Ads

Ads
Menu
Results for "Jepara"
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah, – Sebuah bentang alam yang sangat luas menciptakan Provinsi Jawa Tengah mempunyai tempat wisata, terutama wisata alam pantainya yang tidak kalah dengan pantai potongan Indonesia Timur. Di samping itu, letaknya yang sangat strategis sebab berada di tengah-tengah antara Jawa Barat dan Jawa Timur, mengakibatkan Jawa Tengah kerap disinggahi oleh para penikmat perjalanan dari luar daerah.

Mungkin bagi mereka yang belum mengerti betul perihal keberadaan Jawa Tengah, maka akan menganggap bahwa provinsi ini hanya menyuguhkan pariwisata perihal budaya dan sejarahnya saja. Meskipun memang benar adanya, karena aneka macam tempat wisata ialah hasil watak kebudayaan yang telah dibangun semenjak dahulu kala. Padahal banyak wisata pantai yang wajib anda sambangi akan panorama keindahan menyerupai di bawah ini
.

Destinasi Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah


1.Pantai Karimunjawa

Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah

Karimunjawa merupakan nama sebuah kepulauan di Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Kepulauan Karimunjawa termasuk tempat wisata pantai, hutan mangrove dan hutan pantai. Di sinilah saatnya anda mencoba spot favorit yakni diving dimana akan disuguhkan biota alam yang berupa karang laut, aneka ikan-ikan dan genera akuatik. Pengalaman menarik kala diving ialah dengan menjelajah bangkai kapal tenggelam yang tepatnya di Pulau Menjangan Kecil. Bagi yang tidak suka menyelam, bisa juga berenan  maupun snorkeling di Pulau Menjangan Besar ini. Selain keindahan alamnya yang sangat bagus, Karimunjawa juga terkenal dengan kuliner lautnya yang bermacam-macam dan juga lezat.

2. Pantai Pulau Panjang

Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah

Pulau Panjang ialah pulau yang terdapat di Jepara, Jawa Tengah. Pulau dengan luas 19 hektare ini berjarak 1,5 mil bahari dari Pantai Kartini, Jepara. Pantai Pajang yang berada di Pulau Pajang sangat eksotis untuk anda sambangi. Pemandangan air yang jernih disertai hamparan pasir putih yang higienis merupakan daya tarik tersendiri untuk menyedot para wisatawan. Anda bisa menjajal kegiatan air yang paling terkenal yakni snorkeling dan berenang dengan perairan dangkal dan ombak kecil begitu memukau. Terlebih panorama permukaan bahari dengan terumbu karang yang semakin cantik. Sayangnya fasilitas penginapan belum tersedia di tempat pantai ini.

3. Pantai Menganti

Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah

Ingin mencicipi pantai yang berasa menyerupai di luar negeri. Tidak ada salahnya jikalau anda berkunjung ke Kabupaten Kebumen dimana terdapat pantai “New Zealand” nya Jawa Tengah. Pesona pantau dengan betang alam yang begitu menawan. Maka dari itu, tidak mengherankan para penikmat perjalanan dan pecinta fotografi kerap berdatangan ke pantai dengan hamparan pasir putih dan perpaduan air bahari berwarna biru ini. Menarikya dilingkari dengan bukit hijau dan tebing alam yang menjulang tinggi. Pantai Menganti merupakan sebuah pantai yang berlokasi di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah

4. Pantai Widuri

Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah

Pantai Widuri yang terletak di Kabupaten Pemalang merupakan tempat pantai yang populer. Anda bisa menyaksikan keindahan matahari terbit sekaligus matahari tenggelam di pantai yang disebut-sebut sebagai Tlincing ini. Selain itu, serangkaian kegiatan yang seru bisa anda dapatkan di Pantai Widuri. Pasalnya banyak wahana yang tersedia, contohnya arena permainan, sirkuit balap motor, bahkan ada lokasi wisata kuliner khas seafood.

5. Pantai Marina

Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah

Anda harus berlanjut ke Kota Semarang, sebab di sini ada Pantai Marina yang mana mempunyai ciri khas pantai yang asri dan teduh. Di tempat pantai ini banyak ditumbuhi pepohonan yang rindang, sehingga anda tidak akan kepanasan. Sementara itu, anda bisa melihat panorama sunset  ketika sore hari dan menjelang malam hari barulah menikmati menu dengan bermacam-macam kuliner khas di tempat Pantai Marina. Adapun acara yang ditawarkan  di pantai ini, menyerupai penyewaan ATV  atau ban untuk berenang.

