Ads

Ads
Menu
Results for "Surabaya"
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Wisata Kota Tua Surabaya Dengan Banguna Lama Yang Unik, - Apa yang Anda pikirkan soal kota Surabaya? Kalau berbicara perihal Surabaya Jawa Timur, pastinya yang akan tergambar yaitu kota pahlawan, G-walk, lontong balapnya dan sejuta kegiatan padat yang dijalankan oleh Surabaya. Akan tetapi sesungguhnya kota Surabaya juga punya banyak sisi menarik disamping banyaknya kegiatan yang berjibun di Surabaya. Salah satu sisi menarik yang dimiliki oleh Surabaya yaitu wisata Kota Tua.
Di Wisata Kota Tua Surabaya Anda sanggup menikmati menyerupai apa Surabaya di masa lampau. Dan disana Anda juga sanggup menikmati wisata murah meriah yang begitu beken di Surabaya. Banyak aspek menarik perihal budaya dan sejarah Surabaya di wisata Kota Tua yang hingga ketika ini masih berdiri kokoh di Surabaya. Mungkin Anda tertarik berwisata murah meriah di kota Tua Surabaya? Yuk simak isu berikut ini!

Wajah Surabaya Zaman Dahulu Di Kota Tua Surabaya

Wisata Kota Tua Surabaya Dengan Banguna Lama Yang Unik Wisata Kota Tua Surabaya Dengan Banguna Lama Yang Unik


Di wisata Kota Tua Surabaya Anda sanggup menyaksikan menyerupai apa wajah Surabaya di masa lalu. Bahkan sesungguhnya semenjak dulu Surabaya sudah menjadi sentra keramaian sekaligus sentra pemerintahan. Hal ini sanggup Anda lihat dari sejumlah gedung bau tanah yang masih menghiasi wajah kota pendekar ini. Dan disana kita sanggup menjelajah wajah kota bau tanah Surabaya.

Gedung – gedung bau tanah di Kota Tua Surabaya mempunyai usia ratusan tahun dan tetap kokoh berdiri dan memancarkan karismanya sebagai bangunan megah di masanya. Bahkan sejumlah gedung bahkan masih terus dipertahankan baik bentuk bangunan dan juga fungsinya. Anda sanggup lihat bangunan Gedung Grahadi yang ada di Jalan Gubernur Suryo dan kini menjadi kantor gubernur yang ternyata telah semenjak dulu telah menjadi gedung pemerintahan.

Pada zaman Belanda gedung ini dipakai sebagai kantor Gouverneurs, begitu juga di zaman Jepang berkuasa bangunan ini dijadikan sebagai karesidenan atau kantor Syuucho. Hal yang sama juga terjadi pada gedung Balaikota, tempat kantornya walikota Surabaya yang sudah semenjak dulu dipakai sebagai kantor walikota memang. Dan tidak hanya gedung pemerintahan, terdapat juga markas polisi Belanda yang disebut hoofdbureau yang kini ini menjadi kantor polwittabes Surabaya. Bangunan ini dibangun di tahun 1850 namun sudah mengalami perbaikan demi perbaikan namun tetap tidak menghilangkan corak awalnya.
Yang juga tidak ketinggalan, terdapat bangunan kantor pos yang pada zaman dahulu sudah menjalankan kiprahnya sebagai pengantar surat, dokumen bahkan juga wesel pos. Kemudian ada juga stasiun gubeng yang menjadi stasiun kereta api terbesar di wilayah selatan Surabaya. Namun memang untuk stasiun ini dibentuk dengan bangunan yang terkesan lebih modern daripada aslinya.

Baca Juga :
Daftar Wisata Surabaya Pilihan
Tempat Wisata di Malang Paling Populer

Demikian sedikit isu yang kali ini sanggup kami berikan untuk Anda mengenai Wisata Kota Tua Surabaya Dengan Banguna Lama Yang Unik. Semoga isu yang kami berikan diatas bermanfaat dan selamat menikmati indahnya dan menikmati sejarah di Kota Tua Surabaya.
Sumber http://tempatwisatadaerah.blogspot.com

