Ads

Ads
Menu
Results for "Wisata Keluarga"
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Kabupaten Gianyar, Bali mempunyai berbagai obyek wisata yang menarik dan salah stunya yang tak boleh anda lewatkan ketika berada dikawasannya ialah Pura Samuan Tiga. Tempat wisata ini sempurna berada di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, provinsi Bali, Indonesia. Menurut sejarahnya, bahwa Pura Samuan Tiga ialah sebagai tempat memuja kekuatan alam oleh nenek moyang masyarakat setempat.

Maka dari itu pura ini tergolong banguanan yang sudah tua, dari gosip yang didapatkan menyampaikan dibangun pada masa pra-sejarah. Dalam prosesnya melewati perjalanan sejarah yang begitu panjang jadi tak menutup kemungkinan ada sebagaian dari informasinya yang belum terpecahkan.

Dirilis dari salah satu halaman dalam lontar Tatwa Siwa Purana, bahwa pembangunan Pura Samuan Tiga dilaksanakan pada masa pemerintahan Prabu Candra Sangka sekaligus membangun pura Penataran sasih dan ilen-ilen ( hiburan ) tarkala piodalan, mulai dari nampiyog nganten, sanghyang jaran nglamuk beha ( menginjak bara ), mapalengkungan siyat pajeng, pendet dan siyat sampian yang mempunyai tujuan untuk menghilangkan sehananing leteh dan juga membersihkan diri.

Setelah diteliti lebih lanjut nama dari Prabu Candra Sangka tidak ada dalam sejarah pada dikala raja-raja yang ada di Bali. Tetai  ada pada Candrabhayasingha Warmadewa yang tertulis didalam prasasti di Pura Sakenan Manukaya Tampak Siring, yang mana berisikan ihwal sejarah pembuatan pemandian tirta di Air Hampul atau populernya dengan sebutan Tirta Empul.

Sumber-sumber gosip ihwal sejarah tersebut tentunya sangat penting untuk mengetahui lebih akurat akan sejarah-sejarah pura yang dibangun di seluruh pelosok Pulau Bali. Ini dikarenakan setiap berdirinya pura tertentu niscaya ada sejarahnya, prasasti maupun purana yang mencatat ihwal asal muasal ceritanya.

Jikalau yang dimaksud dalam lontar Tatwa Siwa Purana tersebut tak lain ialah Candra Bhayasingha Warmadewa tau nama lain dari Prabu Candra Sangk, maka sanggup dipastikan pebangunan Pura Samuan Tiga ini sejaman dengan pembuatan Tirta Empul yang tak lain dibangun atau dibentuk pada era ke-10.

Semasa itu dibangunla Pura Gunung ( Pura Tirta Empul di Tampaksiring ), oh iya Guys Pura Penataran ialah nama lain dari Pura Samuan Tiga, dan yang satunya lagi dibangunlah pura yang berjulukan Pura Segara. Kelebihan dari Pura Samuan Tiga ini berlokasi dilingkungan pedesaan yang mana mempunyai nuansa alam yang masih sangat asri dan alami.

Pura Samuan Tiga atau Pura Penataran merupakan situs cagar budaya, sehingga sanagat cocok bagi anda yang menyukai  wisata yang berbau wisata sejarah. Selama di kawasannya anda akan di suguhi dengan udara nan begitu sejauk, jadi berlama-lama berwisata disini ialah aktivitas yang sering dilakukan oleh pengunjungnya.

Didalam tempat Pura Samuan Tiga mempunyai 7 mandala atau halaman dengan ketinggian yang berbeda-beda, nama dari ke-7 halaman tersebut ialah Mandala Jaba, Penataran Agung, Duur Delod, Beten Kangin, Batan Manggis, Samenggen serta Mandala Jeroan.

Lokasi Pura Samuan Tiga berada di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.


Dibawah ini masih ada banyak lagi obyek wisata yang pastinya menyenangkan untuk anda kunjungi, yakni masih berada di kabupaten Gianyar tentunya. Yuk Guys baca selengkapnya :

Goa Gajah Gianyar - Wisata Unik & Menarik


Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Kabupaten Gianyar, Bali mempunyai berbagai obyek wisata yang menarik dan salah stunya yang tak boleh anda lewatkan ketika berada dikawa...
Ha Njo Dolan Jumat, 17 Mei 2019
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Sob !!! di Pulau Bali tak hanya ada pura yang unik-unik hlo, nah jikalau anda liburan di Kabupaten Gianyar ada suatu obyek wisata yang sangat di sayangkan jikalau tak mengunjunginya. Sudahkah anda mengunjungi Candi Tebing Tinggallinggah ? Yak candi memang persis dengan namanya yang mana keberadaannya di tebing sebuah sungai.

Sangat unik tentunya, pastinya bagi anda yang mempunyai jiwa ingin tau tak akan menyia-nyiakan kesempatan jikalau berlibur ke Bali bukan ? Candi Tebing Tinggallinggah merupakan situs purbakala yang gres beberapa tahun kemudian ditemukan yang tak lain yaitu spesialis purbakala berkebangsaan Belanda ( Krijsman ).

Situs bersejarah ini kaya akan nilai historis dan filosofis yang tepatnya terletak di sebuah tebing Sungai Pakerisan, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Krijsman menemukan bangunan ini tatkala Ia melaksanakan sebuah penyelidikan terhadap sebua bangunan kecil yang ketika itu hanya dianggap bangunan gapura pada umumnya oleh warga setempat.

