7. Kawasan Bandungan

 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik 7 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik


Tidak hanya wisata sejarah yang ada di Kecamatan Ambarawa, Semarang Jawa Tengah namun wisata alamnya juga sangat memukau. Kecamatan Ambarawa mempunyai salah satu wilayah dengan nama Bandungan. Di Kawasan bandungan yang berhawa sejuk ini banyak menyimpan tempat wisata yang sangat memukau. Tempat wisata yang ada di Kawasan Bandungan diantaranya ialah Pasar Bandungan, Candi Gedong Songo, New Bandungan Indah Water Park, Umbul Sidomukti, Susan Spa dll. Kami telah membahas wacana Wisata Bandungan di artikel berjudul 10 Obyek Wisata di Sekitar Kawasan bandungan. Anda sanggup membuka link artikel tersebut untuk lebih jelasnya.

Nah, untuk anda yang tertarik mengunjungi 7 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik ini, anda sanggup mengakibatkan artikel ini acuan ketika mau berliburan ke Kota Ambarawa. Sekian, agar bermanfaat.
Baca Juga : Tempat Wisata di Kabupaten Semarang Pilihan
Sumber http://tempatwisatadaerah.blogspot.com

7 Wisata Ambarawa Semarang Jawa Tengah Paling Menarik, - Jika anda ingin mengunjungi Kota Semarang di Provinsi Jawa Tengah dalam waktu deka...
Ha Njo Dolan Kamis, 16 Mei 2019
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Umbul Sidomukti Semarang Dengan Pemandangan Indah dan Kuliner Yang Yummy, - Jika Anda berkunjung ke Semarang, jangan lupa berkunjung juga ke wisata alam ini. Ada aneka macam kemudahan yang disediakan di sini, mulai dari adrenaline games, outbound training, camping ground, taman renang alam, pondok lesehan, pondok wisata, dan meeting room. Untuk kolamnya sendiri terdapat 4 buah, bertingkat, sanggup dipilih menurut kedalaman yang berbeda. Karena objek wisata ini berada di daerah pegunungan, maka air bak renangnya pun benar-benar dingin, namun jernih, dan juga menyegarkan. 

Umbul Sidomukti Semarang Dengan Pemandangan Indah

Umbul Sidomukti Semarang Dengan Pemandangan Indah dan Kuliner Yang Yummy Umbul Sidomukti Semarang Dengan Pemandangan Indah dan Kuliner Yang Yummy



Lokasi Wisata Umbul Sidomukti Semarang


Alamat Wisata Umbul Sidomukti Semarang yaitu di Desa Sidomukti Kec. Bandungan Kab. Semarang.

Rute Umbul Sidomukti dari Semarang

Berangkat dari kota Semarang, ke Solo, Anda akan melewati pom bensin di sisi kiri jalan, “Lemah Abang”, dari pom bensin tersebut belok kanan menuju arah Bandungan. Teruskan perjalanan sampai Pasar Jimbaran. Di sisi kanan ada gang “Sidomukti”. Untuk menuju lokasi jalannya menanjak, di sini Anda sudah sanggup menemukan petunjuk menuju Umbul Sidomukti dengan mudah.

Wisata Adventure Alam Umbul Sidomukti Semarang


Untuk Anda yang bahagia dengan wisata adventure alam, Umbul Sidomukti juga boleh masuk dalam daftar destinasi wisata berikutnya. Baik Anda bepergian bersama keluarga ataupun teman-teman, juga oke. Salah satu wisata alam yang seru dan menantang adrenaline yakni flying fox, panjang lintasannya 110 meter. Jarak ketinggiannya 70 meter. Seperti di video Youtube kebanyakan, saat Anda memakai flying fox, Anda akan merasa menyerupai terbang, menyeberangi lembah. Kurang lebih menyerupai berpindah dari satu lereng bukit menuju bukit yang ada di seberang, hanya bergantung memakai seutas tali, tentunya dengan helm dan pengaman yang dibutuhkan. Mungkin memang flying fox di Umbul Sidomukti kurang cocok kalau Anda yaitu orang yang takut dengan ketinggian. Gaya yang dipakai yakni gaya telungkup layaknya superman terbang, maupun memakai gaya duduk juga boleh. Untuk tarif karcisnya cukup terjangkau, hanya Rp 15.000,00 saja, uji keberanian dengan harga yang terjangkau. Tentu ini sanggup menjadi pengalaman yang mengasyikkan.

Kuliner Umbul Sidomukti Semarang


Di Umbul Sidomukti Semarang ini juga disediakan kemudahan tempat makan. Menu-menu khas Indonesia disajikan di sini mulai dari tempe, tahu, mendoan, dan lain-lainnya. Kelebihan dari menyantap kuliner di lokasi wisata ini yakni pada pemandangannya. Di mana, Anda sanggup menikmati kuliner dengan lahap sembari menikmati pemandangan pegunungan yang indah dan alami. Harga kuliner yang dijual pun masih masuk akal, tidak terlalu mahal.