Wisata Kota Tua Surabaya Dengan Banguna Lama Yang Unik, - Apa yang Anda pikirkan soal kota Surabaya? Kalau berbicara perihal Surabaya Jawa ...
Ha Njo Dolan Kamis, 16 Mei 2019
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Taman Flora Surabaya, - Beberapa tahun terakhir wajah kota Surabaya semakin anggun dengan keberadaan sejumlah taman kota yang menghiasi kota pendekar ini. Taman – taman kota yang bangkit di Surabaya bukan hanya sebagai paru – paru kota Surabaya akan tetapi keberadaannya juga dapat menjadi alternatif pilihan wisata murah meriah di Surabaya. Salah satu taman kota Surabaya yang dapat Anda kunjungi di waktu senggang atau liburan simpulan pekan Anda ialah wisata Taman Flora Surabaya.

Dulunya taman ini dikenal dengan Kebun Bibit Surabaya. Taman ini berada di Jalan Manyar yang berada tidak jauh dari Terminal Bratang dan jaraknya hanya sekitar 200 meter saja. Di taman ini akan banyak keseruan yang dapat Anda temukan dan wisata keluarga Anda disini akan berjalan dengan sangat menyenangkan. Lalu menyerupai apa daya tarik dari wisata Taman Flora Surabaya? Berikut info lengkapnya untuk Anda!

Daya Tarik Taman Flora Surabaya 

 Beberapa tahun terakhir wajah kota Surabaya semakin anggun dengan keberadaan sejumlah tam Taman Flora Surabaya, Refreshing Murah Meriah Di Kota Surabaya

Taman Flora Surabaya pertama kali diresmikan di bulan Agustus tahun 2007 yang mempunyai luas hingga dengan 2,4 hektar. Taman Flora ini nampak begitu rindang alasannya ialah mempunyai ratusan pohon dan tanaman. Di taman ini juga dapat Anda jumpai sejumlah tumbuhan teh, umbi, kana, pandanus, erva, zig – zag, spider, lili, gandarusa dan masih banyak lagi. Karena itu jangan heran bila Anda selangkah saja memasuki Taman Flora udara Surabaya yang panas berubah seketika menjadi sejuk, rindang dan mendamaikan. Semilir anginnya juga dapat menciptakan Anda sangat nyaman dan ingin cepat – cepat tidur di bawah pepohonan rindang yang tersedia. 

Tempat nongkrong di Surabaya berupa Taman Flora ini juga dapat menjadi tempat yang pas untuk melepas penat usai Anda bekerja sehari penuh ataupun dikala istirahat siang. Ada juga beberapa tempat duduk yang disediakan untuk Anda bersantai. 

Memang taman ini bertajuk sebuah Taman Flora, akan tetapi nyatanya di  taman ini juga mempunyai beberapa koleksi fauna. Mulai dari kijang, kerang, burung onta, burung merak dan sejumlah hewan lainnya dapat Anda temukan disini. Lingkungannya yang asri mengakibatkan Taman Flora tempat yang nyaman untuk fauna tersebut di Surabaya. Ada juga bak ikan yang semakin melengkapi pesona indah dan eksotis dari Taman Flora. Di bak ikan tersebut ada banyak ikan dengan bermacam-macam jenis mulai ikan koi, ikan hias, dan sejumlah ikan air tawar lainnya dengan aneka warna. Rasanya berkunjung ke Taman Flora menyerupai berkunjung ke dunia cerita yang mengisahkan perihal sebuah tempat terindah di tanah yang agak gersang
Baca : Tempat Wisata Menarik di Surabaya

Bagi Anda yang tertarik menikmati sejuknya udara dan indahnya alam Taman Flora di Surabaya, silahkan saja tiba kesini. Semoga info yang kami berikan diatas mengenai Wisata Taman Flora Surabaya bermanfaat.

Sumber http://tempatwisatadaerah.blogspot.com

Taman Flora Surabaya, - Beberapa tahun terakhir wajah kota Surabaya semakin anggun dengan keberadaan sejumlah taman kota yang menghiasi ko...
Ha Njo Dolan
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Buat para pecinta acara outdoor, rasa-rasanya resto yang akan saya review kali ini cocok banget dijadiin kawasan nongkrong. Ngga cuma tempatnya yang unik, makanannya juga asik-asik. Nama tempatnya, Travelmie! Dari namanya aja udah catchy yes. So, here’s my review.. 