Itulah beberapa destinasi tempat wisata pantai di Jawa Tengah. Ada baiknya, pantai-pantai tersebut lebih dikembangkan lagi dengan mengoptimalkan infrastruktur, fasilitas dan promosi, sebab memang berpotensi baik sehingga bisa tersohor menyerupai popularitas wisata budayanya.


Sumber http://tempatwisatadaerah.blogspot.com

Tempat Wisata Pantai Di Jawa Tengah Dengan Pemandangan Yang Indah, – Sebuah bentang alam yang sangat luas menciptakan Provinsi Jawa Tengah ...
Ha Njo Dolan Rabu, 15 Mei 2019
Travel Agent Penyedia Info Wisata

 yang terletak di semenanjung utara Pulau Jawa mempunyai potensi alam nan eksotis Pantai Teluk Awur Jepara
pantai teluk awur
Kabupaten Jepara yang terletak di semenanjung utara Pulau Jawa mempunyai potensi alam nan eksotis. Hampir semua pantai di wilayah Jepara berpasir putih. Baik pantai yang sudah dikelola pemerintah menjadi objek pariwisata, maupun pantai yang masih perawan belum tersentuh. Ya, potensi alam pantai turut menjadi andalan pariwisata kota Ukir Jepara. Sebut saja Pantai Kartini dan Pantai Tirta Samudra atau Bandengan. Selain kedua pantai tersebut, masih banyak pantai landai di Jepara dengan pasir putih yang menghampar dan belum dikelola secara maksimal oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara. Salah satunya yaitu Pantai Teluk Awur Jepara.

Pantai Teluk Awur Jepara tampaknya pantas anda kunjungi untuk berwisata bersama keluarga. Selain pemandangannya yang menawan, uang yang harus dikeluarkan ke lokasi wisata ini juga tidak terlalu banyak. Pasalnya tidak ada tiket masuk ke area wisata pantai ini. Pantai yang terletak di sebelah selatan Pantai Kartini iini menjadi objek wisata alternatif masyarakat Jepara dan sekitarnya. Selain murah, sebab masuk ke Pantai Teluk Awur gratis, kanal menuju pantai di Desa Tegal Sambi dan Desa Semat ini pun mudah. Akan tetapi, sebab belum dikelola secara maksimal, maka akomodasi pendukung juga masih serba sederhana. Oleh sebab itu kalau Anda ingin berkunjung ke pantai ini silakan membawa akomodasi dari rumah.

 yang terletak di semenanjung utara Pulau Jawa mempunyai potensi alam nan eksotis Pantai Teluk Awur Jepara
pengunjung pantai
Teluk Awur bersama-sama yaitu nama suatu desa di Kabupaten Jepara, Letaknya dari sentra kota Jepara sanggup ditempuh dalam waktu 20 menit. Sedangkan dari lokasi wisata religi, Makam Sultan Hadliri atau lebih dikenal dengan Makam Sunan Mantingan tak lebih dari 15 menit ke arah barat. Meski belum dikelola Disparbud, akomodasi daerah mandi bilas sudah tersedia. Sejumlah warga membangun daerah mandi bilas semi permanen di sekitar pantai. Kita hanya merogoh kocek Rp 2.000, sudah sanggup mandi bilas sepuasnya usai bermain air maritim dan pasir pantai. Selain itu, banyaknya pengunjung Pantai Teluk Awur juga dimanfaatkan warga sekitar dengan menyewakan ban dan pelampung mainan untuk pengunjung.