Tak jauh dari lokasi Umbul Sidomukti anda sanggup menemui tempat nongkrong yang sedang ngetrend di kalangan anak muda Semarang yaitu Pondok Kopi Umbul Sidomukti. Pondok Kopi Umbul Sidomukti ini memperlihatkan pengalaman minum kopi yang istimewa sebab lokasinya berad di lereng gunung dengan hawa udara yang sejuk serta pemanangan alam yang indah.

Umbul Sidomukti Semarang Dengan Pemandangan Indah dan Kuliner Yang Yummy Umbul Sidomukti Semarang Dengan Pemandangan Indah dan Kuliner Yang Yummy

Penginapan Umbul Sidomukti Bandungan Semarang


Di Umbul Sidomukti juga sudah terdapat beberapa penginapan dan hotel yang siap melayani anda yang berniat meginap di Bandungan. Kaprikornus anda sanggup menikmati suasana malam di Sekitar Kawasan Umbul Sidomukti atau di Bandungan. Rekomendasi Penginapan murah bersahabat Umbul Sidomukti yaitu Hotel Pondok Wisata, Hotel Grand Panorama Bandungan, Hotel Bandungan Homtel Indah dll.
Baca : Wisata Malam Karaoke Bandungan

Harga tiket masuk (HTM) Umbul Sidomukti Semarang


Jika hendak menikmati kemudahan yang disediakan, Anda harus membayar tiket masuk dengan tarif umbul sidomukti yang berbeda-beda, tergantung fasilitasnya dan pada hari apa Anda berkunjung.

Berikut detailnya:
·    Hari Senin sampai Jumat, weekday HTM Umbul Sidomukti yakni Rp 5.000,00 / orang.
·    Hari Sabtu sampai Minggu, weekend HTM Umbul Sidomukti yakni Rp 10.000,00 / orang.

Itu hanyalah harga tiket masuk, kalau ingin menikmati aneka macam wahana permainan yang disediakan Anda harus membayar lagi. Tetapi jangan khawatir, sebab harganya cukup terjangkau. Baik, pribadi saja check detailnya:
·    Marine bridge Rp 7.000,00
·    Flying Fox Rp 12.000,00
·    ATV Rp 15.000,00 untuk weekday, dan Rp 20.000,00 untuk weekend
·    Rapelling Rp 6.000,00
·    Persewaan kuda, per 30 menit Rp 50.000,00

Ada harga paket group dengan minimal 20 orang. Tentunya harga paket group ini lebih ekonomis dibandingkan harga tiket reguler.

Baca Juga :
10 Obyek Wisata di Kawasan Wisata Bandungan Paling Rekomended
12 Tempat Wisata di Kabupaten Semarang Jawa Tengah

Sekian artikel wacana Umbul Sidomukti Semarang Dengan Pemandangan Indah dan Kuliner Yang Yummy, mulai pemandangan indah, ATV, dll! Selamat berlibur.
Sumber http://tempatwisatadaerah.blogspot.com

Umbul Sidomukti Semarang Dengan Pemandangan Indah dan Kuliner Yang Yummy, - Jika Anda berkunjung ke Semarang, jangan lupa berkunjung juga k...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Untuk menutup rangkaian solo trip saya di Batu, saya mengunjungi satu destinasi terakhir yang sanggup dibilang, agak tidak mainstream ya. Karena sepertinya, tempat masih belum se-hits tempat wisata lain di Batu. Tempat tersebut ialah Peternakan Kuda Megastar. And I’m so excited kerana ini pertama kalinya saya main ke peternakan kuda!


Letak peternakan ini deket banget sama Coban Rais/Batu Flower Garden. Paling cuman 10 menitan naik motor. Dan kebetulan jalannya juga searah ke homestay saya. Deket juga dari Kusuma Agrowisata.

Untuk tiket masuk peternakan, saya akui memang agak mahal sih (terlebih bila kemudian  dibandingkan dengan “wahana” dan fasilitias yang ada di sana). Kita perlu merogoh kocek Rp25.000, dan akan menerima 2 tiket. Satu untuk masuk area sebesar Rp10.000 dan satu lagi tiket masuk wahana foto kuda Rp15.000. Kedua tiket ini harus dibeli sepaket, ngga sanggup salah satu. Selain itu, ada harga tiket lain jikalau pengen main Panahan itu Rp10.000, dan untuk naik kuda (4 putaran) Rp50.000. 