Hari Senin sore, 6 Februari lalu, saya berkesempatan mengunjungi Travelmie. Tempat makan yang lagi hitz di kota pahlawan, Surabaya. Bersama rekan saya @ariretna, kami tiba di lokasi sekitar pukul 18.00. Dari luar, kelihatan kawasan parkirnya penuh sesak. Mayoritas motor. Dan sehabis menempatkan si kuda mesin, kami pun memasuki lokasi.

Sign board

Begitu datang, kami disambut oleh mbak-mbak berpakaian safari. Kami kemudian diberi buku hidangan dan SIMAKSI. SIMAKSI di sini bukan Surat Ijin Memasuki Kawasan Konservasi ya, tapi diplesetkan menjadi Surat Ijin Memasuki Kawasan Travelmie! Ya, kawasan makan ini memang mengusung konsep camping atau outdoor.

Dari interiornya, kita akan menemui dingklik dan meja kayu yang ditata layaknya kita sedang camping. Selain itu, ada tenda-tenda yang dipasang di pinggir, yang dapat kita pakai juga buat makan. Makara terserah, mau milih makan di dalam tenda atau duduk di luarnya. Hiasan dindingnya pun bernuansa outdoor, dengan lebih banyak didominasi berbahan kayu. Lantainya juga diselingi dengan barisan rumput (kayaknya sih asli). Pokoknya, serasa di gunung dah!

Front view

Saya sama @ariretna duduk agak mojok alasannya yakni pengunjungnya tidak mengecewakan rame dan udah pada penuh. Kami pun mulai membuka buku hidangan dan melihat-lihat masakan dan minumannya. Ternyata menunya unik-unik! Makanannya tetep bertema camping/outdoor ya, macem mie instan dan nasi liwet. Tapi selain menjual mie instan yang original, mereka juga menyediakan olahan mie instan yang beda. Ada yang dikombinasikan dengan daging kelinci, jantung pisang, daging babat, kripik cabe, dsb. Saya waktu pesen Indomie Goreng Kelinci Bakar Madu, sementara si @ariretna pesen Indomie Yakult UHT, sementara minumnya kami pesen Susu Perah Strawberry & Green Tea. Oiya, selain makan besar, mereka juga sedia kudapan kayak roti bakar, pisang bakar, tahu, ketan, dsb. You can check the hidangan below.

Menu Book

SIMAKSI: Food 

SIMAKSI: Drinks

Setelah milih menu, dan menuliskannya di SIMAKSI, selanjutnya kita tinggal antri di kasir. Harus bersabar, alasannya yakni antrinya tidak mengecewakan panjang. Dan harus pastikan juga semua pesenan kita udah di input sama kasirnya, alasannya yakni waktu itu sempet ada satu pesanan saya yang kelewatan, dan disuruh ngantri lagi. Malez poll. Setelah bayar di kasir, balasannya kita tinggal nunggu aja makanannya dateng. Tapi untungnya, suasana di Travelmie ini tidak mengecewakan cozy, ditambah ada live music, yang kebetulan waktu itu mainin lagu-lagu beraransemen keroncong. Jadinya nyaman banget dan dapat mengurangin kebosanan.

Live music

Makanan kami pun datang. I was so excited karna itu yakni kali pertama saya makan daging kelinci. Agak ngga tega juga, tapi tetep pengen nyoba. Saya cobain mie-nya dulu. Ah, as I expected from the legendary Indomie. Yang dimasak biasa aja udah enak, apalagi ditambahin bumbu bakar madu-nya. Makara manis-pedes, wenak. Kemudian giliran daging kelincinya. Dan saya pun langsung... nge-DROP. Heft.