Adapun rute yang dilewati untuk menuju pantai ini cukup mudah. Sesampainya di Kota Jepara, Anda sanggup bertanya kepada siapapun hampir niscaya tahu, sebab pantai ini cukup familiar di Jepara dan sekitarnya. Namun sayangnya, pantai ini masih terbilang kotor. Karena hamparan pasir putih di Pantai Teluk Awur harus tertutupi sampah yang dibawa air kalau air maritim pasang. Di sepanjang garis pantai, sepanjang 500 meter itu tampak tumpukan sampah. Seperti sampah plastik dan potongan-potongan kayu dan bambu. Semoga suatu ketika Pantai Teluk Awur Jepara sanggup dikelola dengan baik sehingga sanggup menjadi andalan pari wisata Jepara.
Sumber http://paketkarimunjawakita.blogspot.com/

pantai teluk awur Kabupaten Jepara yang terletak di semenanjung utara Pulau Jawa mempunyai potensi alam nan eksotis. Hampir semua panta...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


 Ingin bersantai menikmati indahnya bahari dan menikmati semilirnya angin pantai Cara Menuju Jepara Jawa Tengah
wisata pantai kartini
Anda ingin berlibur di weekend ini? Ingin bersantai menikmati indahnya bahari dan menikmati semilirnya angin pantai? Tidak ada salahnya Anda mencoba berkunjung ke Jepara. Karena di kota kelahiran jagoan nasional wanita, RA Kartini yang terkenal dengan bukunya "Habis Gelap Terbitlah Terang" ini, berbagai terdapat tempat wisata pantai yang indah.

 Ingin bersantai menikmati indahnya bahari dan menikmati semilirnya angin pantai Cara Menuju Jepara Jawa TengahWilayah Jepara memang dikelilingi laut, sehingga berbagai ditemukan teluk dan pantai. Geliat pariwisata Jepara dikala ini juga sedang bagus-bagusnya. Terbukti dengan mulai menjamurnya bisnis penginapan untuk wisatawan yang berkunjung ke Kota Ukir Jepara. Sekarang ini di daratan Jepara memang berbagai penginapan, entah itu hotel, cottage, paviliun, maupun resort. Kenapa Kita sebut jepara daratan, alasannya selain wilayah jepara termasuk di jawa tengah, ada satu kepulauan yang termasuk dalam wilayah teritorial kabupaten jepara juga pariwisatanya cukup terkenal di Indonesia, yakni Kepulauan Karimunjawa.

Pariwisata Karimun Jawa dan Jepara

Geliat bisnis pariwisata di Karimun Jawa khususnya dan di Jepara umumnya, bisa menarik banyak wisatawan yang berkunjung ke kota yang berjarak kurang lebih 83 KM dari Semarang ini. Tiap tamat pekan dan ekspresi dominan liburan sekolah wisatawan dari luar kota dan luar negeri berbondong-bondong ke Jepara.

Sebut saja Taman Nasional Karimunjawa, di tempat ini hampir seribuan pengunjung tiap minggunya berlibur di tempat ini, Ada lagi Pantai Kartini, simbol dan ikon Jepara. Lalu ada Pantai Tirta Samudra yang terletak di Desa Bandengan, kurang lebih 8 KM dari Pantai Kartini. Dan yang terakhir yang sedang naik daun dan berbagai dibangun Hotel dan Restoran, Pantai Teluk Awur.


Pantai Kartini Jepara.

Nah bila Anda ingin ke Jepara dan masih galau harus bagaimana, silahkan klik DISINI untuk informasinya. Selamat berlibur!

tag: karimun jawa, wisata jepara, mebel jepara, jati jepara, persijap jepara, jepara furniture, kabupaten jepara, peta jepara, info seputar jepara, info orkes jepara, info cpns jepara, info cpns jepara 2013, info persijap jepara, info kerja jepara, kabupaten jepara, peraturan tempat jepara, menuju jepara, jepara jawa tengah, jepara kota ukir, RA Kartini, jagoan jepara
Sumber http://paketkarimunjawakita.blogspot.com/

wisata pantai kartini Anda ingin berlibur di weekend ini? Ingin bersantai menikmati indahnya bahari dan menikmati semilirnya angin pant...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Asal Mula Kota Jepara Asal kata Jepara berasal dari 2 kata ialah Ujung dan Para, Ujung dan Mara, atau Jumpa dan Para. Lalu usang kelamaan berubah penyebutan menjadi kata Jepara, yang berarti sebuah tempat pemukiman para pedagang yang berniaga (berdagang) ke banyak sekali penjuru daerah.