Saya pengen coba naik kudanya sih, dan ternyata bayarnya eksklusif ke peternakan (bukan di loket).
Begitu masuk lokasi, tempatnya emang luaas banget sih. Masih banyak tanah kosong. Ada yang lagi bangun-bangun juga. Bisa dibilang, masih belum tepat 100% untuk sebuah tempat wisata. Apalagi waktu saya datang, suasananya sepii banget. Paling pengunjungnya cuman 10 orang. Tapi saya suka sih kalo sepi gini, hehe..

Ada dua “wahana” yang ketika ini jadi highlight di daerah peternakan ini. Selain ya peternakan kudanya sendiri, ada satu lagi, Taman Bunga Matahari yang biasanya jadi spot foto-foto bagi para pengunjung.

Taman Bunga Matahari

Saya coba keliling ke Taman Bunga Mataharinya. Ngga terlalu besar tempatnya. Dan sayangnya waktu saya kesana, ngga banyak bunga yang mekar. Tapi ya, masih aja dipake pengunjung buat selfie-selfie.

Taman Bunga Matahari

Saya kemudian bergerak menuju peternakan kuda yang lokasinya ada di seberang Taman Bunga Matahari. Dari jauh udah keliatan ada lapangan besar dengan pagar di sekelilingnya. Dan ada kuda-kuda yang bebas berlarian di dalamnya. Huhu, I’m so excited! I LOVE animals. Dan ini pertama kalinya saya begitu bersahabat dengan kuda-kuda.

Lapangan Peternakan

Well, di tempat-tempat wisata lain pernah liat sih, kuda yang biasanya dinaiki pengunjung gitu. Tapi ini beda kan, sanggup lihat eksklusif kuda-kuda yang bebas berlarian di peternakannya.

Hello horses!

Saya ketemu bapak-bapak yang jaga peternakannya. Dan beliau-beliau ini baik banget lho. I mean, ya, mungkin mereka dibayar ya. Tapi beliau-beliau ini emang telaten kalo ada pengunjung. Semua pertanyaan-pertanyaan saya wacana per-kuda-an dijawab dengan sabar. Terus dia juga nganterin saya ke dalam bangunan peternakan buat liat-liat bayi-bayi yang so cute.

Aww so cute, baby horse

Bapak-bapak ini juga akan bantuin kita kalo mau foto sama kuda. Yup, kita dibolehin masuk ke lapangan kudanya. Bebas. Nanti kita disuruh pilih mau berinteraksi sama kuda yang mana, kemudian bapaknya bakalan pasang tali pengaman ke kudanya. Dan kita sanggup bebas foto-foto deh. Tapi selalu perhatikan kode bapaknya, biar tetep aman.

Seperti yang paling penting, jangan berdiri di belakang kuda! Kerna bisa-bisa kita kena tendang sama kudanya.  

Saya pun sempat “berkenalan” dengan beberapa kuda di sana. Oiya, jadi di sana ada kayak dua lapangan gitu, dan yang biasanya dipake foto itu lapangan yang ada di bawah. Mungkin sebab kuda-kudanya lebih “friendly”, I dont know. Dan yang di lapangan bawah ini semuanya betina kudanya.

Oke, kuda yang pertama “berinteraksi” dengan saya, namanya Anjani. Saya cuman pegang-pegang dari luar aja sih waktu itu, soalnya masih belum berani masuk. Dan entah kenapa Anjani ini tertarik banget dengan sepatu pengunjung (atau tali sepatunya ya). Beberapa kali mulutnya mau nyaplok sepatu saya.

Hi Anjani

Kemudian, sehabis beberapa saat, saya alhasil memberanikan diri masuk ke lapangan. Soalnya udah ada barengan masuk sama pengunjung lain, hehe.. Si Bapak saya persilakan buat bantu mbak-mbak berdua itu buat foto-foto, sementara saya keliling liat-liat kuda.

Eh tiba-tiba ada seekor kuda kecil (lupa namanya) jalan ngedeketin saya. Waduh, saya galau itu harus lari atau diem atau gimana. Tapi kata si bapak, jikalau kita dideketin sama kuda, disambut aja. Dan ternyata kuda itu jinak banget. Sampe saya elus-elus, bahkan saya ajak selfi! Haha..

Smile!

Setelah mbak-mbak pengunjung tadi selesai foto-fotonya, saya minta bapak buat bantuin saya. Dan saya tertarik dengan, yang kata bapaknya, paling “cantik” di antara kuda yang lain! Namanya Mayoret.

Princess Mayoret

Dari perawakannya, emang keliatan anggun banget sih. Tinggi, tegap, jenjang gitu. Dan attitudenya itu lho, udah kayak princess banget. Saya masih harus agak sedikit “merayu” dan “memaksa” biar dia mau jalan.