Our food

Rasanya sih enak, cuman teksturnya itu lho. Alot rek. Liat banget. Udah dicoba potong pake garpu sendok tetep susah. Entah ini masaknya kelamaan atau gimana ya. Alhasil mood makan saya pun turun. Sorry to say, ya. Akhirnya saya makan aja mie-nya, dan sesekali gigit-gigit daging kelinci yang dapat digigit. *sigh. Sementara diluar dugaan saya, pesenan si @ariretna, Indomie Yakult UHT (mie instan, campur susu UHT dan Yakult) malah rasanya tidak mengecewakan enak! But anyway, masih ada makanan-makanan lain yang kelihatan lezat juga, yang suatu dikala harus dicobain. J


Other menu

Downside dari resto ini berdasarkan saya (pribadi), yang pertama mungkin dari suhu ruangannya ya. Karena mereka mengusung konsep pergunungan, mungkin dapat dipasang pendingin ruangan yang mumpuni, jadi suhunya ibarat di atas gunung. Ya ngga perlu dingin-dingin banget, cukupan aja. Soalnya waktu itu ngga ada bedanya sama suhu luar di kota Surabaya. Sempet ada asap-asap yang muncul dari akrab atap. Mungkin buat pengaruh kabut ya. Dan saya pikir asapnya dingin, ternyata engga, wkwk..Kayak asap biasa aja. Makara pengaruh kabutnya cuman visual, sementara rasanya ngga dingin. Mungkin akan lebih baik jikalau asapnya ini dapat dibikin hambar juga.

Suasana "kabut" di Travelmie

Downside lainnya, mungkin pihak pengelola dapat lebih merapikan lagi kabel-kabel di bawah meja. Soalnya beberapa kali kena tendang itu stop kontaknya. Dan kemudian, hal yang paling bikin saya ngga nyaman waktu itu yakni ada pengunjung yang ngerokok di dalem resto! No offense buat perokok ya. But, hey, kita itu lagi ada di restoran yang cukup tertutup, bukan di luar ruangan (meskipun konsepnya outdoor). Dan saya sangat terganggu jikalau lagi makan terus ada busuk asap rokok. Heft. Mungkin pengelola dapat pasang tanda “No Smoking” atau sejenisnya. Demi kenyamanan kita bersama.

So yeah, thats all my review for Travelmie, more or less. Meskipun ada downside-downside kecil, kawasan makan ini patut banget dicoba dan dikunjungin buat kau para kawula muda, terutama para pecinta outdoor, dan juga buat keluarga tentunya. Travelmie juga punya jadwal yang asik, ibarat gratis seporsi mie bagi mereka yang gres turun gunung, dan juga ada jadwal charity di hari Kamis (kalo ngga salah) dimana sebagian profit mereka akan disumbangkan kepada fakir miskin. Dan asiknya lagi, sekarang Travelmie sudah hadir di 4 kota, yakni Jakarta, Tangerang, Surabaya, dan Malang. Akan menyusul di Kediri dan Sidoarjo.


Semoga review saya ini bermanfaat. Terima kasih.

So, ada yang udah pernah kesini? Atau berencana kesini? Share your story on comments ya... J



NaraHubung:
Travelmie, Puncaknya Soerabaia
Jl. Mulyosari 171, Surabaya, Jawa Timur
Open: 11.00—24.00



Thanks-List:
@puncaknyasoerabaia, for the pics & info
YOU, for reading this! :)  

Sumber http://ferydyan.blogspot.com

Buat para pecinta acara outdoor, rasa-rasanya resto yang akan saya review kali ini cocok banget dijadiin kawasan nongkrong. Ngga cuma tempa...
Ha Njo Dolan Kamis, 16 Februari 2017
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Seakan tak mau kalah dengan sang adik, Shireen Sungkar, yang sukses dengan produk buah tangan Malang Strudel-nya, kini sang kakak, Zaskia Sungkar, pun membuka kuliner “serupa” di Kota Pahlawan, Surabaya. Didukung penuh oleh sang suami, Irwansyah, yang juga sudah lebih dulu memulai bisnis buah tangan yakni Medan Napoleon, Zaskia meluncurkan produk buah tangan gres di Surabaya dengan nama Surabaya Snowcake!



Hari Senin, 6 Februari lalu, selepas mengunjungi daerah makan yang juga sedang hitz, Travelmie, saya dan rekan saya @ariretna mampir sejenak ke outlet Surabaya Snowcake di Jalan Flores.