 Lalu usang kelamaan berubah penyebutan menjadi kata Jepara Asal Usul Kota Jepara
peta wisata jepara

Menurut buku “Sejarah Baru Dinasti Tang (618-906 M)” mencatat bahwa pada tahun 674 M, ada seorang musafir Tionghoa berjulukan I-Tsing pernah mengunjungi negeri Holing atau Kaling atau Kalingga. Negeri itu juga disebut Jawa atau Japa dan diyakini berlokasi di daerah Keling, di daerah timur Jepara. Kerajaan Kalingga dipimpin oleh seorang ratu (pemimpin wanita) berjulukan Ratu Shima. Ratu ini populer akan sifatnya yang sangat tegas.

Sejarah Kota Jepara

Menurut seorang penulis Portugis berjulukan Tome Pires dalam bukunya “Suma Oriental”, Jepara gres dikenal pada periode ke-XV (1470 M) sebagai bandar perdagangan yang kecil yang gres dihuni oleh 90-100 orang dan dipimpin oleh Aryo Timur dan berada dibawah pemerintahan Demak. Kemudian Aryo Timur digantikan oleh putranya yang berjulukan Pati Unus (1507-1521). Pati Unus mencoba untuk membangun Jepara menjadi kota niaga.

Pati Unus dikenal sangat gigih melawan penjajahan Portugis di Malaka yang menjadi mata rantai perdagangan nusantara. Setelah Pati Unus wafat digantikan oleh ipar Faletehan /Fatahillah yang berkuasa (1521-1536). Kemudian pada tahun 1536 oleh penguasa Demak ialah Sultan Trenggono, Jepara diserahkan kepada anak dan menantunya ialah Ratu Retno Kencono dan Pangeran Hadiri suami. Namun sehabis tewasnya Sultan Trenggono dalam Ekspedisi Militer di Panarukan Jawa Timur pada tahun 1546, timbulnya geger perebutan tahta kerajaan Demak yang berakhir dengan tewasnya Pangeran Hadiri oleh Aryo Penangsang pada tahun 1549.

Kematian orang-orang yang dikasihi menciptakan Ratu Retno Kencono sangat berduka dan meninggalkan kehidupan istana untuk bertapa di bukit Danaraja. Setelah terbunuhnya Aryo Penangsang oleh Sutowijoyo, Ratu Retno Kencono bersedia turun dari pertapaan dan dilantik menjadi penguasa Jepara dengan gelar NIMAS RATU KALINYAMAT. Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat (1549-1579), Jepara berkembang pesat menjadi Bandar Niaga utama di Pulau Jawa, yang melayani eksport import. Disamping itu juga menjadi Pangkalan Angkatan Laut yang telah dirintis semenjak masa Kerajaan Demak.

Sebagai seorang penguasa Jepara, yang gemah ripah loh jinawi alasannya keberadaan Jepara kala itu sebagai Bandar Niaga yang ramai, Ratu Kalinyamat dikenal memiliki jiwa patriotisme anti penjajahan. Hal ini dibuktikan dengan pengiriman armada perangnya ke Malaka guna menggempur Portugis pada tahun 1551 dan tahun 1574. Adalah tidak berlebihan jikalau orang Portugis ketika itu menyebut sang Ratu sebagai “RAINHA DE JEPARA”SENORA DE RICA”, yang artinya Raja Jepara seorang perempuan yang sangat berkuasa dan kaya raya.

Serangan sang Ratu yang gagah berani ini melibatkan hamper 40 buah kapal yang berisikan lebih kurang 5.000 orang prajurit. Namun serangan ini gagal, ketika prajurit Kalinyamat ini melaksanakan serangan darat dalam upaya mengepung benteng pertahanan Portugis di Malaka, tentara Portugis dengan persenjataan lengkap berhasil mematahkan kepungan tentara Kalinyamat.
Namun semangat Patriotisme sang Ratu tidak pernah luntur dan gentar menghadapi penjajah bangsa Portugis, yang di periode 16 itu sedang dalam puncak kejayaan dan diakui sebagai bangsa pemberani di Dunia.

Dua puluh empat tahun lalu atau tepatnya Oktober 1574, sang Ratu Kalinyamat mengirimkan armada militernya yang lebih besar di Malaka. Ekspedisi militer kedua ini melibatkan 300 buah kapal diantaranya 80 buah kapal jung besar berawak 15.000 orang prajurit pilihan. Pengiriman armada militer kedua ini di pimpin oleh panglima terpenting dalam kerajaan yang disebut orang Portugis sebagai “QUILIMO”.