Princess Mayoret

Next, saya alhasil memberanikan diri untuk nyobain naik kuda! So excited, tapi deg-degan juga. Dan untuk yang ditunggangin, khusus kuda yang jantan aja ya. Waktu itu saya “partner”-an sama kuda berjulukan Boy. Ulala. Dan selama menunggangi kuda ini, jangan khawatir, kita bakalan dijagain sama stable-boy.

Well, kirain pas naik kuda itu saya cuman tinggal duduk manis, terus kudanya bakal ditarik sama si mas penjaganya, kayak yang di tempat-tempat wisata lain. Tapi ternyata, si mas-nya nyuruh saya buat coba naik kuda sendiri! Wew.

Walking with Boy

Si mas-nya bilang hening aja soalnya si Boy ini kuda yang paling terlatih di antara yang lain. Dia pun ngasih tutorial-tutorial singkat caranya duduk di atas kuda which is harus tegak, kemudian cara pegang tali, dan cara mengendalikan kuda kalo mau jalan cepet, belok, ataupun ngerem.

Akhirnya saya coba lah itu satu putaran, dua putaran, dan sumpah takut banget lho. Tapi awal-awalnya aja sih. Ya secara belum pernah kan. Apalagi saya ngga tegaan sama kudanya, jadi sempat beberapa kali saya ngga sanggup ngendaliin tali kudanya. Si mas nyuruh pegang yang kenceng talinya, dan jangan dibiarin longgar soalnya kudanya bakal berhenti buat makan rumput. Dan ternyata emang bener. Pas saya longgarin pegangannya, eh si Boy malah eksklusif nyemilin rumput. Tapi sayanya ngga tegaan kalo disuruh narik kenceng-kenceng talinya :(

Boy-nya makan

That was a great experience sih. Meskipun agak mehong juga ya Rp50.000. Tapi berhubung waktu itu sepi banget, jadi saya sanggup puas-puasin main kudanya. Normalnya kan 4 putaran. Si mas-nya bilang, udah naik kudanya sampe puas aja.

Bye horsiee

So that was my last destination di solo trip Batu kali ini. Buat temen-temen yang pengen liburan agak anti mainstream, sanggup lho ke Peternakan Kuda Megastar ini. Ya meskipun saya berharap, ke depannya akan dikembangkan lagi sebab lahannya masih luas banget, dan masih sangat sanggup untuk disempurnakan lagi wahana-wahanya.

Sekian. Terima Kasih.



NaraHubung:
Peternakan Kuda Megastar
Dusun Jalibar, Oro-Oro Ombo, Kec. Batu, Kab. Batu Jawa Timur 65311
Open: 08.00-16.30

Sumber http://ferydyan.blogspot.com

Untuk menutup rangkaian solo trip saya di Batu, saya mengunjungi satu destinasi terakhir yang sanggup dibilang, agak tidak mainstream ya. K...
Ha Njo Dolan Rabu, 01 Agustus 2018
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Tak lengkap rasanya bila sudah mengunjungi Candi Prambanan, tapi tidak mampir juga ke "saudaranya": Candi Borobudur. Maka di hari kedua solo trip saya ke Yogya ini, saya meluncur ke Magelang untuk mengunjungi salah satu warisan budaya dunia tersebut.

And here’s where the story begins...



Kamis, 30 November 2017

Sekitar pukul 06.30, saya memacu motor meninggalkan kota Yogyakarta menuju Magelang, Jawa Tengah. Kali ini, saya sendirian saja lantaran sudah berpisah arah dengan @zira_93. Makara selama seharian ini, foto-foto yang ada sebagian besar ialah foto objek. Tanpa ada saya di dalamnya. Hiks.

Yogya pagi itu sudah tidak mengecewakan ramai. Untuk keluar gang penginapan saja, saya harus meliuk-liukkan motor menghindari warga dan barang-barang dagangan di pasar. Anak-anak kecil pun memenuhi jalan untuk berangkat ke sekolah. Hmm, sungguh menyenangkan rasanya di ketika orang lain sedang sibuk sekolah/bekerja, saya sanggup liburan sendiri.

Perjalanan menuju Borobudur, dari penginapan saya, kata GoogleMaps sekitar 1 jam 34 menit (48 km). Kali ini saya benar-benar berhati-hati dalam memilih arah lantaran saya tak ingin lagi kejadian semalam terulang. Tapi untunglah, rute menuju Magelang tidak terlalu banyak percabangan. It was pretty straightforward. Dan overall, it was an enjoyable ride. Kondisi jalannya cukup baik, tanpa banyak lubang, dan cuaca juga mendung-mendung cerah, sehingga tidak panas.