Dari hasil stalking saya di akun resmi Instagram @surabayasnowcake, produk yang gres di-launch sekitar Januari kemudian ini sangat banyak peminatnya. Entah alasannya emang rasanya yang enak, atau cuman pengen coba-coba saja semoga ikutan nge-hitz. Dari Instagram pun tampak bahwa untuk membeli snowcake ini saja, para pengunjung harus rela mengantri hingga panjang. Pakai nomor antrian pula. Dan masing-masing orang dibatasi maksimal membeli dua kotak. (Info terbaru, kini kita dapat beli sepuasnya alias ngga dibatasin *cmiiw)

Ramenya outlet dikala baru-baru launcing snowcake

Waktu saya sama @ariretna hingga di lokasi, sekitar pukul 21.30, alhamdulillah, lagi sepi. Mungkin udah mau tutup juga. Kami cuman kudu ngantri satu orang hingga jadinya dilayani sama mbak-mbak & mas-mas kasir. Saya beli dua kotak yang rasa Vanilla & Choco Banana, sementara si @ariretna beli yang rasa Cheese (kayanya).

Surabaya Snowcake's outlet

Snowcake ini sendiri sebenernya paduan camilan manis spikoe yang diapit dengan pastry di bab atas dan bawahnya. Kek sandwich gitu. Kemudian di antara lapisannya diberi filling aneka rasa sebagai “perekatnya”. Tak lupa, untuk memberi dampak snow alias salju, di bab atas camilan manis ditaburin gula halus. Makara ada sensasi dingin-dingin gitu.

Salah satu varian yang paling dicari

Surabaya Snowcake dikala ini mempunyai lima varian rasa, adalah Vanilla, Choco Banana, Cheese, Caramel, dan Choco Greentea. Untuk harganya, snowcake dengan rasa Vanilla, Choco Banana, dan Caramel dibanderol dengan harga Rp55.000,00, sementara untuk rasa Cheese dan Choco Greentea dibanderol seharga Rp59.000,00. Selain dijual di outlet, Surabaya Snowcake kadang mengadakan agenda mlaku-mlaku di beberapa spot di sekitar Surabaya, sehingga para pelanggan dapat membeli dari kendaraan beroda empat snowcake yang sedang “mangkal”. So, pantengin terus socmed-nya. J

Mlaku-mlaku

First impression, saya rasa packaging-nya agak ibarat ya sama si strudel. Sebelas-dua belas lah. Dari jenis kertas hingga pisau plastiknya, kayaknya yang produksi satu daerah deh, hehhe.. *cmiiw *just kidding. Tapi cantik kok. Tetep berkesan elegan dan rapih.

Kemudian rasanya... hmm... lezat sih. Spikoe-nya lembut. Filling-nya juga kerasa. Tapi berdasarkan saya pribadi, rasanya tidak se-spektakuler ibarat yang digembar-gemborkan *sorry to say. Kalau ngeliat di socmed yang demam isu masyarakat se-begitu membeludaknya, buat saya pribadi, yah, the taste is just... okay, not as good as it look. Mungkin ramenya ya gara-gara produk gres dan “label” kekinian-nya *cmiiw.

Perbandingan ukuran snowcake & bibir

The major downside dari cake ini, berdasarkan saya, dari segi kepraktisan makannya. Waktu mama saya coba motong, ternyata pastry bab bawah ngga dapat terpotong sempurna. Entah mungkin alasannya kurang garing atau pastry-nya yang agak bantet (eh sama aja ya). Kemudian, pas udah dipotong, ternyata ukurannya agak susah jikalau mau gigit dari atas ke bawah. Ini juga apakah lisan saya yang kekecilan atau ukuran kuenya yang “ketinggian”. Jadinya ngga dapat ngerasain sensasi pastry-filling-spikoe-filling-pastry secara tepat dari atas hingga bawah. Mau ngga mau, harus digigit dari samping atau dimakan pake sendok. Belum lagi remah-remah pastry-nya yang mrothol alias berguguran, dan membikin sedikit rempong. (Due to these cases, I prefer strudel than snowcake, hehe.. cmiiw)

Ojok lali dicobak yo rek! :)

But anyway, Surabaya Snowcake ini patut dicoba sih buat temen-temen yang lagi mampir ke Surabaya. Yah paling ngga, semoga ikutan kekinian gitu lho. Dan semoga ke depannya snowcake ini dapat terus dikembangkan. Mungkin disempurnakan lagi yang kurang-kurang dan varian rasanya dapat semakin banyak.