Pembaca ingin tau ? Nah, jikalau ingin melihatnya secara eksklusif terlebih dahulu anda harus menuruni tangga sebelum akibatnya hingga ke lokasi Candi Tebing Tinggallinggah. Selama perjalanan anda akan dihibur dengan pemandangan alam nan menawan berupa hamparan sawah terasering khas Bali.

Semilir angin pesawahan menciptakan siapa saja akan mencicipi suasana pedesaan yang begitu asri dan memberi ketenangan tersendiri, hal ini tentunya cocok bagi anda yang ingin merefrsh diri dari hiruk piruk keremaian kota. Hijaunya hamparan persawahan yang luas begitu menajubkan tak luput untuk dijadikan spot berselfie para pengunjungnya.

So jangan hingga lupa bawa alat foto ya Guys, oh iya Candi Tebing Tinggallinggah mempunyai 2 seni pahat yang dipisahkan oleh tebing yang berseberangan. Ke-2 seni pahat tersebut dipisahkan oleh fatwa sungai Pakerisan yang mana di tiap masing-masing dinding terdapat bentuk candi dan juga sejumlah cerukan yang berbeda.

Seperti yang sudah dikatakan tadi, bahwa sebelumnya warga desa setempat hanya menganggapnya sebagai sebuah bangunan gapura masuk. Anggapan itu kemudian berbalik 100% sesudah dilakukan penggalian sehingga di temukan sebuah tangga menuju keatas. Tak Cuma itu saja hlo Guys, di sebelah kanan bangunan tersebut juga didapati gapura yang lebih besar dengan kondisi sebagian telah runtuh.

Dan kerennya lagi pada serpihan belakang gapura itu ada sebuah halaman yang dindingnya terpahat  dua buah candi. Sementara pada dinding sebelah kiri gapura terdapat bangunan biara yang pembangunanya belum rampung, kemungkinan besar dari hasil penelitial hal tersebut ditinggalkan disebabkan oleh adanya musibah berupa gempa bumi.

Hasil penelusuran sanggup disebutkan sudah ditemukan sebanyak 7 cerukan dan juga 3 lingga yang berlambangkan “Trimurti” atau Dewa Utama ( Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Siwa ). Jika diamati dengan teliti, dulunya cerukan tersebut merupakan daerah untuk semedi / bertapa.

Alamat lengkap Candi Tebing Tinggallinggah berada di Dusun Tegallinggah, Kecamatan Bedulu, Kabupaten Gainyar, Provinsi Bali, Indonesia.

Dibawah ini ada obyek wisata di Kabupaten Gianyar yang mungin sanggup anda jadikan aktivitas wisata selanjutnya, yuk baca tentunya daerah wisata ini tak kalah serunya hlo Guys !!!

Museum Purbakala Gianyar ( Museum Gedong Arca )




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Sob !!! di Pulau Bali tak hanya ada pura yang unik-unik hlo, nah jikalau anda liburan di Kabupaten Gianyar ada suatu obyek wisata y...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Pariwisata Bali menyuguhkan nuansa yang berbeda dengan kawasan wisata di kawasan lain, alasannya yaitu itulah tak sedikit wisatawan domestik hingga mancanega menjadikannya tujuan utama ketika berlibur. Persis dengan namanya, Museum Purbakala yaitu kawasan yang emgoleksi beaneka benda-benda cagar budaya dari masa prasejarah hingga masa sejarah.

Yang tak lain kesemua benda-benda yang dikoleksi tersebut merupakan dari hasil pelestarian di wilayah Bali sendiri. Museum Purbakala berdiri kokoh diatas tanah seluas 5.165 meter yang mana terbagi menjadi tiga halaman yaitu halaman luar, halaman tengah, dan halaman dalam. Selai itu juga terdapat sembilan wantilan di halaman yang difungsikan sebagi ruang pertemuan.

Sementara halaman tengah yaitu kawasan untuk menyimpan serta memajang benda-benda purbakala yang menjadi daya tarik uatama dari Museum Purbakala ini. Benda-benda mulai dari sejarah dan prasejarah lengkap tersimpan rapi yang dibagi menjadi dua kelompok sebagai mana didasarkan pada waktu atau asal muasal terciptanya diantaranya yaitu zaman kerikil hingga zaman perunggu, serta zaman sejarah dari era ke VIII - XV Masehi.

Sejarah wacana berdirinya Museum Purbakala berawal dari gagasan mantan Kepala Dinas Purbakala Bali ( Prof. Dr Rd Soejono dan Drs Soeharto ) untuk memamerkan benda-benda cagar budaya yang berhasil dilestarkan oleh Jawatan Purbakala pada tahun 1950 dan berhasil di berdiri antara tahun 1958-1959. Museum Purbakala resmi dibuka oleh Dirjen Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI pada tanggal 14 September 1974.

Benda-benda purbakala yang dimiliki Museum Purbakala atau Museum Gedong Arca ini terancam hilang yang disebabkan lantaran dibeli oleh wisatawan gila sebagai cendera mata dan barang koleksi. Hingga kini, tercatat jumlah koleksi yang berhasil dikumpulkan mencapai 3.000 buah yang mana merupakan hasil temuan, pembelian dari kolektor, dan milik eksklusif yang lalu diserahkan ke pihhak museum.

Adapun banyak sekali akomodasi pokok yang dimiliki Museum Purbakala guna memberi kenyamanan pengunjungnya yakni area parkir yang luas, kamar mandi, serta toilet. Berkunjung ke museum ini sangat sempurna bagi mereka yang ingin mengulas wacana sejarah peradaban Bali dari masa ke masa.

Lokasi Museum Purbakala berada di Jalan Raya Tampak Siring, Desa Bedudu, Kecamatan Blahbatu, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.