Borobudur entrance

Saya datang di Borobudur sekitar pukul 07.30, and I was so excited lantaran tampaknya belum terlalu ramai pengunjung. Tapi satu hal ya, saya agak galau cari parkiran motor lantaran tampaknya ngga ada tempat parkir yang official. Entah saya yang ngga nemu atau gimana. Pas tanya ke security-nya, saya disuruh parkir di seberang pintu masuk. Ada kayak parkiran motor gitu yang dikelola warga. Makara yah, saya parkir disana.

Ticket counter

Saya bergerak menuju loket penjualan tiket, dan sudah terpampang faktual di sana harga tiket masuk Borobudur untuk remaja ialah sebesar Rp40.000,- dan belum dewasa (di bawah 10 tahun) Rp20.000,-. Tiket sudah ditangan, dan saatnya kita masuk! Namun, untuk menuju candinya, kita masih harus berjalan kaki melewati taman-taman serta menaiki anak tangga.

Information center

The garden

Stairways to the temple

And welcome to Borobudur temple...

The majestic Borobudur

Tak ada kata lain yang terujar, selain W-O-W! Akhirnya, sesudah 25 tahun, saya sanggup menyaksikan secara eksklusif salah satu mahakarya warisan dunia ini. Norak si ya, tapi ya emang gres pertama kali ke sini sih. Hhe.

Stand tall

Candi Borobudur ini berdiri gagah di atas sebuah bukit berketinggian ±265 mdpl, dengan diapit dua pasang gunung kembar: Sindoro-Sumbing  di barat maritim dan Merbabu-Merapi di timur laut. Sementara di utara, terdapat bukit Tidar, dan di selatan terdapat perbukitan Menoreh. Selain itu, candi ini juga terletak di erat pertemuan dua sungai, yakni sungai Progo dan Elo. Menurut cerita, tempat yang dikenal dengan sebutan Dataran Kedu ini merupakan tempat suci dan dijuluki sebagai “Taman Jawa” lantaran keindahan serta kesuburan tanahnya.

The surroundings

Ada sebuah hipotesis menarik yang menyatakan jika dulu, Dataran Kedu ini merupakan sebuah danau luas dan Borobudur merepresentasikan tumbuhan teratai yang mengapung di atasnya. Tapi ya masih menjadi perdebatan hangat di kalangan arkeologis.

The surroundings

Candi Borobudur dibangun dengan teladan rumit yang melambangkan kosmos atau alam semesta kehidupan manusia, dengan luas bangunan 15.129 m² yang terdiri dari 55.000 m³ kerikil sejumlah ±2 juta potongan dan total berat ±1,3 juta ton. Batu-batuan ini dipotong berdasarkan ukuran tertentu dan disatukan tanpa memakai semen, melainkan dengan sistem interlock (saling kunci). Makara kayak kita bikin bongkar pasang/lego.


Look at how they fit the stones

Bangunan candi berbentuk punden berundak dengan 10 tingkatan (9 teras), yang melambangkan tahapan kehidupan insan  dalam fatwa Buddha. Enam teras terbawah berbentuk persegi, sementara tiga teras di atasnya berbentuk lingkaran. Tingkatan ini dibagi menjadi tiga bagian, yakni Kamadhatu yang melambangkan bahwa kehidupan insan masih terikat nafsu (kama), kemudian Rupadhatu yang melambangkan kehidupan insan yang bebas dari hawa nafsu tetapi masih terikat dengan bentuk dan rupa. Digambarkan dengan patung-patung yang diletakkan terbuka di relung terbuka.

To the top of the temple

Statues on Rupadhatu stage

Dan pecahan terakhir, yakni Arupadhatu yang melambangkan bahwa insan telah terbebas dari nafsu, bentuk, dan rupa, tetapi belum mencapai nirwana. Digambarkan dengan patung-patung yang diletakkan di dalam “sangkar” stupa berlubang-lubang, menjelaskan konsep peralihan menuju keadaan tanpa wujud.

Arupadhatu stage

One of the statue that lost it "cage"

Bagian paling atas yang merupakan stupa tertinggi dan terbesar melambangkan nirwana, tempat Buddha bersemayam. Digambarkan dengan stupa polos tanpa lubang, menunjukkan ketiadaan wujud yang sempurna. Stupa tersebut dibiarkan kosong tanpa patung di dalamnya, diduga bermakna budi tertinggi, yaitu kesunyian dan ketiadaan sempurna. Mungkin inilah yang dimaksud oleh Biksu Tong Sam Cong dengan “Kosong ialah isi. Isi ialah kosong”, hehe.. *cmiiw


Arupa stage

Dinding-dinding Candi Borobudur dihiasi dengan relief yang sangat detail dan indah. Cukup usang saya menikmati gambar-gambar yang terpahat dengan apik di sepanjang dinding. Terdapat 1.460 frame relief yang menceritakan aneka macam figur menyerupai manusia, tumbuhan, hewan, bangunan, alat trasnportasi, perilaku tubuh, dan aktivitas sehari-hari, serta menceritakan majemuk kisah menyerupai Ramayana dan perjalanan Siddharta Gautama. Relief-relief ini dibaca searah jarum jam dan senantiasa dimulai dari pintu sisi timur.