Sekian review dari saya, semoga bemanfaat, dan terima kasih

Ada yang udah pernah cobain Surabaya Snowcake? Share your tought on comments box di bawah ya! :)



NaraHubung:
Surabaya Snowcake
Jl. Flores No. 15, Surabaya, Jawa Timur
Telp: (031) 5010090
Open: 07.00—22.00


Thanks-List:
@surabayasnowcake intagram account for the pics
YOU, for reading this! :)

Sumber http://ferydyan.blogspot.com

Seakan tak mau kalah dengan sang adik, Shireen Sungkar , yang sukses dengan produk buah tangan Malang Strudel -nya, kini sang kakak, Zaskia...
Ha Njo Dolan Rabu, 15 Februari 2017
Travel Agent Penyedia Info Wisata

Hari Senin, 6 Februari lalu, aku menerima Surat Tugas dari kantor untuk pergi ke Kota Pahlawan, Surabaya. Sebenarnya keperluannya bukan termasuk jobdesk saya, tapi sebab ngga ada orang lagi yang sanggup berangkat, maka dengan penuh sukacita aku mendapatkan proposal tersebut. Sebab, dimana ada dinas luar kota, di situlah ada ‘liburan’! Hohho...




Saya berangkat hari Minggu (terpaksa) pagi-pagi sekali, sebab aku telah menciptakan sebuah kebodohan. Surat Tugas (ST) yang seharusnya aku bawa, malah ketinggalan di kantor, sementara hari Jumat-nya aku balik ke rumah Probolinggo. Jadilah pagi itu aku berangkat naik bus ke Jember, ke kantor ngambil ST, kemudian eksklusif berangkat lagi ke Surabaya. Heft. I love traveling, but, that stupidity was just... stupid!

Saya tiba di Terminal Purabaya/Bungurasih, Surabaya, sekitar pukul 15.00 dan eksklusif memesan GoJek menuju hotel. Untuk perjalanan kali ini, aku menentukan untuk menginap di Hotel Premier Inn, Sidoarjo (horang kaya :D). Awalnya, aku berniat pesen hotel yang dekat-dekat terminal, which is harganya banyak yang lebih murah. Tapi kemudian aku mikir licik, ini kan keperluan dinas, ntar juga diganti biaya hotelnya. So, aku cari hotel yang dekat dengan lokasi acara saya, jadi sanggup menghemat waktu. Sekaligus, “memaksimalkan” budget hotel yang aku punya (berdasarkan peraturan dari kantor, sekitar Rp500.000-an). Dan terpilihlah si Premier Inn ini. Sebenarnya, harga yang di publish mereka yakni Rp600.000-an, tapi berkat kelihaian dalam mengombinasikan promo dan diskon di Traveloka, aku alhasil cuman perlu bayar Rp400.000-an! Hahay...

Sekitar 10 menit, aku pun tiba di Premier Inn. Dari luar, hotelnya kelihatan kecil, tapi ternyata di dalamnya ada 7 lantai. Penampakan eksterior dan interiornya bergaya minimalis nan elegan ya (sok tau). Dengan tema warna ungu, menciptakan suasana semakin terasa homy. Saya memesan kamar bertipe Double-Room, dengan ranjang queen-sized (karena aku sendirian jadi ya pilih yang kasurnya sebijik). Setelah diminta KTP dan deposit sebesar Rp100.000, aku pun diberi kunci menuju peraduan yang ternyata ada di lantai teratas, lantai 7.

Premier Inn frontview

The Lobby

Begitu masuk kamar, ah, nyaman banget—secara hotel mahal. Fasilitasnya ya, ibarat hotel menengah-ke atas pada umumnya. Ada kulkas, brankas, TV, coffee/tea maker, 2 botol air mineral, hot/cold shower, amenities, dan free breakfast. Tapi yang paling aku suka dari kamar tersebut adalah... pencahayaannya. Penempatan lampu dengan sinar yang remang-remang, ditambah nuansa cahaya ungu, menciptakan perasaan menjadi damai dan seketika ngantuk! Itulah mengapa, aku yang tadinya mau eksklusif cuss hang-out sama temen di Surabaya, jadi mager alias males gerak. Pengennya gulung-gulung aja di kasur.