Yuk baca juga obyek wisata lainnya yang ada di Kabupaten Gianyar yang tak kalah menariknya di bawah ini :

Puri Agung Gianyar – Info Wisata Bali


Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Pariwisata Bali menyuguhkan nuansa yang berbeda dengan kawasan wisata di kawasan lain, alasannya yaitu itulah tak sedikit wisatawan do...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Sob !!! di Pulau Bali tak hanya ada pura yang unik-unik hlo, nah jikalau anda liburan di Kabupaten Gianyar ada suatu obyek wisata yang sangat di sayangkan jikalau tak mengunjunginya. Sudahkah anda mengunjungi Candi Tebing Tinggallinggah ? Yak candi memang persis dengan namanya yang mana keberadaannya di tebing sebuah sungai.

Sangat unik tentunya, pastinya bagi anda yang mempunyai jiwa ingin tau tak akan menyia-nyiakan kesempatan jikalau berlibur ke Bali bukan ? Candi Tebing Tinggallinggah merupakan situs purbakala yang gres beberapa tahun kemudian ditemukan yang tak lain yaitu spesialis purbakala berkebangsaan Belanda ( Krijsman ).

Situs bersejarah ini kaya akan nilai historis dan filosofis yang tepatnya terletak di sebuah tebing Sungai Pakerisan, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Krijsman menemukan bangunan ini tatkala Ia melaksanakan sebuah penyelidikan terhadap sebua bangunan kecil yang ketika itu hanya dianggap bangunan gapura pada umumnya oleh warga setempat.

Pembaca ingin tau ? Nah, jikalau ingin melihatnya secara eksklusif terlebih dahulu anda harus menuruni tangga sebelum akibatnya hingga ke lokasi Candi Tebing Tinggallinggah. Selama perjalanan anda akan dihibur dengan pemandangan alam nan menawan berupa hamparan sawah terasering khas Bali.

Semilir angin pesawahan menciptakan siapa saja akan mencicipi suasana pedesaan yang begitu asri dan memberi ketenangan tersendiri, hal ini tentunya cocok bagi anda yang ingin merefrsh diri dari hiruk piruk keremaian kota. Hijaunya hamparan persawahan yang luas begitu menajubkan tak luput untuk dijadikan spot berselfie para pengunjungnya.

So jangan hingga lupa bawa alat foto ya Guys, oh iya Candi Tebing Tinggallinggah mempunyai 2 seni pahat yang dipisahkan oleh tebing yang berseberangan. Ke-2 seni pahat tersebut dipisahkan oleh fatwa sungai Pakerisan yang mana di tiap masing-masing dinding terdapat bentuk candi dan juga sejumlah cerukan yang berbeda.

Seperti yang sudah dikatakan tadi, bahwa sebelumnya warga desa setempat hanya menganggapnya sebagai sebuah bangunan gapura masuk. Anggapan itu kemudian berbalik 100% sesudah dilakukan penggalian sehingga di temukan sebuah tangga menuju keatas. Tak Cuma itu saja hlo Guys, di sebelah kanan bangunan tersebut juga didapati gapura yang lebih besar dengan kondisi sebagian telah runtuh.

Dan kerennya lagi pada serpihan belakang gapura itu ada sebuah halaman yang dindingnya terpahat  dua buah candi. Sementara pada dinding sebelah kiri gapura terdapat bangunan biara yang pembangunanya belum rampung, kemungkinan besar dari hasil penelitial hal tersebut ditinggalkan disebabkan oleh adanya musibah berupa gempa bumi.

Hasil penelusuran sanggup disebutkan sudah ditemukan sebanyak 7 cerukan dan juga 3 lingga yang berlambangkan “Trimurti” atau Dewa Utama ( Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Siwa ). Jika diamati dengan teliti, dulunya cerukan tersebut merupakan daerah untuk semedi / bertapa.

Alamat lengkap Candi Tebing Tinggallinggah berada di Dusun Tegallinggah, Kecamatan Bedulu, Kabupaten Gainyar, Provinsi Bali, Indonesia.

Dibawah ini ada obyek wisata di Kabupaten Gianyar yang mungin sanggup anda jadikan aktivitas wisata selanjutnya, yuk baca tentunya daerah wisata ini tak kalah serunya hlo Guys !!!

Museum Purbakala Gianyar ( Museum Gedong Arca )




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Sob !!! di Pulau Bali tak hanya ada pura yang unik-unik hlo, nah jikalau anda liburan di Kabupaten Gianyar ada suatu obyek wisata y...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Wisata Bali tak pernah membosankan, disetiap sudut daerahnya selalu ada obyek wisata yang seru untuk di kunjungi. Seperti tempat wisata Dusun Bona Desa Belega di kabupaten gianyar ini mempunyai keunikan tersendiri. Tak sekit para wisatawan berbondong-bondong untuk mengunjunginya mulai dari wisatawan domestik sampai wisatawan mancanegara hlo Guys.

Dilihat dari sejarah pada awal kala ke-17 yang ketika itu yakni masa pemerintahan Dalem Ketut yang mempunyai beberapa patih populer dimana salah satunya yakni Ki Kebo Iwa yang memrintah di daerah Blahbatuh, Gianyar. Dimasa kepemimpinan Ki Kebo Iwa, daerah Blahbatuh dikenal oleh masyarakat luas dengan kesaktian dan kekebalan Ki Kebo Iwa yang mandara guna serta sulit dikalahkan.