Walaupun kesudahannya perang kedua ini yang berlangsung berbulan-bulan tentara Kalinyamat juga tidak berhasil mengusir Portugis dari Malaka, namun telah menciptakan Portugis takut dan jera berhadapan dengan Raja Jepara ini, terbukti dengan bebasnya Pulau Jawa dari Penjajahan Portugis di periode 16 itu.
Sebagai peninggalan sejarah dari perang besar antara Jepara dan Portugis, hingga kini masih terdapat di Malaka komplek kuburan yang di sebut sebagai Makam Tentara Jawa. Selain itu tokoh Ratu Kalinyamat ini juga sangat berjasa dalam membudayakan SENI UKIR yang kini ini jadi andalan utama ekonomi Jepara ialah perpaduan seni ukir Majapahit dengan seni ukir Patih Badarduwung yang berasal dari Negeri Cina.

Menurut catatan sejarah Ratu Kalinyamat wafat pada tahun 1579 dan dimakamkan di desa Mantingan Jepara, di sebelah makam suaminya Pangeran Hadiri. Mengacu pada semua aspek aktual yang telah dibuktikan oleh Ratu Kalinyamat sehingga Jepara menjadi negeri yang makmur, besar lengan berkuasa dan mashur maka penetapan Hari Kaprikornus Jepara yang mengambil waktu dia dinobatkan sebagai penguasa Jepara atau yang bertepatan dengan tanggal 10 April 1549 ini telah ditandai dengan Candra Sengkala TRUS KARYA TATANING BUMI atau terus bekerja keras membangun daerah.
Sumber http://paketkarimunjawakita.blogspot.com/

Asal Mula Kota Jepara Asal kata Jepara berasal dari 2 kata ialah Ujung dan Para, Ujung dan Mara, atau Jumpa dan Para. Lalu usang kelamaan ...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Sebenernya udah usang banget pengen main ke Karimunjawa, secara kan destinasi yang “wajib” disambangi untuk para penggemar jalan-jalan yakhan. Cuman emang belum sempet-sempet juga. Kalau dulu kendalanya belum ada penghasilan problem finansial, sementara kalo kini lebih ke problem waktu. Sok sibuk. Sampai akhirnya, gres kemarin ini diajakin sama belum dewasa kantor dan kebetulan saya ada “luang”, alhasil saya dapat join deh

So here where the story begins...




Day 1 – May 5th, 2018

Saya berangkat dari Jakarta, alasannya ialah kebetulan ada kerjaan dari tanggal 2-4 Mei di sana. So begitu kerjaannya kelar, saya eksklusif cus ke Jepara, Jawa Tengah. Saya naik bus Nusantara yang berangkat dari Terminal Terpadu Pulo Gebang pukul 17.31. Dan fyi, saya pesen tiketnya lewat Traveloka app. Enak banget deh ni kini ada akomodasi beli tiket bus juga, meskipun belum semua rute tersedia ya, but it helped a lot! Dan dengan dikombinasikan promo ketika itu, harga tiket bus Nusantara jurusan Jakarta—Jepara jadi sebesar Rp150.000-an. Tapi jangan lupa, e-ticket bus ini nanti harus dituker sama tiket fisik di counter PO bersangkutan di terminal/titik keberangkatan.

Saya hingga di Kudus, Jawa Tengah sekitar pukul 07.00 pagi. Sangat molor dari kegiatan seharusnya. Dan yang lebih bikin kezal lagi, gegara cuman saya doang penumpang yang tersisa, si busnya ngga mau nganter hingga Jepara! Jadinya saya diturunin, terus dioper ke bus mini. Hvft. Tapi naik bus mini itu kocak banget sih. Kernet sama sopirnya heboh banget. Penumpangnya—yang secara umum dikuasai buibu— juga pada rame banget ketawa ketiwi. So yeah, that was fun.

Sesampainya di terminal Jepara, kita dapat naik becak menuju Pelabuhan Kartini, dengan harga Rp15.000-Rp20.000. Saya pun bertemu dengan rekan-rekan seperjalanan di sebuah warung berjulukan Warung Pak/Bu Bambang yang nampaknya jadi sentral nongkrong calon penumpang kapal. Btw, untuk perjalanan kali ini kami pakai jasa private trip dari @Indonesia_traveler, which was in my humblest opinion harganya agak mehong ya shay, wkwk.. Tapi yawda lah, emang yummy sih kalo private trip (saya gres pertama kali), kitanya jadi bener-bener fokus diurusin.