The Room

Oiya, for your info, Premier Inn ini yakni hotel kapitalis bertaraf Internasional dengan base di Inggris (dan merupakan merk hotel terbesar disana), yang didirikan oleh perusahan Whitbread pada tahun 1987, dengan lebih dari 700 unit yang tersebar di UK, Ireland, India, Jerman, Arab, dan Asia Tenggara. 

Premier Inn rearview

Malemnya, pengen nyobain makan di hotel. Ya sesekali ngga papa lah, nyobain kuliner mahal berkelas. Setelah baca menu, ujung-ujungnya pesen nasi goreng juga, wkwk... Karena ngga ngerti sama sajian yang lain dan harganya yang... membacanya saja bikin tersedak (dasar kampung). It turned out rasanya... ya.. reguler. Dan untuk set sajian nasi goreng, sup ayam-jagung, dan milkshake, aku harus merogoh kocek Rp130.000-an. Duh mak.

Paginya, aku balas dendam! Saya cobain hampir semua sajian yang disediakan, mumpung gratis (dasar kampung kuadrat). Ada macem-macem sih makanannya. Yang paling aku favoritin waktu itu, nasi kuningnya (teteup kuliner lokal yes), ditambah secarik roti dan susu. Yum. Saya pun siap memulai acara hari itu! :D

Tujuan utama dari ST aku waktu itu yakni yang pertama, memintakan tanda-tangan Surat Perjalanan Dinas (SPD) sobat aku ke Kanwil DJP Jawa Timur II which was ternyata ada salah ketik, kemudian kiprah kedua, aku diminta untuk mengambil Surat Keterangan Pensiun salah satu pegawai di kantor aku di Kantor Regional Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Karena kedua kiprah ini praktis banget, aku sasaran selesai sebelum Dhuhur. Terlebih sebab aku musti cek out jam 12.00, if not, bakal kena charge. Pfft..

Kanwil DJP Jatim II

Saya pun berangkat menuju destinasi pertama, yakni Kanwil DJP Jawa Timur II, ngga jauh dari Premier Inn. Sekitar 10 menit jalan kaki, aku udah sampai. Kantornya tidak mengecewakan gede—namanya juga Kantor Wilayah, plus gedungnya digabung dengan KPP Madya Sidoarjo. Saya diarahkan menemui mbak-mbak di lantai 3, dan aku eksklusif mengutarakan maksud aku tiba ke sana. Ternyata pejabat yang berwenang tanda-tangan SPD sedang rapat. Heft. Saya sempat hampir disuruh nunggu. Namun, sebab aku acting bahwa ini mendesak, alhasil dibawa eksklusif sama mbak-mbaknya. Hehhe.. Tugas pertama pun selesai tak kurang dari 15 menit-an. *smirk J 

Next stop, Kantor BKN. Letaknya tidak mengecewakan jauh, jadi aku harus summon GoJek. Ah, benar-benar membantu sekali ya aplikasi ini Sekitar 10 menitan ber-GoJek, aku pun tiba di lokasi. Dan alangkah terkejutnya aku ketika mendapati banyak pegawai yang masih asyik bermain voli halaman gedung! WTF?! Ini hari Senin! Udah jam 8 lewat pula. Masih main voli?! Come on, guys.

Gedung Regional BKN II

Saya lantas memasuki gedung menuju resepsionis, dan kemudian aku diarahkan menuju sebuah ruangan. Setelah menjelaskan maksud kedatangan ke ibu-ibu petugasnya, aku pun disuruh menunggu. Sekitar 15 menit, dia bilang bila berkasnya belum ketemu, kemudian aku diarahkan menemui seorang bapak. Tapi ternyata bapak tersebut masih main voli! WTF?! Saya pun menunggu... menunggu... dan menunggu... Oiya, aku diwanti-wanti buat bawa duit, jaga-jaga bila dipersulit, tapi aku ngga berniat ngasih apapun! Saya pun menggunakan seni administrasi pasang wajah innocent dan merebut hati lewat obrolan. Karena bila seseorang sudah merasa ‘akrab’ dengan kita, orang tersebut akan lebih praktis untuk ‘diperdaya’ dan dimintai tolong. Akhirnya, aku pun berhasil mendapatkan SK yang dimaksud, meski perlu waktu hingga pukul 11.00-an. Heff.