Kata Blahbatuh berasal dari dua suku kata yang tak lain yakni “Blah” dan “batu” yang masing-masingnya mempunyai arti rakyat dan kerikil atau kuat. Dari rangkaian 2 suku kata inilah kemudian kata Blahbatuh dimuroti ( diartikan / maknai ) dengan penegrtian suatu rakyat yang mempunyai pemimin yang sangat tangguh, besar lengan berkuasa dan sakti  bernama patih Ki Kebo Iwa.

Jangan beranjak dulu sob alasannya belum membahas problem yang menjadi judul diatas, untuk Desa Belega pada ketika itu daerah daerahnya masih dikuasai oleh kepemimpinan daerah Blahbatuh. Kata Belega juga mempunyai arti tersendiri dan terdiri dari 2 suku kata hlo, yakni Bala dan Aga yang berarti rakyat dan asli.

Masyarakat Desa Belega ini masih menunjukkan ciri khas keaslian penduduknya bahwa yang merupakan penduduk orisinil Blahbatuh. Sebagian besar mata pencaharian warganya sebagai pengrajin beraneka jenis peralatan yang terberbahan baku bambu, kerajinan yang dibuatnya mulai dari kursi, meja, tempat tidur, dan lain-lain yang bertaraf ekspor ke luar negeri.

Sementara kerajinan yang dibentuk oleh masyarakat Dusun Bona pada umumnya menciptakan macam-macam kerajinan berbahan dasar daun lontar. Meskipun begitu hasil kerajinannya tak kalah menarik yang diantaranya yakni  tas, topi, kipas, sandal keranjang, pohon natal, dan barang-barang lainnya yang sangat menarik hati bagi siapapun wisatawan yang melihatnya.

Keseruanmu akan menjadi ketika berwisata di Dusun Bonatak lain ialah masyarakat Dusun Bona ini juga sanagat populer dengan pertunjukan Tari Kecak dengan menceritakan kisah Ramayana. Tak jarang juga pada ketika pertunjukkan Tari Kecak, diiringi dengan pertunjukan Tari Sanghyang Dedari yang ditarikan oleh dua orang gadis yang dirasuki roh ( tak sadarkan diri ).

Pengalaman berlibur semakin berkesan, kareta seusai pertunjukan Tari Sanghyang Dedari simpulan berlanjut dengan pertunjukan Tari Sanghyang Jaran yang mana dilakukan oleh seorang pria yang menari serta membawa bara api di tangan dengan telanjang kaki.

Seru bukan Guys ? tentunya sebelum berkunjung telebih dahulu harus mengetahui lokasinya ya dan obyek wisata nan eksotis penuh dengan keseruan ini berada di Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.

NB : Bona yakni suatu dusun yang daerahnya masih berada di daerah Desa Belega.

Yuk Guys baca juga obyek wisata nan seru Kabupaten Gianyar seru lainnya di bawah ini :

Relief Bitera Gianyar - Bali

Relife Yeh Pulu Gianyar

Puri Agung Gianyar – Info Wisata Bali




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Wisata Bali tak pernah membosankan, disetiap sudut daerahnya selalu ada obyek wisata yang seru untuk di kunjungi. Seperti tempat wisata...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Keindahan alam di Pulau Bali sangat mempesona, pembaca niscaya enggan untuk cepat-cepat pulang saat sedang melaksanakan acara liburan disini. Anda kini berada di Kabupaten Gianyar atau gres akan merencakan liburan didaerah ini ? Ada satu obyek wisata yang menarik untuk dikunjungii yakni Pura Gunung Kawi Sebatu.

Obyek wisata ini mengatakan akan keindahan sebuah pura Hindu berciri khas bangunan Bali. Dari banyaknya gosip yang dikumpulkan belum diketakui secara niscaya kapan dibangunnya Pura Gunung Kawi Sebatu ini. Tetapi berdasarkan sejarahnya bahwa Pura Gunung Kawi Sebatu didirikan untuk tempat pemujaan Dewa Wisnu atas perintah Rishi Markandeya.

Orang yang disebut Rishi Markandeya yaitu seorang guru ( Maharishi ) yang membuatkan agama Hindu dari Pulau Jawa. Dari petunjuk inilah bahwa pembangunan Pura Gunung Kawi Sebatu sanggup diperkirakan antara 1300AD - 1500AD. Maharishi Markandeya ialah orang dari Kerajaan Majapahit yang dulunya memberi efek di Nusantara dan tak luput dengan kerajaan Bali juga.

Di dalam daerah Pura Gunung Kawi Sebatu mempunyai sebuah pemandian umum yang mana kolam beserta pancuran di bab kanan kompleks pura. Kolam pemandian ini sanggup dikatakan cukup luas dengan kondisi air yang sangat jernih dan menyegarkan. Selain itu suasana disini sangat nyaman yang berada jauh dari keramaian kota.

Jadi sangat cocok dijadikan sebagai tempat rekreasi sekaligus merefresh dari kesibukan sehari-hari, apalagi bersama keluarga pastinya sangat menyenangkan sekali. Oh iya Guys, terdapat pula sebuah kolam besar di halaman pura dimana kolam ini berisi ikan koi banyak sekali jenis dan ukuran. Perlu diperhatikan ya, siapau dihentikan untuk menangkap ikan di kolam ini alasannya yaitu dikeramatkan.

Ditengah halaman diluar pura utama terdapat sebuah aula terbuka, tempat ini yaitu tempat untuk rapat oleh penduduk Desa Sebatu. Fungsi lainnya sanggup dipakai untuk tempat istirahat bagi pengunjung sembari menikmati segala keindahan maupun suasana yang tersaji didalamnya.