Port of Kartini

Anyway, sekitar pukul 10.00, kami kesannya berangkat mengarungi bahari Jawa menuju Karimunjawa. Perjalanan memakan waktu sekitar satu jam dengan kapal cepat. Harga tiket kapal cepat ini Rp150.000-an untuk kelas administrator (AC). Enak sih ya duduk di eksekutif. Dingin, bersih. Tapi lama-lama jadi pusing dan kebelet mabok gegara ombak di luar lagi heboh banget.

Jujur, awalnya saya agak pesimis sama Karimunjawa ini. Secara udah mainstream banget khan jadi tujuan wisata. Saya takutnya bakal kotor menyerupai kebanyakan daerah wisata mainstream lainnya. Eh tapi ternyata enggak lho!

Begitu hingga di Pulau Karimunjawa, ternyata tempatnya bagus banget!

Hello Karjaw!

Kebersihan bahari dan pulaunya cukup terjaga. Dan bila dilihat dari jauh, di pulau Karimunjawa ini kayak ada efek-efek fade-nya gitu lho. Cantik deh!

Begitu mendarat, kami dijemput sama tour guide kami, mas Hanggoro, kemudian diantar kendaraan beroda empat menuju homestay. Dan habis beres-beres, makan siang, ganti baju, kami eksklusif cus ke program pertama yaitu... snorkeling! Yey.

Kami berangkat naik klotok (kapal kecil) ke sebuah spot snorkeling berjulukan Taka Sendok. Pas kami sampai, cuman ada sekitar 2-3 kapal di sana jadi ngga begitu rame.

Briefing by Mr. Hanggoro

Hmm... seger banget dah sesudah lepek-lepek perjalanan dari Jakarta sehari sebelumnya, terus eksklusif nyebur ke laut. So refreshing! Belum lagi pemandangan bawah airnya yang juga cukup bagus.

Taka Sendok

Big credit dan terimakasih sedalam-dalamnya kepada mas Hanggoro alasannya ialah sudah sangat bersabar membantu saya dalam pengambilan foto underwater. Setelah drama-drama takut mau nyelem, takut ngga dapat naik, dan sesudah minum entah berapa teguk air laut.

Mandatory pose

Puas main-main air, kami lanjut ke spot berikutnya untuk menikmati matahari terbenam, yakni di Pantai Tanjung Gelam/Ujung Gelam. Pantai ini letaknya di ujung barat pulau utama Karimunjawa. Dan lagi-lagi, pas kami hingga di sana belum banyak orang yang datang. Makara dapat cukup bebas mau foto-foto.

Squad (Left to Right: @irwantris @m.zamzamirt @ajengnendya @sortalidya @miftah.jombang)

Enjoying Tanjung Gelam

Kalau kita jalan lagi menyusuri pantai ke arah utara (terus ke timur), kita akan hingga di Pantai Batu Topeng. Di bersahabat area ini, tidak mengecewakan banyak bule yang swarming the beach. Ada yang lagi renang, berjemur, main voli, or just hanging around.

Batu Topeng Beach

Kami stay di Tanjung Gelam hingga matahari terbenam, kemudian kami kembali ke homestay. And it was one beautiful sunset there.

Just pretty!


Day 2 – May 6th, 2018

Kami memulai hari kedua dengan mengunjungi penangkaran hiu. Letaknya di Pulau Menjangan Besar, sekitar 5-10 menit dari Pulau Karimunjawa. Hiu-hiu yang ada di penangkaran ini berjenis White Tip Reef Shark (Triaenodon obesus) dan Black Tip Reef Shark (Carcharhinus melanopterus) . Meskipun “kelihatannya" jinak, tapi harus tetap hati-hati dan utamakan safety ya. Jangan celupkan tangan, dan selalu patuhi aba-aba guide!

Puas bermain dengan hiu, kami melanjutkan perjalanan menuju spot snorkeling pertama di hari itu, yakni di Taka Nemo. Dan sesuai namanya, yang jadi hightlight di sini ya Ikan “Nemo”/Ikan Badut/Ikan Giru.