Finally, my tasks were done! Yeay. Saatnya ‘liburan’. Heheh.. Saya lantas bergegas pesen GoJek dan kembali ke hotel. Sehabis packing, aku pun cek out. Sempet diwarnai bencana kartu jalan masuk hilang dan alhasil aku kena charge Rp50.000 (another stupidity on this trip). Anyway, aku melanjutkan perjalanan aku menuju—apalagi yang dituju bila anak desa pergi ke kota—Mall Tunjungan Plaza! Dan alhamdulillah banget ada GoJek yang sanggup dipesen, soalnya sekitar hotel itu agak sepi.

Tunjungan Plaza

Actually, itu pertama kalinya aku mengunjungi Tunjungan Plaza (TP), Haha, dasar kampung.. Saya masuk melalui TP 5, soalnya mau mampir ke beberapa outlet peralatan outdoor di sana. Begitu masuk, waaw, tempatnya guede banget. Saya jalan kesana-kemari, naik-turun. Sempet nyasar-nyasar dikit, hahha.. Pokonya kayak orang udik. Tapi jalan-jalan di mall aja (ngga beli apa-apa) udah bikin aku seneng, dan mengembalikan memori kegaulan aku ketika stay di Jakarta dulu, hahha.. How fun. Akhirnya, aku menemukan outlet-outlet yang aku maksud, tapi sesudah liat harga modelnya, ngga ada yang srek, wkwk.. Saya pun lantas pergi menuju Matahari dan beli titipan temen aku which was kemeja kerja. Saya alhasil beli kemeja juga. :P

Lelah berjalan-jalan, aku bergerak ke foodcourt di lantai atas, kemudian makan siang. Lanjut ke masjid di lantai paling atas, sampe sempet ketiduran di sana. Sekitar pukul 17.00, aku janjian sama temen aku @ariretna buat hang out sehabis dia pulang kantor. Dan kali itu kita mau ngunjungin salah satu daerah makan yang unik dan lagi hitz, berjudul Travelmie!

Sekitar habis Maghrib, kami hingga di lokasi tersebut. Tempatnya unik banget, dengan mengusung konsep camping/outdoor. Pun dengan pilihan sajian kuliner dan minumannya yang unik-unik juga. Meskipun berdasarkan aku masih ada beberapa downside dari resto ini, tetapi Travelmie yakni daerah yang patut buat dikunjungin dan ditongkrongin ngga cuma untuk kawula muda, tapi juga keluarga. (Tengok review aku selengkapnya di sini...)

Puas makan, sekitar pukul 22.00, aku dan @ariretna pun beranjak pulang. Namun, kami masih mau mampir ke satu daerah buat beli oleh-oleh. Oleh-oleh ini lagi hitz banget di Surabaya dan gres diluncurkan bulan Januari lalu. Tak lain dan tak bukan adalah... Surabaya Snowcake!
(Review selengkapnya di sini...)

Selepas beli buah tangan snowcake, aku alhasil mutusin buat eksklusif balik ke Probolinggo malem itu juga. Dan alhamdulillah si @ariretna mau nganter ke terminal. Heheh.. So, thats my workliday trip to Surabaya. Semoga goresan pena tidak bermanfaat ini sanggup menghibur.

Sekian, dan terima kasih J



NaraHubung:
Premier Inn Surabaya
Jalan Raya Juanda No. 73, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur 61254
Telp: (031) 8685555

Kanwil DJP Jawa Timur II
Jl. Raya Juanda No. 37, Semambung, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur 61254
Telp: (031) 8672483

Kantor Regional II BKN
Jl. Letjen S. Parman No. 6, Waru, Sidoarjo, Jawa Timur 61256
Telp: (031) 8531038

Tunjungan Plaza
Jalan Basuki Rahmat No.8-12, Kedungdoro, Tegalsari, Surabaya, Jawa Timur 60261
Telp: (031) 5311088



Thanks-List:
YOU, for reading this! :)

Sumber http://ferydyan.blogspot.com

Hari Senin, 6 Februari lalu, aku menerima Surat Tugas dari kantor untuk pergi ke Kota Pahlawan, Surabaya. Sebenarnya keperluannya bukan ter...
Ha Njo Dolan