Alamat Pura Gunung Kawi Sebatuberada di Jl. Raya Biyad, Tegallalang, Desa Sebatu, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.


Di bawah ini yaitu obyek wisata di Kabupaten Gianyar yang tak kalah menariknya, yuk baca !!!

Pura Gaduh – Wisata Tenang & Jauh Dari Keramaian Kota




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Keindahan alam di Pulau Bali sangat mempesona, pembaca niscaya enggan untuk cepat-cepat pulang saat sedang melaksanakan acara liburan d...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Wisata Bali tak pernah membosankan, disetiap sudut daerahnya selalu ada obyek wisata yang seru untuk di kunjungi. Seperti tempat wisata Dusun Bona Desa Belega di kabupaten gianyar ini mempunyai keunikan tersendiri. Tak sekit para wisatawan berbondong-bondong untuk mengunjunginya mulai dari wisatawan domestik sampai wisatawan mancanegara hlo Guys.

Dilihat dari sejarah pada awal kala ke-17 yang ketika itu yakni masa pemerintahan Dalem Ketut yang mempunyai beberapa patih populer dimana salah satunya yakni Ki Kebo Iwa yang memrintah di daerah Blahbatuh, Gianyar. Dimasa kepemimpinan Ki Kebo Iwa, daerah Blahbatuh dikenal oleh masyarakat luas dengan kesaktian dan kekebalan Ki Kebo Iwa yang mandara guna serta sulit dikalahkan.

Kata Blahbatuh berasal dari dua suku kata yang tak lain yakni “Blah” dan “batu” yang masing-masingnya mempunyai arti rakyat dan kerikil atau kuat. Dari rangkaian 2 suku kata inilah kemudian kata Blahbatuh dimuroti ( diartikan / maknai ) dengan penegrtian suatu rakyat yang mempunyai pemimin yang sangat tangguh, besar lengan berkuasa dan sakti  bernama patih Ki Kebo Iwa.

Jangan beranjak dulu sob alasannya belum membahas problem yang menjadi judul diatas, untuk Desa Belega pada ketika itu daerah daerahnya masih dikuasai oleh kepemimpinan daerah Blahbatuh. Kata Belega juga mempunyai arti tersendiri dan terdiri dari 2 suku kata hlo, yakni Bala dan Aga yang berarti rakyat dan asli.

Masyarakat Desa Belega ini masih menunjukkan ciri khas keaslian penduduknya bahwa yang merupakan penduduk orisinil Blahbatuh. Sebagian besar mata pencaharian warganya sebagai pengrajin beraneka jenis peralatan yang terberbahan baku bambu, kerajinan yang dibuatnya mulai dari kursi, meja, tempat tidur, dan lain-lain yang bertaraf ekspor ke luar negeri.

Sementara kerajinan yang dibentuk oleh masyarakat Dusun Bona pada umumnya menciptakan macam-macam kerajinan berbahan dasar daun lontar. Meskipun begitu hasil kerajinannya tak kalah menarik yang diantaranya yakni  tas, topi, kipas, sandal keranjang, pohon natal, dan barang-barang lainnya yang sangat menarik hati bagi siapapun wisatawan yang melihatnya.

Keseruanmu akan menjadi ketika berwisata di Dusun Bonatak lain ialah masyarakat Dusun Bona ini juga sanagat populer dengan pertunjukan Tari Kecak dengan menceritakan kisah Ramayana. Tak jarang juga pada ketika pertunjukkan Tari Kecak, diiringi dengan pertunjukan Tari Sanghyang Dedari yang ditarikan oleh dua orang gadis yang dirasuki roh ( tak sadarkan diri ).

Pengalaman berlibur semakin berkesan, kareta seusai pertunjukan Tari Sanghyang Dedari simpulan berlanjut dengan pertunjukan Tari Sanghyang Jaran yang mana dilakukan oleh seorang pria yang menari serta membawa bara api di tangan dengan telanjang kaki.

Seru bukan Guys ? tentunya sebelum berkunjung telebih dahulu harus mengetahui lokasinya ya dan obyek wisata nan eksotis penuh dengan keseruan ini berada di Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.

NB : Bona yakni suatu dusun yang daerahnya masih berada di daerah Desa Belega.

Yuk Guys baca juga obyek wisata nan seru Kabupaten Gianyar seru lainnya di bawah ini :

Relief Bitera Gianyar - Bali

Relife Yeh Pulu Gianyar

Puri Agung Gianyar – Info Wisata Bali




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Wisata Bali tak pernah membosankan, disetiap sudut daerahnya selalu ada obyek wisata yang seru untuk di kunjungi. Seperti tempat wisata...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Keindahan alam di Pulau Bali sangat mempesona, pembaca niscaya enggan untuk cepat-cepat pulang saat sedang melaksanakan acara liburan disini. Anda kini berada di Kabupaten Gianyar atau gres akan merencakan liburan didaerah ini ? Ada satu obyek wisata yang menarik untuk dikunjungii yakni Pura Gunung Kawi Sebatu.

Obyek wisata ini mengatakan akan keindahan sebuah pura Hindu berciri khas bangunan Bali. Dari banyaknya gosip yang dikumpulkan belum diketakui secara niscaya kapan dibangunnya Pura Gunung Kawi Sebatu ini. Tetapi berdasarkan sejarahnya bahwa Pura Gunung Kawi Sebatu didirikan untuk tempat pemujaan Dewa Wisnu atas perintah Rishi Markandeya.