Taka Nemo

Menjelang siang, kami melanjutkan perjalanan ke sebuah pulau berjulukan Pulau Geleyang. And you know what... daerah ini tuh... emh... anggun bingit!

Geleyang Island

Pasir putih, bahari biru bersih. Ya meskipun di beberapa sudut teteup ada sampah kebawa ombak. But that was just a minor nuisance. Overall, pulau ini eksotis banget deh! Ala-ala Maldives gitu lho.

Di sini juga banyak banget bule yang lagi santai-santai, tanning, main-main air. Sementara kami juga menghabiskani waktu dengan foto-foto, istirahat, dan makan siang. Ah... what a perfect vacation.

Walk the beach

Huge dose of freshness
(courtesy of @ajengnendya)

Lunch

Kami meninggalkan Pulau Geleyang ketika tiba-tiba hujan tiba dan seketika membuyarkan kegiatan orang-orang. Kami bergerak menuju lokasi snorkeling berikutnya, yakni di bersahabat Pulau Menjangan Kecil. Lagi-lagi ya, kami cuman sendirian snorkeling di area ini! Asik dah. Underwater-nya juga ngga kalah cantik.

Snorkeling spot near Menjangan Kecil

Friendship circle

Sorenya, kami bersandar di Pulau Menjangan Kecil untuk menikimati sunset. Pulau ini ukurannya ngga terlalu luas. Tapi fasilitasnya tidak mengecewakan lengkap. Ada kayak vila-vila gitu buat nginep, ada kantin, ada musholla, dan semuanya ditata dengan baik. Kayaknya kalo stay di sini tu tenaang banget. Damai. Sambil mendengarkan bunyi deburan ombak. Hmm..


Luluncatan at Menjangan Kecil

Our last sunset
(courtesy of @ajengnendya)

Malamnya, di Pulau Karimunjawa, kami menghabiskan waktu sambil makan malam di alun-alun yang jaraknya ngga jauh dari homestay. Tempat ini tampaknya jadi pusat keramaian utama di pulau ini. Namun meskipun jadi “pusat keramaian”, berdasarkan saya ya ngga rame-rame amat sih. Padahal lagi malam minggu. Di sini ada banyak penjual makanan, mulai dari nasi goreng, sate, seafood, segala es-es an, pokoknya tinggal pilih. Salah satu seafood yang khas di sini ialah Ikan Kakaktua. Dan buat yang mau cari buah tangan di sini juga ada banyak pilihan. Ada baju, topi, gantungan kunci, ukiran, sampe ikan asin.

Alun-alun

 Day 3 – May 7th, 2018

Hari terakhir kami di Karimunjawa. Kalau di rundown sebenernya ngga ada kegiatan kegiatan di hari ini. Makara cuman persiapan balik ke Jawa aja. Tapi berhubung kapal kami masih sekitar pukul 12.00, jadi daripada ngga ngapa-ngapain kesannya kami minta tolong diantar ke satu daerah wisata lagi di Pulau Karimunjawa, yakni Bukit Love. Itu lho daerah yang ada goresan pena “Karimunjawa”-nya. Kan sayang ya jika udah hingga sana tapi ngga sekalian foto di goresan pena tersebut.

Bukit Love
(courtesy of @miftah.jombang)

Di Bukit Love ini disediakan banyak sekali macam objek untuk berswafoto. Dan beberapa memang masih dalam tahap pembangunan. Actually, it’s a nice place untuk melihat pemandangan Karimunjawa dari ketinggian. So beautiful!

Sarang burung
 (courtesy of @ajengnendya)

So that was our holiday in Karimunjawa. Ya emang pantes sih kalo daerah ini jadi destinasi liburan yang wajib dikunjungin. Semoga suatu ketika dapat kembali ke daerah ini, alasannya ialah masih banyak spot yang masih dapat kita jelajahin!

Sekian. Terima Kasih.

Ada yang udah pernah ke Karimunjawa? Gimana berdasarkan kalian? Share below ya...



Thanks-List:
@indonesia_traveler (special credit to Mr. Hanggoro) & salty squad, for the trip
YOU, for reading this! :)
Sumber http://ferydyan.blogspot.com

Sebenernya udah usang banget pengen main ke Karimunjawa, secara kan destinasi yang “wajib” disambangi untuk para penggemar jalan-jalan yak...
Ha Njo Dolan Senin, 28 Mei 2018