The intricate reliefs

Tak hanya sebagai sebuah situs, Borobudur juga merupakan sebuah kitab yang merekam aneka macam macam aspek kehidupan, terutama masyarakat Jawa kuno.


Puas menikmati keindahan candi, saya bergerak ke area sekitar dan di sini, ada beberapa spot yang sanggup kita kunjungi, menyerupai Museum Kapal Samudraraksa dan Museum Arkeologi. Berhubung udah siang dan cuaca panas skale, saya cuman sempat mampir di Museum Arkeologi. Tiket masuknya gratis aja kok.

Museum Arkeologi dan batu-batu candi yang tak ditemukan lokasi aslinya

Begitu masuk museum, kita akan datang di pendopo yang berisi alat-alat musik tradisional, dan di sekeliling bangunan ini, terdapat potongan batu-batu candi yang tidak sanggup ditentukan letak aslinya ketika proses pemugaran. Jadinya disimpen aja di museum tersebut.

Pendopo museum

Di dalam museum sendiri, berisi informasi-informasi mengenai inovasi candi, hingga teknis pemugarannya. Juga artefak-artefak yang ditemukan di sekitar candi. Sayangnya ngga boleh foto-foto di dalam museum ini twips.

Unfinished buddha at the museum

Lanjut ke destinasi berikutnya

Nah, mumpung lagi di Borobudur, sekalian saja saya mampir ke salah satu dua tempat yang belakangan semakin hitz kerana menjadi setting film Ada Apa Dengan Cinta 2.

Cinta & Rangga in AADC 2

Tempat pertama yakni Punthuk Setumbu. Jaraknya tidak jauh dari Borobudur, hanya sekitar 5 km atau 15 menit berkendara. Punthuk Setumbu sendiri ialah sebuah bukit yang dipakai wisatawan untuk menikmati panorama matahari terbit dan keindahan perbukitan di sekitarnya, menyerupai Bukit Cemuris, Cething, Setompo, dan Menoreh.

Punthuk Setumbu

Dari atas sini juga, kita sanggup melihat pemandangan Candi Borobudur dari ketinggian. Sayang, waktu itu udah siang, jadi saya belum sanggup menikmati keindahan sunrise dan kabut pagi yang konon katanya menciptakan kita serasa di kahyangan.

Up up up

Untuk masuk ke sini, kita dikenakan biaya Rp15.000,- dan perlu berjalan kaki selama ±15 menit untuk menuju puncak gemilang cahaya. Pas saya kesana, lagi ada pekerjaan untuk memperbaiki jalan setapak, jadi yummy lah nanti udah ada tangga-tangga dari semen. Dan juga pas di atas, udah dibangun panggung dan gazebo-gazebo untuk menikmati sunrise. Untuk nak kanak kekinian pun juga disediakan spot-spot untuk berfoto ria.


Perbaikan jalan

Panggung untuk menikmati sunrise & view


View from the top

Sebenernya agak gimana gitu ya, saya jadi agak risih kini ini segala tempat wisata dibangun background-background buat foto, kayak papan-papan berbentuk hati lah, kursi-kursi manja lah, dsb. Makara kayak “ngotor-ngotorin” tempat yang udah indah gitu ngga sih twips (?)

Pembangunan selfie spot

Anyway, dari atas Punthuk Setumbu ini juga, kita sanggup melihat sebuah bangunan yang bentuknya menyerupai dengan ‘ayam’, dengan mahkota di atasnya. And yes, kesanalah saya akan pergi berikutnya

Yang dilingkarin

Orang-orangnya mengenalnya dengan sebutan Gereja Ayam. Padahal sebenernya bangunan tersebut bukan “Gereja”, dan bukan “Ayam” lho.

Perjalanan menuju Gereja Ayam memakan waktu kurang lebih 5 menit saja naik motor, tapi untuk ke bangunannya sendiri masih harus jalan kaki kurang lebih 15 menit. Agak jauh dan menanjak, dan agak serem juga lantaran harus melewati jembatan bambu yang tampak ringkih serta hutan-hutan bambu. Mana saya sendirian lagi kan. Duh. Sebenernya dari Punthuk Setumbu ada jalan tembusan yang eksklusif menuju Gereja Ayam (kata si bapak-bapak tukang) tapi kok ya jalannya keliatan serem jadi saya lewat jalur yang biasa aja.