Orang yang disebut Rishi Markandeya yaitu seorang guru ( Maharishi ) yang membuatkan agama Hindu dari Pulau Jawa. Dari petunjuk inilah bahwa pembangunan Pura Gunung Kawi Sebatu sanggup diperkirakan antara 1300AD - 1500AD. Maharishi Markandeya ialah orang dari Kerajaan Majapahit yang dulunya memberi efek di Nusantara dan tak luput dengan kerajaan Bali juga.

Di dalam daerah Pura Gunung Kawi Sebatu mempunyai sebuah pemandian umum yang mana kolam beserta pancuran di bab kanan kompleks pura. Kolam pemandian ini sanggup dikatakan cukup luas dengan kondisi air yang sangat jernih dan menyegarkan. Selain itu suasana disini sangat nyaman yang berada jauh dari keramaian kota.

Jadi sangat cocok dijadikan sebagai tempat rekreasi sekaligus merefresh dari kesibukan sehari-hari, apalagi bersama keluarga pastinya sangat menyenangkan sekali. Oh iya Guys, terdapat pula sebuah kolam besar di halaman pura dimana kolam ini berisi ikan koi banyak sekali jenis dan ukuran. Perlu diperhatikan ya, siapau dihentikan untuk menangkap ikan di kolam ini alasannya yaitu dikeramatkan.

Ditengah halaman diluar pura utama terdapat sebuah aula terbuka, tempat ini yaitu tempat untuk rapat oleh penduduk Desa Sebatu. Fungsi lainnya sanggup dipakai untuk tempat istirahat bagi pengunjung sembari menikmati segala keindahan maupun suasana yang tersaji didalamnya.

Alamat Pura Gunung Kawi Sebatuberada di Jl. Raya Biyad, Tegallalang, Desa Sebatu, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.


Di bawah ini yaitu obyek wisata di Kabupaten Gianyar yang tak kalah menariknya, yuk baca !!!

Pura Gaduh – Wisata Tenang & Jauh Dari Keramaian Kota




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Keindahan alam di Pulau Bali sangat mempesona, pembaca niscaya enggan untuk cepat-cepat pulang saat sedang melaksanakan acara liburan d...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Hay Travelers, apakah anda sedang mencari obyek wisata di Pulau Bali yang menyenangkan sekaligus sanggup merefresh diri dari kejenuhan hiruk piruk keramaian kota ? memang ya Guys, terkadang kita merasa bosan dengan suasana kota yang identik dengan kesibukan, walaupun nyatanya banyak kemudahan yang sangat lengkap.

Khus bagi pembaca yang ingin mendapat pengalaman liburan lain dari pada yang lain tak ada salahnya kalau mengunjungi Pura Gaduh. Katanya jauh dari keramaian kota ? Tak menyerupai namanya, Pura Gaduh berlokasi di daerah yang damai dan hening walaupun nyatanya keberadaannya sempurna di sisi jalan utama.

Pura ini merupakan tempat ibadat umat Hindu yang sanggup dibilang kuno, sebab Pura Gaduh yaitu bangunan warisan dari nenek moyang dan sampai detik ini masih dirawat dan masih dilestarikan keberadaannya oleh masyarakat sekitar. Pura Gaduh merupakan cuilan dari Pura Kahyangan Jagat dan juga cuilan dari salah satu kompleks pura yang ada di lingkungan tersebut.
Bangunan pura yang ada didalam daerah kopleks ini diantaranya Pura Gedong Puseh, Pura Kuru Baya serta Pura Batur Sari. Letak dari pada Pura Gaduh berada sempurna di halaman barat Pura Puseh dan sebelah timur Pura Kuru Bayu. Nah kalau pembaca menanyakan wacana keunikan Pura Gaduh, yakni terletak pada keberadaan sebuah arca yang cukup menyeramkan.

Arca seram ini berjulukan “Kepal Kebo Iwa” dengan spectifikasi mata melotot, kuping lebar, rambut gimbal dan juga gigi taringnya yang menyembul keluar menyerupai halnya siluman buto ijo. Sebagian besar masyarakat setempat percaya bahawa perwujudan dari wajah Kebo Iwa tersebut mempunyai nilai filosofi yakni perbuatan baik dan jelek berasal dari kepala.

Dari penelitian yang sudah dilakukan, belum sanggup menunjukan secara niscaya wacana kapan dibangunnya Pura Gaduh ini. Usut punya usut dari banyak sekali sumber menyebutkan, kalau Pura Gaduh merupakan tempat suci peninggalan Raja Patih Sri Jayakatong yang memerintah semenjak Tahun Saka 1214 sampai 1302 Masehi.

Setelah itu pemerintahannya diteruskan oleh Raja-Raja  Bali lainnya, diantaranya yaitu sebagai berikut Raja Sri Jayasunu - Raja Sri Masula-Masuli - Raja Sri Antasura Ratna Bumi Banten dan keturunan Sri Karang Buncing yang ada dikala ini.

Alamat Pura Gaduh berada di Jalan Kebo Iwa, Desa Blahbatu, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.

Guys, dibawah ini ada sederet obyek wisata di Kabupaten Giayar yang mungkin sanggup anda jadikan agenda wisata berikutnya :

Pura Samuan Tiga Gianyar ( Pura Penataran ) - Wisata Sejarah




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Hay Travelers, apakah anda sedang mencari obyek wisata di Pulau Bali yang menyenangkan sekaligus sanggup merefresh diri dari kejenuhan ...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Hay Travelers, apakah anda sedang mencari obyek wisata di Pulau Bali yang menyenangkan sekaligus sanggup merefresh diri dari kejenuhan hiruk piruk keramaian kota ? memang ya Guys, terkadang kita merasa bosan dengan suasana kota yang identik dengan kesibukan, walaupun nyatanya banyak kemudahan yang sangat lengkap.

Khus bagi pembaca yang ingin mendapat pengalaman liburan lain dari pada yang lain tak ada salahnya kalau mengunjungi Pura Gaduh. Katanya jauh dari keramaian kota ? Tak menyerupai namanya, Pura Gaduh berlokasi di daerah yang damai dan hening walaupun nyatanya keberadaannya sempurna di sisi jalan utama.

Pura ini merupakan tempat ibadat umat Hindu yang sanggup dibilang kuno, sebab Pura Gaduh yaitu bangunan warisan dari nenek moyang dan sampai detik ini masih dirawat dan masih dilestarikan keberadaannya oleh masyarakat sekitar. Pura Gaduh merupakan cuilan dari Pura Kahyangan Jagat dan juga cuilan dari salah satu kompleks pura yang ada di lingkungan tersebut.
Bangunan pura yang ada didalam daerah kopleks ini diantaranya Pura Gedong Puseh, Pura Kuru Baya serta Pura Batur Sari. Letak dari pada Pura Gaduh berada sempurna di halaman barat Pura Puseh dan sebelah timur Pura Kuru Bayu. Nah kalau pembaca menanyakan wacana keunikan Pura Gaduh, yakni terletak pada keberadaan sebuah arca yang cukup menyeramkan.

Arca seram ini berjulukan “Kepal Kebo Iwa” dengan spectifikasi mata melotot, kuping lebar, rambut gimbal dan juga gigi taringnya yang menyembul keluar menyerupai halnya siluman buto ijo. Sebagian besar masyarakat setempat percaya bahawa perwujudan dari wajah Kebo Iwa tersebut mempunyai nilai filosofi yakni perbuatan baik dan jelek berasal dari kepala.

Dari penelitian yang sudah dilakukan, belum sanggup menunjukan secara niscaya wacana kapan dibangunnya Pura Gaduh ini. Usut punya usut dari banyak sekali sumber menyebutkan, kalau Pura Gaduh merupakan tempat suci peninggalan Raja Patih Sri Jayakatong yang memerintah semenjak Tahun Saka 1214 sampai 1302 Masehi.

Setelah itu pemerintahannya diteruskan oleh Raja-Raja  Bali lainnya, diantaranya yaitu sebagai berikut Raja Sri Jayasunu - Raja Sri Masula-Masuli - Raja Sri Antasura Ratna Bumi Banten dan keturunan Sri Karang Buncing yang ada dikala ini.

Alamat Pura Gaduh berada di Jalan Kebo Iwa, Desa Blahbatu, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.

Guys, dibawah ini ada sederet obyek wisata di Kabupaten Giayar yang mungkin sanggup anda jadikan agenda wisata berikutnya :

Pura Samuan Tiga Gianyar ( Pura Penataran ) - Wisata Sejarah




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Hay Travelers, apakah anda sedang mencari obyek wisata di Pulau Bali yang menyenangkan sekaligus sanggup merefresh diri dari kejenuhan ...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Satu lagi nih Sob pariwisata di Pulau Bali yang mengatakan keindahan alam yang layak untuk kita kunjungi. Sebagai alasan mengapa pariwisata alam sangat diminati oleh para wisatawan tak lain alasannya sangat mengasyikkan dan memberi kesan yang lebih. Kabupaten Gianyar mempunyai potensi keindahan alam yang sekarang lagi ngehits.
Ceking Paronama atau sanggup juga di sebut dengan nama Ceking Terrace merupakan tempat wisata yang menyajikan keindahan area persawahan yang berundak-undak ( sistim pertanian terasering  ) pada daerah miring di lereng bukit. Sebab dinamakan sedemikian rupa alasannya lokasinya berada di Desa Ceking, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.
Makara singkat pemahaman perihal sebutan Ceking ialah nama dari letaknya atau keberadaan obyek wisata tersebut. Sugguh luar biasa indahnya yang diciptakan sistim terasering ini mengakibatkan Desa Ceking mempunyai keunikan tersendiri. Daya tariknya semakin memikat ditambah dengan udara dikawasannya yang sejuk, menciptakan siapa saja akan betah berlama-lama menikmati suasana alamnya.

Maka dari alasan inilah Ceking Terrace menjadi salah satu objek wisata alam di Bali yang ramai dikunjungi oleh wisatawan. Sistim pertanian terasering diperkirakan sudah ada semenjak kala ke-9 dan sampai ketika ini masih tetap dipertahankan serta dijaga keasrinya oleh para petani setempat.

Guys, disini anda juga sanggup menikmati aneka macam wisata kuliner hlo yakni di cafe, rumah makan maupun restaurant, sambil menimati sajian yang dipesan tentunya akan menyenangkan dengan didominasi dengan keindahan ekspetakuler alam persawahan terasering. Selain itu juga banyak terdapat art shop yang menjual aneka macam cindra mata untuk oleh - olah.
Jangan lewatkan juga obyek wisata seru lainnya di Kabupaten Gianyar ya Guys, yuk lihat dibawah ini :

Bukit Jati Gianyar - Ngetrip Terus




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Satu lagi nih Sob pariwisata di Pulau Bali yang mengatakan keindahan alam yang layak untuk kita kunjungi. Sebagai alasan mengapa pariwis...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Wisata di Pulau Bali sangat diminati banyak orang, memang sudah dari dulu tempat ini sangat di idam-idamkan sebagai tempat favorit berlibur. Selain populer dengan bangunan candi dan pura, Bali juga mempunyai obyek wisata goa. Goa Gurba yang berada di Kabupaten Gianyar ini merupakan salah satu dari situs peninggalan purbakala yang mempunyai nilai berharga.
Pembangunan Goa Gurba  dilakukan sekitar abad ke-12 Masehi yakni pada masa pemerintahan Raja Jayapangus dan lokasinya sempurna berada di bawah Pura Agung Pengukur-ukuran. Goa ini merupakan sebuah ceruk pertapaan yang dipahat pada tebing jurang Sungai Pakerisan. Konon yang memakai Goa Gurba untuk tempat meditasi pertapaan ialah Patih Kebo Iwa.