Rickety bridge

Hutan bambu

Ketemu sama ayamnya

Gereja Ayam ini dibangun oleh Daniel Alamsjah, seorang pegawai swasta asal Jakarta yang pada tahun 1988 silam ketika sedang berwisata di area Borobudur, menerima ide untuk membangun sebuah rumah doa di atas bukit yang kini dikenal dengan Bukit Rhema itu.

Welcome to Gereja Ayam

Bangunan ini tidak dimaksudkan untuk dipakai sebagai gereja, akan tetapi sebagai tempat berdoa untuk semua bangsa dan semua agama. Maka dari itu, di dalam bangunan ini terdapat ruang-ruang untuk berdoa sendiri maupun berkelompok, ada musholla, ada termpat berdoa umat kristiani, dll.


Di dalam rumah doa

Bangunan ini juga sempat dipakai sebagai tempat rehabilitasi bagi belum dewasa difabel, gangguan jiwa, ketergantungan narkoba, dan remaja-remaja yang bermasalah.

Tangga ke bawah tanah

Pembangunan tempat ini dimulai pada 1992, kemudian pada 1996 sempat terhenti lantaran krisis moneter. Lalu pada tahun 2000 ditutup lantaran protes warga, dan pada tahun 2014 kembali dibuka sebagai destinasi wisata.

Ruang-ruang doa

Musholla

Wall of Hope

Mural art

Satu lagi, ternyata bangunan ini bukan berbentuk “Ayam” ya permisah, melainkan berbentuk “Burung Merpati”, yang merupakan lambang perdamaian dan kekudusan.

This is a dove, ya

Harga masuk tempat ini sebesar Rp15.000,- dan itu udah free snack singkong keju. Asik khan. Kita sanggup menikmati snack nya di sebuah “cafe” yang ada di lantai dua Gereja Ayam. Dari cafe ini juga, pemandangannya manis lho. Apalagi waktu itu lagi mendung, sesekali gerimis, sehingga menambah kesyahduan.



View from the cafe

Dan jika kita memanjat hingga ke tingkat paling atas, kita sanggup menikmati pemandangan 360° dari mahkota si “Merpati”. Tapi ya harus gantian lantaran space-nya sangat sempit sementara orang-orang pada rebutan mau ke atas, dan yang di atas pun ngga turun-turun. Hft.

View from the crown

Buk, gantian napah

Yawda w balik aja

Mendung di langit Magelang sudah semakin tebal, jadi tampaknya sudah saatnya saya balik ke Yogya. Daripada kehujanan lagi ya. Saya pun memacu motor kembali ke jalan raya Magelang-Yogyakarta. Namun di tengah-tengah perjalanan, saya sempatkan untuk mampir sebentar di Candi Mendut, yang kebetulan searah balik. Tapi ngga sempet masuk lantaran keburu gerimis.

Mendut Temple

Dan for your info nih twips, Candi Mendut ini dibangun dalam satu garis lurus dengan Candi Borobudur dan Candi Pawon. Diduga, ada semacam koneksi religius khusus di antara ketiga candi ini, meskipun ritual tepatnya belum diketahui.

Mendut Temple

Saya kemudian melanjutkan perjalanan kembali menuju Yogyakarta. Langit di atas tampaknya sedang galaw kerana semenit gerimis semenit engga. Kujadi lelah bongkar pasang jas hujan. Tapi alhamdulillah, hujannya tidak sederas air mataku ketika ditinggal kawin hujan semalam sebelumnya.

Nah, selain tempat wisatanya yang kece-kece, Yogyakarta juga menjadi surga bagi para penikmat kuliner, ya kan gaes? Banyak kuliner dan resto-resto unik yang sanggup kita dikunjungin di sini.

Kebetulan, waktu itu belom makan siang, dan saya sedang nyasar di tengah-tengah jalanan kota Yogya yang memusingkan. Ternyata eh ternyata, pas liat di GoogleMaps, posisi saya waktu itu ada di erat salah satu resto yang cukup populer di Yogya, namanya The House of Raminten. Pernah denger dong ya? Jadi, saya sekalian lah mampir ke sana. Pengen tau kek mana sih dalemnya.

The House of Raminten

Dari luar nuansa tradisionalnya sudah sangat terasa ya. Dan pengunjungnya luar biasah ramai. Mungkin lantaran pas waktunya makan siang ya (tapi udah mau Ashar sih sebenernya). Ketika masuk, kita akan ditanyain sama mas-mas yang jaga: “Berapa orang?” “Sendiri aja mas,” jawabku pelan dan tersipu malu. Dan mas-nya pun eksklusif mempersilakan saya masuk. Kayaknya jika kita bawa rombongan banyak harus ngantri dulu, saking ramainya.

Inside the restaurant

Yang menarik, di resto ini semua pegawainya pakai baju tradisional Jawa. Mas-masnya pake bawahan jarik batik, rompi, dan blangkon, sementara mba-mbanya pakai bawahan jarik dan kemben. Kalau kita mau pesen, tinggal panggil mas/mbaknya, terus dicatat sama mas/mbaknya, dan kita eksklusif bayar. Makara kita ngga bayar di kasir, tapi ke pelayan yang ngelayanin kita, dan mereka kemana-mana selain bawa sajian & alat tulis, mereka bawa uang juga buat kembalian.


Mbak-mbak dan mas-mas pegawai
(sorry for the bad quality)

Untuk makannya sendiri memang secara umum dikuasai masakan rumahan ya. Saya waktu itu pesen Ayam Koteka, Es Buah Raminten, sama Puding Jawa. Kalau soal rasa, berdasarkan saya sih yummy ya, but not that special. Enak aja. Dan harganya juga ngga terlalu mahal. Masih terjangkau lah.

My order

Yang Istimewa ya, suasananya ya. Tradisional, tapi masih ada touch of modernity-nya. Agak funky-funky gitu. Cocok tuk kongkow-kongkow bersama mitra dan keluarga. Ditemani dengan iringan musik Jawa. Tapi yang saya agak ngga suka itu, busuk kemenyan/dupa-nya. Lama-lama bikin pusing.

Nama “Raminten” sendiri diambil dari tokoh yang diperankan oleh si pendiri restoran, bapak Hamzah Sulaeman, sewaktu dia bermain dalam ketoprak komedi berjudul “Pengkolan”. Unik ya pemirsa.

Ini lho Raminten-nya

Selain The House of Raminten, malam harinya saya juga mengunjungi salah satu tempat makan lain yang juga populer di Yogya, dan kebetulan erat dari penginapan, nama tempatnya Warung Bu Ageng.

Warung Bu Ageng

Tau Butet Kertaradjasa kan? Nah, Warung Bu Ageng ini punyanya dia lho twips. Nama "Bu Ageng" sendiri terinspirasi dari istria beliau, ibu Rulyani Isfihana, yang katanya sering dipanggil “Bu Ageng” sama cucu-cucunya.

Inside the restaurant

Restorannya sendiri masih bernuansa tradisional, tapi simple, asri, dan homy sekali. Deretan meja dingklik yang tersusun rapih layaknya rumah makan pada umumnya. Dihiasi taman-taman kecil di tepi-tepi, serta pajangan dinding berupa foto tokoh-tokoh Indonesia.

Inside the restaurant

Waktu itu saya pesen Nasi Campur Ayam Bakar Suwiran. Dan rasanya... yummy banget!

My order

Makara isinya ada nasi (of course), ayam suwir, ikan asin, sambel goreng kentang, sambal Kutai, dan yang paling favorit, ada kerupuk gendar (kerupuk nasi/karak). Ini yummy orisinil gendarnya. Dan harganya juga tidak mengecewakan lah, seporsi nasi campur itu Rp26.000,- jika ngga salah.

Nah, dengan berakhirnya makan malam di Warung Bu Ageng, berakhir pula perjalanan saya di hari kedua solo-trip di Yogya. Esok hari ialah hari terakhir, dan masih bingung, mau main ke pantai, atau mau keliling kota aja ya (?)

So, stay tune
  


NaraHubung:
Candi Borobudur
Jl. Badrawati, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah
Telp.: 0293788266, (024) 86462345
Email: borobudur@borobudurpark.co.id
Website: borobudurpark.com

Punthuk Setumbu

Jl.Borobudur Ngadiharjo KM3, Kurahan, Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah 56553
Telp.: 08128281901

Gereja Ayam (Bukit Rhema)

Gombong, Kembanglimus, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah 56553
Telp.: 082330035288

Candi Mendut

Jalan Magelang, Sumberrejo, Mendut, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah 56501
Telp.: (0293) 788564

The House of Raminten
Jl. FM. Noto No. 7, Kotabaru, Yogyakarta
Telp.: (0274) 547315
Email: ramintenhouse@yahoo.com

Warung Bu Ageng
Jl. Tirtodipuran No. 13, Mantrirejon, Yogyakarta, 55143
Telp.: (0274) 387191, 087780004888
Email: Bu.Ageng@yahoo.com




Thanks-List:
wikipedia.org, for the info
YOU, for reading this! :)

Sumber http://ferydyan.blogspot.com

Tak lengkap rasanya bila sudah mengunjungi Candi Prambanan , tapi tidak mampir juga ke "saudaranya": Candi Borobudur . Maka di ha...
Ha Njo Dolan Sabtu, 30 Desember 2017