Suasana dikawasaan obyek wisata Goa Gurba sangat hening dengan penuh ketenangan, alamnya juga  masih asri hlo, jadi bagi anda yang bermaksut ingin menenangkan diri dan pikiran, berlibur ketempat ini menjadi pilihan yang sangat cocok. Untuk sanggup hingga kelokasi Goa Gurba yang tak lain ialah cagar budaya, kalian harus turun melewati gapura dan kemudian menuruni tangga batu.

Dari tangga ini anda sudah sanggup mendapati keunikan yakni berupa telapak kaki, usut punya usut telapak kaki tersebut milik dari Patih Kebo Iwa. Diatas Goa Gurba ada beberapa buah kolam dan pancuran yang sempurna sisi kolam tersebut ada sebuah lobang untuk menuju ke goa. Lobang inilah yang biasanya dipakai oleh para wisatawan untuk masuk ke dalam Goa Gurba.

Kebersihan Goa Garba selalu terjaga dengan tatanan yang selalu rapi, hal ini dikarenakan ada petugas kebersihan yang selalu merawat keberadannya. Bentuk dari pada Ceruk pertapaan ini sanggup dibilang sangat unik dan indah, tentunya sangat disayangkan kalau pembaca berada di Kabupaten Gianyar tidak mengunjunginya.

Lokasi Goa Gurba berada di Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.


Yuk Sob, baca obyek wisata menarik lainnya yang berada di Kabupaten Gianyar lainnya dibawah ini :

Puri Agung Gianyar – Info Wisata Bali




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Wisata di Pulau Bali sangat diminati banyak orang, memang sudah dari dulu tempat ini sangat di idam-idamkan sebagai tempat favorit ...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata


Di Pulau Bali ada wisata yang dapat dibilang langka, menyerupai kebanyakanan pembaca tahu kata lembu yaitu nama lain dari kerbau. Namun kerbau yang berada di Desa Taro Kaja, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar tak menyerupai biasanya yang cenderung berwarna gelap. Kerbau disini mempunyai warna kulit putih yang mana banyak menarik wisatawan untukk melihatnya.

Keseruanya akan semakin bertambah tatkala anda berada dikasawannya, siap-siaplah untuk enggan beranjak dengan suasana yang sangat sejuk khas pegunungan. Oh iya, lembu putih tersebut dipercaya mempunyai daya magis yang mana dipercaya dapat menyembuhkan banyak sekali penyakit. Selain itu lembu putih atau "Lembu Nandini" ialah kendaraan dari "Dewa Siwa".

Hewan ini sangat di sucikan, sehingga warga sekitar tidak ada yang berani mengganggu ataupun memperlakukan menyerupai binatang pada umumnya. Dalam proses menyembuhkan penyakit medis atau non medis memakai cara yang cukup unik hlo Guys. Mereka biasanya mengambil kotoran, air mani ataupun susunya guna cara pengoobatan.

Hal tersebut mengundang rasa penaasaran para jago dari banyak sekali tempat ( domestik maupun mancanegara ) untuk meneliti kashiat dari kotoran Lembu Putih. Adapun keistimewaan selain dari warna kulitnya, bahkan warna mata dari Lembu ini juga harmonis dengan warna kulitnya yakni berwarna putih.

Guys, masyarakat Desa Taro sangat meyakini kesucian binatang ini dan mereka tak berani memelihara secara pribadi apalagi membunuh binatang suci tersebut. Andai kata, ada lembu putih yang lahir dari peliharaannya dan sesudah berumur 6 bulan binatang tersebut diserahkan kepada Desa untuk merawat.

Dalam inti pembahasan ini, para penduduk di Desa Taro Kaja  memperlakukan binatang itu dengan sangat istimewa, demikian pula dengan keturunan dengan berwarna lain. Selain disucikan, lembu putih juga digunakankan sebagai sarana komplemen ( saksi ) upacara Ngasti. Lembu Putih ini dibawa ke tempat upacara dan dituntun mengelilingi areal atau tempat upacara sebanyak tiga kali.

Dengan keunikan yang sangat langka, menciptakan masyarakat Taro Kaja menjadikannya sebagai salah satu daya tarik wisata di Bali yang dimaksudkan untuk menjaga kelestarian lembu putih. Kawasan wisata Lembu Putih sudah ditata sedemikian rupa, sehingga sangat cocok dipakai sebagai tempat edukasi wisata keluarga terutama bagi bawah umur untuk mengenal lebih jauh hayati yang ada.

Alamat :

Desa Taro Kaja, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia.

Yuk baca lagi obyek wisata di kabupaten Gianyar yang tak kalah menarik, eksklusif saja klik judul dibawah ini :

Ceking Paronama ( Ceking Terrace ) – Keindahan Sawah Terasering




Sumber http://obyekwisataterlengkap.blogspot.com

Di Pulau Bali ada wisata yang dapat dibilang langka, menyerupai kebanyakanan pembaca tahu kata lembu yaitu nama lain dari kerbau. Namun...
Ha Njo Dolan